SIDIK24.COM.COM,INHIL.-Polda Riau, Polres Indragiri Hilir, dan Polsek Pulau Burung Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional.Kegiatan Penanaman bibit jagung pipil Tahun 2026 yang dilaksanakan oleh jajaran Polsek Pulau Burung merupakan implementasi nyata dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional.di Dusun Sendang Sari Desa Sapta Jaya Kec. Pulau Burung Kab. Inhil-Riau.
Pada hari Senin tanggal 13 Juli 2026 pukul 10.00 WIB, Kegiatan penanaman bibit jagung pipil tersebut dilaksanakan di lahan seluas +1Ha lokasi RT 02 RW 01 Dusun Sendang Sari Desa Sapta Jaya Kec. Pulau Burung dengan Titik Koordinat Lahan Penanaman Jagung
-0.34551396N 103.32550302E
https://maps.app.goo.gl/wpb2D8BPCyWSjRqM6
Turut Hadir Acara Tersebut Antara Lain: Kapolsek Pulau Burung, IPTU DANU HIDAYAT, S.E., M.M, Kepala Desa Sapta Jaya BUDI SANTOSO, Pedamping P3MD MAHMUDIN, BUMDES Sapta Jaya MAMAN, PS. Kanit Binmas Polsek Pulau Burung AIPDA FEBRI JONNI WAHONO, Bhabinkamtibmas Desa Sapta Jaya AIPDA R.P GULTOM, Perangkat Desa Sapta Jaya dan Personel Polsek Pulau Burung.
Kapolsek Pulau Burung IPTU DANU HIDAYAT., S.E., M.M.,menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk nyata sinergi antara kepolisian dengan masyarakat. Hal ini diharapkan mampu memberikan dampak positif tidak hanya pada peningkatan produksi pangan, tetapi juga pada terwujudnya keamanan dan kenyamanan lingkungan.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut diharapkan dapat mendukung dan membangun Lumbung Pangan di Desa-desa, Daerah Pelosok di Seluruh Nusantara sehingga dapat mengurangi ketergantungan Masyarakat Indonesia terhadap Impor Bahan Pangan. Melalui pengelolaan cadangan pangan yang dikelola langsung oleh kelompok tani, desa diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga setempat”. Ujar Kapolsek Pulau Burung.
Kegiatan tersebut juga dilaksanakan sebagai wujud nyata upaya pencapaian Swasembada Pangan di Indonesia untuk mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam menciptakan ketahanan pangan nasional dengan cara bergotong royong dan bersinergi dengan seluruh stakeholder guna mewujudkan swasembada pangan, segenap elemen masyarakat dan pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong peningkatan hasil produksi pertanian lokal.
Polri berharap dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian, khususnya dalam budidaya tanaman jagung yang merupakan salah satu komoditas penting bagi ketahanan pangan program tersebut juga sejalan dengan visi Presiden RI dalam menciptakan percepatan swasembada dan ketahanan pangan yang kuat di seluruh Indonesia.
Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional di Desa Sapta Jaya Kec.Pulau Burung Kab. Inhil Selesai sekira pukul 11.30 WIB, selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Kempas terus melakukan Sambangi dan Monitoring terhadap program hortikultura Penanaman Kebun Kemangi untuk menciptakan Swasembada Pangan Di Desa Sei Gantang Kec.Kempas Kabupaten Indragiri Hilir – Riau
Kegiatan yang dimulai Pada hari Senin tanggal 13 Juli 2026 Pukul 09 .00 Wib s/d selesai.Berlokasi di RT 25/RW 05 Dusun Mekar Serumpun Desa Sei Gantang Kec.Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir-Riau Luas Kebun Kemangi 🙁 20 x 50 ) M
Kegiatan Sambang serta monitoring Penanaman Kebun Kemangi dipimpin oleh
Bhabinkamtibmas Desa Sei Gantang AIPTU HERRY FEBRIANSYAH.SH Ke lokasi Bersama Masyarakat pemilik lahan Sdr. WALUYO untuk Monitoring Kondisi Tanaman Kemangi. Selain melakukan pengecekan fisik tanaman, personel juga berdialog dengan masyarakat lahan terkait proses perawatan tanaman, serta kendala yang dihadapi selama masa tanam berlangsung.
Kapolsek Kempas IPTU HENDRIZAL.
