SIDIK24.COM,INHIL.-Kepala Desa Sungai Intan, Ahmad Ependi menghadiri kegiatan Pelepasan dan Perpisahan peserta didik PAUD, MI, MTs dan MA Madrasah Jami’atul Islamiyah angkatan tahun ajaran 2025/2026 yang dilaksanakan di Halaman Madrasah Jami’atul Islamiyah Parit Sungai Nibung 16, Dusun Sungai Nibung, Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Minggu (17/05/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana haru serta dihadiri oleh Ketua Yayasan Raudhatul Musyarakah Muhammad Yani, seluruh majelis guru, wali murid serta para undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Sungai Intan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan pada jenjang masing-masing. Beliau juga berharap para lulusan dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta menjadi generasi yang berilmu, berakhlak dan membanggakan orang tua maupun daerah.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi momen perpisahan, namun juga menjadi awal langkah baru bagi para siswa untuk terus mengejar cita-cita dan masa depan yang lebih baik,” ujar beliau.
Acara turut diisi dengan berbagai penampilan dari para siswa, pemberian penghargaan serta prosesi pelepasan yang menambah semarak dan harunya suasana kegiatan.
Pemerintah Desa Sungai Intan mengucapkan selamat kepada seluruh siswa-siswi PAUD, MI, MTs dan MA Madrasah Jami’atul Islamiyah angkatan tahun 2025/2026, semoga sukses dan terus meraih prestasi di masa mendatang.
SIDIK24.COM,PEKANBARU.-Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Satgas Darurat Pembangunan/Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II Polda Riau. Hingga Minggu (17/5/2026), sebanyak 42 jembatan di berbagai wilayah Riau berhasil diselesaikan dan kini telah dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pembangunan dan renovasi jembatan tersebut dilaksanakan oleh personel gabungan Satbrimob Polda Riau, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau dengan total kekuatan 120 personel. Program ini menjadi bagian dari implementasi Commander Wish Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto terkait peningkatan akses masyarakat pedesaan, keselamatan warga, hingga mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terpencil.
Jembatan-jembatan yang selesai dibangun tersebar di sejumlah kabupaten/kota seperti Siak, Dumai, Rohil, Rohul, Kampar, Bengkalis, Inhil, Inhu, Pelalawan, Kuansing hingga Kepulauan Meranti. Sebagian besar jembatan menjadi akses vital masyarakat menuju sekolah, kebun, tempat ibadah hingga pusat aktivitas ekonomi warga.
Di sejumlah lokasi, kehadiran jembatan baru bahkan langsung dirasakan manfaatnya oleh pelajar. Anak-anak sekolah yang sebelumnya harus melintasi jembatan rusak dan membahayakan, kini dapat berangkat belajar dengan aman dan nyaman.
Selain itu, akses petani dan nelayan menuju lokasi usaha juga semakin lancar sehingga berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Meski demikian, Satgas masih terus melanjutkan pengerjaan 35 jembatan lainnya yang saat ini berada dalam tahap pembangunan. Beberapa proyek telah menunjukkan progres signifikan, bahkan mendekati tahap penyelesaian.
Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini adalah bentuk pengabdian dan kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar, dan roda perekonomian desa tetap berjalan,” ujar Dansat Brimob Polda Riau.
Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat bekerja maksimal di lapangan meski menghadapi berbagai tantangan geografis dan kondisi cuaca.
“Kami akan terus bekerja sampai seluruh target pembangunan tahap kedua ini selesai. Semangat personel di lapangan sangat luar biasa karena mereka tahu jembatan yang dibangun akan menjadi harapan baru bagi masyarakat,” tambahnya.
Dari total pengerjaan yang berlangsung saat ini, terdapat pula 6 jembatan lain yang telah memasuki tahap persiapan pembangunan.
Program pembangunan jembatan merah putih presisi ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu menjawab kebutuhan dasar warga di daerah terpencil yang selama ini terkendala akses transportasi.
Dengan selesainya puluhan jembatan tersebut, Polda Riau tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun konektivitas, keselamatan, dan harapan baru bagi masyarakat di pelosok Bumi Lancang Kuning.
*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.
Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau
SIDIK24.COM,INHIL.-Semangat gotong royong kembali terlihat dalam program pembangunan dan perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 yang digelar Polres Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (16/5/2026). Dua lokasi pengerjaan di wilayah Polsek Tembilahan dan Polsek Batang Tuaka terus dikebut demi memperlancar akses masyarakat di daerah pesisir dan permukiman warga.
Di Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, personel Polsek Tembilahan bersama aparat kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga setempat bahu-membahu melanjutkan pembangunan jembatan di Jalan Bersama RT 04 RW 05.
Jembatan dengan ukuran 23 x 1,5 meter tersebut kini memasuki progres pengerjaan sekitar 18 persen. Tahapan pekerjaan yang dilakukan meliputi pemasangan rangkaian besi jembatan dan bagisting atau mal pengecoran.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari itu berlangsung penuh kebersamaan. Kehadiran masyarakat yang ikut membantu menunjukkan tingginya harapan warga terhadap akses jembatan yang lebih aman dan layak digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, di wilayah Dusun Panglima, Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, pembangunan jembatan juga terus berjalan. Personel Polsek Batang Tuaka bersama anggota Sat Brimob Polda Riau, pekerja, dan masyarakat setempat melakukan sejumlah tahapan pekerjaan mulai dari perakitan besi pondasi, pembuatan papan mal pondasi, pengecoran pondasi hingga pembuatan jerambah kayu.
Jembatan yang dibangun di Parit Panglima tersebut memiliki ukuran cukup panjang, yakni 168 x 2 meter, dengan progres pengerjaan mencapai 25 persen.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K. menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses transportasi yang aman dan memadai.
“Program ini bukan sekadar membangun jembatan fisik, tetapi juga membangun harapan dan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama di daerah yang membutuhkan akses penghubung yang layak,” ujar Kapolres Inhil.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan banyak unsur, mulai dari personel kepolisian, pemerintah setempat hingga masyarakat sekitar.
“Semangat gotong royong yang terlihat di lapangan menjadi kekuatan utama. Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman, nyaman dan lancar,” tambahnya.
Kapolres Inhil juga berharap keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, serta mempererat kebersamaan warga di pelosok daerah.
SIDIK24.COM,INHIL.-Kapolres Indragiri Hilir Farouk Oktora SH, SIK menghadiri kegiatan Zoom Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Polri serta Launching Operasional 166 SPPG Polri, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan berlangsung di lahan jagung Dusun Harapan RT 017 RW 004 Desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, mulai pukul 11.00 WIB hingga 15.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan lancar.
Program ini menjadi bagian dari upaya nasional Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia menuju swasembada pangan nasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Indragiri Hilir, perwakilan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Bulog, TNI, perangkat kecamatan, kepala desa se-Kecamatan Tempuling, tokoh masyarakat, hingga kelompok tani setempat.
Pada panen raya kali ini, lahan jagung seluas kurang lebih 1 hektar di Desa Teluk Jira berhasil menghasilkan estimasi panen sekitar 2.200 kilogram jagung. Hasil tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian lokal.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan panen raya jagung, pelaksanaan zoom meeting nasional yang terpusat di Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, foto bersama, ramah tamah, hingga penutupan acara.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan masyarakat desa dan penguatan sektor pertanian.
Melalui program ini diharapkan hasil pertanian masyarakat terus meningkat, memperkuat lumbung pangan daerah, mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan Indonesia secara berkelanjutan,” ujarnya.
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 ini juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan melalui sektor pertanian yang produktif dan mandiri.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polda Riau, Polres Indragiri Hilir, Polsek Kempas kembali melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung di wilayah hukumnya
pada hari Minggu tanggal 17 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, bertempat di Dusun Pandan Harum Desa Danau Pulai Indah Kec.Kempas Kab. Inhil, Melaksanakan Kegiatan Monitoring Penanaman Jagung Dalam Rangka Mendukung Program Asta Cita Bapak Presiden Republik Indonesia.
