![]()
SIDIK24.COM,INHIL.-Kapolres Inhil resmi berganti dari AKBP Norhayat, S.I.K. kepada AKBP Budi Setiawan, S.I.K., M.I.K., Mapolres Inhil melaksanakan rangkaian kegiatan kenal pamit, Apel Parade Farawell, Laporan Kesatuan dan Tradisi pelepasan Pejabat lama.
Kegiatan dihadiri para Pejabat Utama Mapolres Inhil, para Kapolsek se jajaran Polres Inhil dan anggota Polres Inhil, Rabu (27/12/2023).
Kapolres yang baru disambut dengan tradisi pedang pora dari anggota perwira, pengalungan bunga dan pemberian bucket bunga oleh anak didik TK Kemala Bhayangkari Inhil kepada AKBP Norhayat.
AKBP Norhayat mengcapkan terima kasih atas dukungan seluruh rekan-rekan anggota dimana kurang lebih 1 tahun 5 bulan pengabdian di Polres Inhil.
“Saya beserta istri bangga pernah menjadi bagian dari Polres Inhil, dukungan dari seluruh anggota Polres Inhil sungguh luar biasa sehingga mendapatkan promosi Jabatan,” ucapnya.
AKBP Norhayat kini dipromosikan menjabat sebagai Wadir Samapta Polda Riau.
“Sebelumnya saya bersama keluarga meminta maaf apabila selama bergaul ada kesalahan tutur kata dan perbuatan. Minta doa restunya untuk melaksanakan tugas di tempat tugas yang baru,” tutur AKBP Norhayat, terharu.
Ia juga menegaskan, agar anggota tetap semangat tetap menjadi polisi yang baik, Polisi yang dicintai masyarakat dan Polisi yang bekerja dengan hati.
Kapolres Inhil yang baru, AKBP Budi Setiawan mengucapkan terima kasih atas sambutan dari seluruh jajaran Polres Inhil.
“Terima kasih atas sambutannya yang luar biasa,” ucapnya.
Kapolres Inhil mendoakan AKBP Norhayat bisa melaksanakan tugas dengan baik kedepannya sehingga mendapat Promosi Jabatan serta semakin sukses karirnya. Ia juga mengucapkan selamat jalan dan mendoakan AKBP Norhayat semakin sukses ditempat yang baru.
“Saya akan melanjutkan apa yang sudah menjadi kebijakan dari AKBP Norhayat, yaitu melaksanakan kegiatan kepolisian untuk menciptakan situasi dan kondisi yang aman dan Kondusif di Kabupaten Inhil,” terangnya.

Dengan telah dilantik nya kepala desa beserta ketua tim penggerak PKK desa tersebut, Pj Bupati Inhil Herman mengharapkan bukti nyata desa dalam membantu penurunan angka Stunting di Kabupaten Indragiri Hilir.
“Bersama kita ketahui bahwa kasus Stunting di Kabupaten Indragiri Hilir saat ini termasuk yang tertinggi di Provinsi Riau, untuk hal tersebut saya mengharapkan Kepala Desa bersama Ketua TP PKK Desa dapat bertindak serius membantu pemerintah dalam mengatasi kasus Stunting tersebut,” ungkap Pj Bupati Herman saat memberikan kata sambutan.
Selain harapan usaha penurunan kasus Stunting, Herman juga mengingatkan kepada kepala desa untuk dapat memaksimalkan penggunaan dana desa secara tepat dan benar sesuai aturan yang berlaku agar tidak melanggar aturan yang akan berimbas kepada permasalahan hukum.