S.IP,.M.H Menyampaikan akan terus mendukung berbagai program ketahanan pangan melalui kegiatan sambang dan monitoring Kebun Kemangi oleh Bhabinkamtibmas bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan, memastikan stabilitas pasokan sayuran, serta mempererat sinergi antara Polri dan petani di wilayah binaan.
“Polri berkomitmen mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan di Desa.,” Ujar Kapolsek
Membangun Komunikasi kepada masyarakat/warga untuk mendukung program pemerintah terkait Ketahanan Pangan dan untuk mensejahterakan masyarakat Desa.
Meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri melalui kegiatan Swasembada Pangan demi kesejahteraan masyarakat Desa
Demikianlah yang dapat dilaporkan dari kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif
SIDIK24.COM.INHIL.-Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, Polsek Reteh,Polres Indragiri,Polda Riau melaksanakan Panen Padi Demi Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional Desa Sanglar Kec. Reteh.
Kegiatan yang dimulai Pada hari Sabtu
Sabtu tanggal 11 Juli 2026 pukul 15.00 WIB s.d Selesai di Jl. penunjang jalan merdeka, RT. 003 RW. 005 Desa Sanglar
Titik Koordinat :
Latt : -0.690404
Long : 103.057414
https://maps.app.goo.gl/3nS4pFqFuZEwwWFA8
Kegiatan Panen Padi dilaksanakan sebanyak ± 1 Ton dipimpin oleh
Bhabinkamtibmas Desa Sanglar, Brigpol Ricki Karima Doni turun langsung ke lokasi
Jl. penunjang jalan merdeka, RT. 003 RW. 005 Desa Sanglar Kec. Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau dengan Pemilik lahan, Sdr. Jamaludin dengan luas ± 2 Ha
Kapolsek Reteh IPTU Rozi Dhasa Prima S.I.P., M.H melalui bhabinkamtibmas Brigpol Ricki Karima Doni menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pertanian sebagai bagian penting dari ketahanan pangan nasional.
“Polri berkomitmen Mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan di desa.” Ujar Kapolsek.
Membangun Komunikasi kepada masyarakat/warga untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan Pangan dan untuk mensejahterakan Ekonomi Mandiri masyarakat di desa
Meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri melalui adanya kegiatan Swasembada pangan demi kesejahteraan masyarakat di desa
Demikianlah yang dapat dilaporkan dari kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
SIDIK24.COM.INHIL.-Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, Polda Riau, Polres Indragiri Inhil, Polsek Reteh melaksanakan Panen Padi Demi Terwujudnya Ketahanan Pangan Nasional Kelurahan Madani Kec. Reteh.
Kegiatan yang dimulai Pada hari Sabtu tanggal 11 Juli 2026 pukul 15.30 WIB s.d Selesai Berlokasi di Jl. Penunjang Parit 6 Kelurahan Madani Kec. Reteh
Titik Koordinat :
Latt : -0.697641
Long : 103.113520
https://maps.app.goo.gl/CHeQ9cw1URM9YXsE7?g_st=aw
Kegiatan Panen Padi dipimpin oleh
Bhabinkamtibmas Desa Pulau Kecil, AIPDA MUHARRAM turun langsung ke lokasi Jln Penunjang Parit 6 Kelurahan Madani Kec. Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. bersama masyarakat Pemilik lahan Sdra. AHMAD dengan luas ± 1,5 Ha
Kapolsek Reteh IPTU Rozi Dhasa Prima S.I.P., M.H Mengatakan Kegiatan Panen Padi merupakan inisiatif strategis Polri untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Melalui kegiatan ini, jajaran Polsek dan Bhabinkamtibmas turun
hadir mendampingi setiap tahapan program ketahanan pangan sebagai bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden RI.
“Polri secara aktif melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam mengelola sektor pertanian melalui program ketahanan pangan nasional. Langkah ini diwujudkan oleh Bhabinkamtibmas dan jajaran kepolisian yang turun langsung ke lapangan untuk membantu petani Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan didesa,” Ujar Kapolsek.Reteh.
Membangun komunikasi kepada masyarakat/warga untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan dan mensejahterakan masyarakat desa dapat direalisasikan melalui pendekatan persuasif dan partisipatif.
Meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri melalui kegiatan Swasembada Pangan demi kesejahteraan masyarakat desa
Demikianlah yang dapat dilaporkan dari kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL.-Terik matahari yang menyengat tak menyurutkan semangat Aipda Rudi Susanto, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Batang, Polres Indragiri Hilir (Inhil), Polda Riau, untuk berada di tengah-tengah masyarakat. Dengan penuh semangat, ia ikut menjemur padi hasil panen bersama para petani di Desa Benteng Utara, Kecamatan Sungai Batang, Sabtu (11/7/2027).