Adapun luas lahan yang telah ditanami Jagung pada tahun 2026 oleh Polsek Kempas di Lahan Milik Saudara Rajab yang dikelola Secara Mandiri atau Pribadi Dusun Pandan Harum Desa Danau Pulai Indah Kec. Kempas Kab. Indragiri Hilir yakni seluas +- 1 Hektar. Adapun jenis jagung yang ditanam yaitu jagung pipil
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, S.H, S.I.K melalui Kapolsek Kempas, IPTU Danu Hidayat, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor ketahanan pangan.
“Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga turut hadir mendukung program pembangunan nasional, termasuk dalam bidang pertanian. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan secara optimal”, Ujarnya.
Hasil kegiatan yang dilaksanakan antara lain :
1. Mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan didesa
2. Membangun Komunikasi kepada masyarakat/ warga untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan Pangan dan untuk mensejahterakan Ekonomi Mandiri masyarakat didesa.
3. Meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri melalui kegiatan Swasembada pangan demi kesejahteraan masyarakat didesa
Demikianlah yang dapat dilaporkan dari kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam upaya mendukung dunia pendidikan sekaligus menanamkan kepedulian terhadap lingkungan hidup, Polres Indragiri Hilir bersama HMI Cabang Tembilahan melaksanakan kegiatan kunjungan dan Green Policing di SD Marginal Tasik Pilang Parit 14, Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.15 WIB tersebut dipimpin oleh Kaurbinopsnal Satbinmas Polres Indragiri Hilir IPTU Cahyono dan berlangsung penuh kehangatan bersama para siswa, guru, tokoh masyarakat, serta anggota HMI Cabang Tembilahan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kaurbinopsnal Satpolairud Polres Inhil IPTU Basrul, Kepala Sekolah SD Marginal Tasik Pilang H. Hermansyah, S.Pd, Ps. Kanitbinkamsa Satbinmas AIPTU Jalil Akbar, Ps. Kanit III Satintelkam AIPTU Suprianto Arief, S.E, Ps. Kanit Binmas Polsek Batang Tuaka AIPDA Muhd Ilham, Bhabinkamtibmas Desa Kuala Sebatu AIPDA Bayu Hanif Syaifullah, Wakil Ketua HMI Cabang Tembilahan M. Idris, personel Polres Inhil, para guru, tokoh masyarakat, serta para murid SD Marginal Tasik Pilang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan opening ceremony, sambutan-sambutan, penanaman bibit pohon, pemberian bantuan pendidikan hingga sesi foto bersama.
Dalam kesempatan tersebut, Polres Indragiri Hilir menyerahkan bantuan pendidikan sebanyak 42 paket yang berisi buku tulis, pensil, peruncing, penggaris dan penghapus kepada para siswa. Selain itu juga disalurkan 100 bibit pohon terdiri dari mangga, matoa, mahoni, jengkol, jambu air, kelengkeng dan trembesi sebagai bagian dari program Green Policing.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K.,melalui Kasat Binmas menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap pendidikan dan lingkungan hidup, khususnya bagi anak-anak di wilayah terpencil.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap dunia pendidikan, lingkungan hidup, serta upaya membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda dan anak-anak di wilayah terpencil,” ujarnya.
Ia juga menegaskan melalui program Green Policing, Polri ingin menanamkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, serta membangun karakter disiplin dan rasa tanggung jawab kepada generasi muda.
Selain itu, Polres Inhil turut mengapresiasi sinergitas bersama HMI Cabang Tembilahan dalam mendukung kegiatan sosial dan edukatif di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan tersebut juga menjadi perhatian tersendiri setelah melihat langsung kondisi SD Marginal Tasik Pilang yang masih jauh dari standar ideal pendidikan. Sekolah tersebut diketahui belum berstatus negeri dan masih berinduk ke SD Negeri 11 Desa Kuala Sebatu sehingga belum memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
Kondisi bangunan sekolah juga sangat terbatas. Hanya terdapat tiga ruang belajar yang digunakan untuk enam tingkatan kelas secara bergantian. Sekat antar kelas masih minim, bangunan ditopang kayu yang mulai lapuk, serta belum tersedia ruang kepala sekolah, ruang guru, perpustakaan maupun fasilitas WC.
Selain itu, sekolah hanya memiliki total 42 murid dari kelas I hingga VI dengan tenaga pengajar terdiri dari satu kepala sekolah dan tiga guru, yakni satu PPPK dan dua honorer.
