![]()
Sidik24.com, Polresta Kota Mataram NTB – Tim Puma Polresta Mataram berhasil mengamankan seorang terduga Pelaku Pertolongan Jahat (Tadah) setelah menemukan sebuah Sepeda Motor Jenis Honda Vario yang sesuai Laporan Polisi Curanmor dari Polsek Aikmel di kediamannya.
Selain menemukan BB curanmor tersebut, di kediamannya di Wilayah Kecamatan Ampenan Kota Mataram ditemuka beberapa kendaraan sepeda motor yang tidak memiliki surat BPKP. Dengan demikian terduga berinisial HP 44 tahun tersebut diamankan berikut BB berupa 8 Sepeda Motor tanpa surat dan 1 Sepeda Motor BB Curanmor sesuai LP yang masuk di SPKT Polsek Aikmel, Polres Lombok Timur.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol I Made Yogi Purusa Utama SE.,SIK.,MH., membenarkan ada terduga Penadah diamankan di wilayah Ampenan dengan beberapa unit sepeda motor tanpa surat-surat.
Menurutnya awalnya Tim Puma Polresta Mataram memburu salah satu Sepeda Motor yang dilaporkan Korban hilang di halaman sekolah Yayasan Jamaludin Al Manan wilayah Lenek Lombok Timur. Mendapat informasi keberadaan BB Curanmor tersebut Tim Puma langsung memburu dan akhirnya ditemukan di kediaman terduga di wilayah Ampenan.
“Jadi saat itu selain BB curanmor tersebut beberapa sepeda motor berbagai jenis tanpa surat berada disana, karena tidak bisa menunjukan bukti surat kepemilikan Tim akhirnya mengamankan Sepeda Motor tersebut bersama BB curanmor yang memang sedang kita buru,”ucapnya.
Atas apa yang disaksikan tersebut terduga akhirnya dengan tidak melakukan perlawanan bersedia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Terduga dibawa ke Mapolresta Mataram bersama BB lainnya.
“Pasal yang kami kenakan yaitu 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,”pungkasnya.(*/Usnadi)
Editor:AS

Turut mendampingi pj. Bupati saat peninjauan tersebut Dandim 0314/Inhil, Plt. Kadis Sosial, kepala BPBD, Kadis PU-PR, Camat Tempuling, serta Kapolsek Tempuling.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil akibat banjir ini terdapat 119 kk dan 413 jiwa yang terkena dampak banjir dengan tinggi genangan air setinggi 50 cm lebih.
‘’Saya himbau agar warga yang terkena musibah banjir ini untuk tetap waspada terhadap kondisi banjir, karena bisa jadi air naik lagi kalau curah hujan masih tinggi. Untuk itu perlu diwaspadai,’’ pesan pj. Bupati Herman
Cuaca hujan dan jarak tempuh cukup jauh tak menyurutkan keinginan rombongan untuk turun langsung melihat kondisi masyarakat korban musibah banjir di Parit 6 kolektor dusun Cabang Galah desa Mumpa kecamatan Mumpa.
Bupati Inhil H. Herman, ST., MT. mengatakan Penyaluran bantuan merupakan upaya Pemkab Inhil untuk membatu masyarakat akibat bencana banjir yang saat ini terjadi di beberapa kecamatan di Inhil dan salah satunya di dusun Cabang Galah kecamatan Tempuling.
Selain sembako, Dikatakan H. Herman, ST., MT. Pemkab Inhil juga menyediakan fasilitas kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir agar terhindar dari wabah penyakit yang umumnya terjadi disaat musim banjir.
Dandim 0314/Inhil Letkol Inf Fikky Nur Kuncoro Jati, S.H., M. Han. juga meminta masyarakat senantiasa melakukan koordinasi kepada Babinsa setempat jika memerlukan bantuan.
“Jadi, saya ingatkan dengan cukup megah nya gedung Kecamatan Tempuling yang baru ini harus tegak lurus dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat apalagi sama-sama kita ketahui saat ini pelayanan yang diharapkan adalah pelayanan prima, “kata pj. bupati, Sungai Salak, Kamis, ( 11/01/2024).
Peresmian gedung kantor Kecamatan Tempuling tersebut ditandai pengguntingan pita oleh Pj. Bupati Inhil H. Herman yang didampingi Forkompimda, pj. Ketua TP PKK Inhil dan di saksikan beberapa Kepala OPD, Camat Tempuling, Kepala desa/lurah Se- Kecamatan Tempuling dan tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat.
Kemudian Pj. Bupati Herman juga menitipkan pesan, “Sekarang tinggal tugas Camat beserta jajaran dapat mengoptimalkan pelayanan lebih maksimal, dan memberi kemudahan pada masyarakat yang dilayani.”harap pj. bupati