Di hamparan gabah yang dijemur, Aipda Rudi tak sekadar hadir sebagai aparat kepolisian. Ia membaur, bergotong royong, dan membantu para petani mengeringkan hasil panen agar kualitas padi tetap terjaga. Kebersamaan itu menjadi gambaran nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
Bagi para petani, proses penjemuran merupakan tahapan penting sebelum gabah disimpan atau digiling. Kehadiran Bhabinkamtibmas yang ikut bekerja bersama warga menjadi penyemangat tersendiri sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Kapolsek Sungai Batang, IPTU Bambang Sutriyanto, S.H., mengatakan bahwa kehadiran personel Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen Polri untuk mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional.
“Kami ingin anggota Polri benar-benar hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung para petani melalui kegiatan nyata yang dapat mempererat kebersamaan serta mendorong terwujudnya ketahanan pangan,” ujar IPTU Bambang.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Sungai Batang berharap semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Kolaborasi antara Polri dan petani diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, produktif, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Sungai Batang.
SIDIK24.COM,INHIL.-Polres Indragiri Hilir melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kapolsek jajaran, sekaligus pelantikan Kasiwas dan Kasikum Polres Indragiri Hilir, Kamis (9/7/2026) di Lapangan Apel Polres Indragiri Hilir.
Upacara dipimpin langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., serta dihadiri Wakapolres, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, Ketua Bhayangkari Cabang Indragiri Hilir Ny. Andini Farouk beserta pengurus, serta para perwira, bintara, dan PNS Polres Indragiri Hilir.
Pelaksanaan sertijab diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Kapolda Riau, penyematan tanda pangkat dan tanda jabatan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima, pakta integritas, serta berita acara sumpah jabatan yang berlangsung khidmat.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolda Riau Nomor: KEP/282/VI/KEP/2026 tanggal 17 Juni 2026, jabatan yang diserahterimakan meliputi Kasatreskrim Polres Indragiri Hilir, Kapolsek Tembilahan Hulu, Kapolsek Batang Tuaka, Kapolsek Tempuling, Kapolsek Reteh, Kapolsek Enok, serta pelantikan Kasiwas dan Kasikum Polres Indragiri Hilir.
Dalam amanatnya, Kapolres Indragiri Hilir menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, serta pengembangan sumber daya manusia guna meningkatkan kinerja organisasi yang Presisi.
Kapolres berharap para pejabat yang baru segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas, mampu menjadi pemimpin yang berintegritas, tegas, humanis, serta mampu membangun kerja sama dan menghadirkan inovasi demi peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu mengendalikan organisasi, tetapi juga harus mampu membimbing, mengarahkan, membangun komunikasi yang baik dengan seluruh personel, serta mengedepankan empati, profesionalisme, dan kemampuan dalam menyelesaikan setiap permasalahan,” tegas Kapolres.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Indragiri Hilir. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada Bhayangkari yang telah memberikan dukungan selama mendampingi pelaksanaan tugas.
Dalam sambutannya, Kapolres kembali mengajak seluruh personel untuk terus menjaga soliditas, integritas, dan sinergitas dalam pelaksanaan tugas, serta memberikan dukungan penuh kepada para pejabat yang baru agar mampu menjalankan amanah dengan baik demi terwujudnya pelayanan kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya.
Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., mengatakan bahwa serah terima jabatan merupakan momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, setiap pejabat yang diberikan amanah harus mampu bekerja secara profesional, berintegritas, dan mengimplementasikan Polri Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas.