Keterbatasan tersebut berdampak besar terhadap para siswa karena belum bisa memperoleh NISN, kesulitan mengikuti ujian nasional maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, serta sekolah belum dapat menerima dana bantuan operasional pendidikan.
Melalui kegiatan sosial dan edukatif ini, Polres Indragiri Hilir berharap dapat menumbuhkan semangat belajar para siswa sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pendidikan dan kelestarian lingkungan hidup.
SIDIK24.COM,PEKANBARU.-Semangat olahraga dan kepedulian lingkungan bersatu dalam gelaran Riau Bhayangkara Run 2026. Polda Riau secara resmi meluncurkan ajang lari bergengsi ini di area Car Free Day Pekanbaru pada Minggu, 10 Mei 2026. Mengusung tagline inspiratif “Run With Purpose, Move Forward With Riau”, event yang akan dilaksanakan pada 19 Juli 2026 ini diprediksi menjadi salah satu magnet olahraga terbesar di Pulau Sumatera.
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menegaskan bahwa agenda ini melampaui sekadar kompetisi fisik. Riau Bhayangkara Run hadir sebagai pemantik solidaritas kemanusiaan dan etika lingkungan.
Di tengah ancaman fenomena “Super El Nino” yang diprediksi BMKG melanda Riau pada Juni hingga Agustus 2026, ajang ini membawa misi krusial: mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berlari bukan hanya untuk kesehatan, melainkan wujud nyata kepedulian kolektif menjaga bumi Lancang Kuning dari bencana kabut asap.
Titik start dan finish akan dipusatkan di Mapolda Riau, menciptakan rute yang ikonik melintasi jantung kota. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi riaubhayangkararun.com, dengan jadwal pengambilan race pack pada 17-18 Juli 2026 di Gelanggang Remaja Pekanbaru.
Inisiatif Polda Riau ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menilai program ini sebagai langkah inovatif Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan humanis, olahraga, dan keberlanjutan lingkungan. Mari berlari, berkontribusi, dan bergerak maju bersama Riau. Terimakasih POLRI.
SIDIK24.COM,PEKANBARU — Komitmen Polda Riau dalam menghadirkan akses yang aman dan layak bagi masyarakat pedesaan terus diwujudkan melalui Satgas Darurat Pembangunan dan Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II. Hingga Rabu (13/5/2026), sebanyak 39 jembatan di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Program kemanusiaan yang melibatkan 120 personel gabungan dari Satbrimob, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, hingga mendukung akses pendidikan anak-anak di desa.
Sejumlah jembatan yang telah rampung tersebar di wilayah Siak, Dumai, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Pelalawan hingga Kuantan Singingi. Jembatan-jembatan tersebut sebelumnya dalam kondisi rusak, membahayakan warga, bahkan menghambat akses pelajar menuju sekolah.
Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K.,M.H., M.Hum. memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Satgas Darurat Pembangunan Jembatan tersebut. Menurutnya, program ini merupakan implementasi nyata Polri Presisi yang hadir membantu kebutuhan dasar masyarakat.
“Jembatan bukan hanya sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung harapan masyarakat menuju pendidikan, ekonomi, pelayanan kesehatan dan kehidupan yang lebih baik. Saya mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang bekerja tanpa kenal lelah demi masyarakat,” ujar Kapolda Riau.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sederhana namun menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri kepada rakyat.
“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri. Ketika akses terbuka, roda ekonomi bergerak, anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” tambahnya.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. menjelaskan, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan gotong royong bersama masyarakat setempat. Selain membangun konstruksi baru, personel juga melakukan renovasi total terhadap jembatan yang sudah tidak layak digunakan.
“Pembangunan ini bukan sekadar membangun fisik jembatan, tetapi juga membangun harapan masyarakat agar aktivitas sehari-hari menjadi lebih aman dan lancar,” ujarnya.
Tak hanya yang telah selesai, saat ini terdapat 37 jembatan lainnya yang masih dalam proses pembangunan di sejumlah daerah. Progres pengerjaan bervariasi, mulai dari tahap pondasi hingga finishing. Sementara tujuh titik lainnya telah memasuki tahap persiapan pembangunan.