Saya berharap para pejabat yang baru segera beradaptasi dengan lingkungan tugasnya, membangun komunikasi yang baik dengan seluruh personel dan masyarakat, serta menghadirkan inovasi yang berdampak positif bagi peningkatan pelayanan kepolisian. Jadikan jabatan ini sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan kerja nyata, loyalitas, dan dedikasi terbaik demi menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Indragiri Hilir,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengajak seluruh personel Polres Indragiri Hilir untuk terus menjaga soliditas, memperkuat sinergi, serta memberikan dukungan kepada pejabat yang baru agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan optimal dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
*Adapun pejabat yang serah terima berdasarkan Surat Telegram Kapolda Riau Nomor: KEP/282/VI/KEP/2026 tanggal 17 Juni 2026 sebagai berikut:*
1.Kasatreskrim Polres Indragiri Hilir dari AKP BUDI WINARKO, S.T.,M.H NRP 78040706 Jabatan baru Kapolsek Pujud Polres Rokan Hilir kepada AKP ROEMIN PUTRA, S.H.,M.H NRP 78010047 (Jabatan sebelumnya Kasatreskrim Polres Kep. Meranti)
2.Kapolsek Tembilahan Hulu Polres Indragiri Hilir dari AKP ANRA NOSA, S.H.,M.H NRP 83110149 kepada IPTU ANDRIANTO, S.H.,M.H NRP 83100921 (Jabatan sebelumnya Kapolsek Batang Tuaka Polres Indragiri Hilir)
3.Kapolsek Batang Tuaka Polres Indragiri Hilir dari IPTU ANDRIANTO, S.H.,M.H NRP 83100921 kepada IPDA DAHRI ISKANDAR, S.H NRP 81050265 (Jabatan sebelumnya ka Spkt Polres Rokan Hilir)
4.Kapolsek Tempuling Polres Indragiri Hilir dari IPTU DELNI ATMA SAPUTRA, S.H.,M.H NRP 84090248 kepada IPTU JIMMI TOBING, S.H NRP 83020873 (Jabatan sebelumnya Ps. Kanit 3 Subbidpaminal Polda Riau)
5.Kapolsek Reteh Polres Indragiri Hilir dari AKP SYAHRIL, S.H NRP 69040499 kepada IPTU ROZI DHASA PRIMA, S.I.P.,M.H NRP 86101780 (Jabatan sebelumnya Ps. Kanit 2 Unit 1 Subdit 4 Dirreskrimum Polda Riau)
6.Kapolsek Enok Polres Indragiri Hilir dari IPTU PARSAULIAN SIMANJUNTAK, S.H.,M.H NRP 82121114 kepada IPTU MUSRIWAN NRP 74100726 (Jabatan sebelumnya Ps. Kasubbagbinkar Bag Sdm Polres Indragiri Hilir)
7.Kasiwas Polres Indragiri Hilir dari IPTU ZULHENDRI SYAHPUTRA NRP 74070094 kepada AKP SYAHRIL, S.H NRP 69040499 (Jabatan sebelumnya Kapolsek Reteh Polres Indragiri Hilir)
8.Kasikum Polres Indragiri Hilir dari IPTU SHATBER SAHAT SIMANJUNTAK, S.H NRP 75040022 kepada IPTU DELNI ATMA SAPUTRA, S.H.,M.H NRP 84090248 (Jabatan sebelumnya Ps. Kapolsek Tempuling).
SIDIK24.COM,KAMPAR.-Menghadapi puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun langsung mengecek kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau, Rabu (8/7/2026). Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menyerahkan bantuan berbagai peralatan penanggulangan karhutla kepada Polda Riau sebagai penguatan kesiapan personel di lapangan.
Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara SPN Polda Riau tersebut dihadiri Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, jajaran pejabat utama Mabes Polri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Riau, kepala daerah, serta unsur TNI, BPBD, Basarnas, BMKG dan instansi terkait lainnya.
Setibanya di SPN Polda Riau, Kapolri menerima paparan dari BPBD Provinsi Riau mengenai kondisi terkini karhutla, termasuk perkembangan titik panas dan langkah-langkah penanganan yang telah dilakukan. Selanjutnya, Kapolri meninjau langsung gelar kesiapan personel dan peralatan penanggulangan karhutla yang dipandu Karo Ops Polda Riau sebelum menyerahkan bantuan peralatan kepada Kapolda Riau.
Dalam keterangannya kepada awak media, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman karhutla di Bumi Lancang Kuning.
“Terima kasih atas sinergi dan kolaborasi seluruh pihak. Inilah kekuatan yang kita butuhkan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau,” ujarnya.
Kapolri mengungkapkan, berdasarkan data yang dipaparkan, saat ini terdeteksi sekitar 15 ribu hotspot. Setelah dilakukan verifikasi, terdapat sekitar 329 titik api yang membutuhkan penanganan, dengan luas lahan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 15 ribu hektare.
Ia mengingatkan bahwa Riau memiliki karakteristik karhutla yang berbeda dibandingkan daerah lain karena mengalami dua periode rawan kebakaran setiap tahun. Kondisi tersebut diperparah dengan prediksi fenomena El Niño yang berpotensi membuat cuaca semakin kering.