Beberapa proyek yang menjadi perhatian di antaranya pembangunan jembatan sepanjang 168 meter di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, serta pembangunan akses penghubung desa di wilayah Kuantan Singingi, Bengkalis, Pelalawan, hingga Kota Dumai.
Program Satgas Darurat Pembangunan Jembatan ini sendiri merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya keselamatan, akses pendidikan dan social inclusion bagi masyarakat pedesaan.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi secara umum berlangsung aman dan kondusif. Meski di beberapa lokasi sempat terkendala cuaca hujan dan kondisi arus air deras, proses pengerjaan tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Melalui program ini, Polda Riau berharap pembangunan jembatan dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat pedalaman sekaligus memperkuat hubungan humanis antara Polri dan warga di seluruh pelosok Bumi Lancang Kuning.
*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.
Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan tahun 2026, Polda Riau, Polres Inhil, Polsek Kempas terus aktif melakukan Pengecekan serta pendampingan terhadap perkembangan tanaman jagung milik masyarakat di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung sektor pertanian agar tetap produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada hari Jumat, tanggal 15 Mei 2026 sekira Pukul 09.00 WIB Bertempat di Dusun 3 Desa Bayas Jaya Kec. Kempas telah dilaksanakan Pengecekan Perkembangan Hasil Tanaman Jagung oleh Banit Samapta Polsek Kempas
Pengecekan dilakukan dilahan yang ditanami Jagung oleh Kelompok Tani bekerjasama dengan Pihak Polsek Kempas dengan luas lahan seluas -+ 1.5 Hektar, yang terletak di Dusun 3 Desa Bayas Jaya Kec. Kempas
Kegiatan pengecekan diawasi Oleh
Banit Samapta Polsek Kempas BRIGADIR WAWAN TRI WAHYUDI turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi tanaman jagung. Selain melakukan pengecekan fisik tanaman, personel juga berdialog dengan masyarakat lahan terkait proses perawatan tanaman, kondisi tanah, serta kendala yang dihadapi selama masa tanam berlangsung.
Kapolsek Kempas IPTU DANU HIDAYAT, S.E.,.M.M Menyampaikan akan terus mendukung berbagai program ketahanan pangan melalui kegiatan pengecekan lahan, pendampingan petani, dan koordinasi bersama kelompok tani. Dengan sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Inhil semakin maju dan mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan Pengecekan lahan Jagung Dusun 3 Desa Bayas Jaya Kec. Kempas, berakhir sekira pukul 10.30 wib, selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan tertib.
SIDIK24.COM,INHIL.-Upaya meningkatkan akses transportasi masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hilir melalui program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3. Pada Kamis (14/5/2026) pagi, pembangunan jembatan di Dusun Panglima, Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, terus berjalan dengan progres pengerjaan mencapai 20 persen.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Batang Tuaka IPTU Andrianto, SH, MH bersama personel Polsek Batang Tuaka, personel Satbrimob Polda Riau, para pekerja, serta masyarakat setempat yang turut bergotong royong mendukung pembangunan.
Adapun personel yang terlibat terdiri dari IPDA Herimon, AIPTU Romi Martha, dan AIPDA Bayu H.S dari Polsek Batang Tuaka. Sementara dari Satbrimob Polda Riau dipimpin IPDA Zus Hendryck Marga Saputra, SH bersama sejumlah personel Brimob lainnya.
Pembangunan jembatan dilaksanakan di Parit Panglima RT 026 RW 008 Dusun Panglima Desa Kuala Sebatu. Jembatan tersebut memiliki ukuran panjang 168 meter dengan lebar 2 meter dan diharapkan menjadi sarana vital penunjang mobilitas warga.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah tahapan pekerjaan telah dilakukan, di antaranya pemancangan kayu cerucuk pondasi, perakitan besi pondasi, pembuatan papan mal atau kotak cor pondasi, pengecoran pondasi, hingga pembuatan jerambah kayu
.
Kehadiran personel Polri bersama Brimob dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi wujud nyata sinergitas dan kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur warga di wilayah pelosok.
Hingga saat ini proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Situasi selama kegiatan berlangsung dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.