Karena itu, Kapolri meminta seluruh personel Satgas Karhutla meningkatkan kesiapsiagaan, terutama memastikan ketersediaan sumber air sebagai langkah antisipasi apabila kebakaran terjadi. Menurutnya, upaya pencegahan harus lebih diutamakan daripada penanganan saat kebakaran telah meluas.
Selain kesiapan personel, edukasi kepada masyarakat juga menjadi perhatian utama. Kapolri mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran di tengah kondisi cuaca kering.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penanganan karhutla, pemerintah menyerahkan sejumlah bantuan peralatan kepada Polda Riau. Bantuan tersebut meliputi sekitar 50 unit air breathing apparatus untuk melindungi personel dari paparan asap, perangkat komunikasi guna mendukung koordinasi di daerah minim sinyal, kendaraan roda dua untuk mobilitas menuju lokasi titik api, alat berat, hingga peralatan pengeboran sumur sebagai penyedia sumber air saat pemadaman berlangsung.
“Saya berharap seluruh peralatan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal sebagai bentuk kesiapan kita menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan,” kata Kapolri.
Ia kembali menekankan pentingnya menjaga kolaborasi seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, dan masyarakat dalam mencegah karhutla. Menurutnya, keberhasilan pengendalian kebakaran hutan tidak hanya bergantung pada kekuatan personel, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.
Usai kegiatan di SPN Polda Riau, Kapolri bersama rombongan melanjutkan agenda kunjungan kerja menuju pabrik pupuk PT Bursatani Futura Andyta melalui jalur darat.
*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke *Layanan Kepolisian 110.*
Hormat kami,
A.n Kabid Humas Polda Riau
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Riau
AKBP Rudi A. Samosir, S.E.,M.Si.
SIDIK24.COM,DUMAI.-Komitmen Polri untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Provinsi Riau, Selasa (7/7/2026).
Peresmian yang dipusatkan di Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, tersebut menjadi salah satu agenda utama kunjungan kerja Kapolri dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Dengan rampungnya pembangunan tahap kedua ini, total Jembatan Merah Putih Presisi yang berhasil dibangun Polda Riau kini mencapai 110 unit, tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Kapolri bersama rombongan tiba di lokasi peresmian dan disambut dengan prosesi pemasangan tanjak sebagai bentuk penghormatan adat Melayu Riau.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, tari persembahan, pembukaan acara, pembacaan doa, serta pemutaran video selayang pandang yang menampilkan perjalanan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai wilayah Provinsi Riau.
Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, melainkan ikhtiar bersama untuk memperkuat keterhubungan sosial, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik, sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Kapolda menjelaskan, berbagai kajian menunjukkan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas konektivitas, tingkat kepercayaan sosial, serta kemampuan masyarakat membangun kerja sama kolektif.
“Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang diimplementasikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan perspektif baru dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Polri tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat dengan memperkuat kohesi sosial, membangun modal sosial, serta menghadirkan pengabdian yang nyata.
“Atas nama keluarga besar Polda Riau, kami menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Bapak Kapolri atas kepemimpinan, keteladanan, dan tunjuk ajar yang telah diberikan kepada kami. Dari beliau kami belajar bahwa keamanan lahir dari kepercayaan, kepercayaan melahirkan partisipasi, partisipasi melahirkan kolaborasi, dan kolaborasi akan melahirkan ketahanan sosial sebagai fondasi kemajuan masyarakat,” ujar Irjen Herry.
Irjen menegaskan, pemahaman tersebut menjadi pijakan Polda Riau dalam membangun 80 Jembatan Merah Putih Presisi yang dipersembahkan sebagai kado Hari Bhayangkara ke-80 untuk masyarakat Provinsi Riau.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Plt Gubernur Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, para relawan, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong mendukung pembangunan jembatan tersebut.
“Semoga seluruh kebaikan yang telah kita lakukan bersama menjadi manfaat yang terus dirasakan masyarakat hari ini dan menjadi warisan bagi anak cucu kita di masa yang akan datang,” katanya.
Usai sambutan, Kapolri melakukan dialog interaktif dengan masyarakat penerima manfaat. Dialog dilaksanakan secara virtual dengan masyarakat Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan, serta secara langsung dengan masyarakat Kota Dumai.
Dalam dialog tersebut, Kapolri mendengarkan secara langsung berbagai cerita dan testimoni masyarakat mengenai manfaat kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi yang telah membuka akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mempermudah masyarakat memperoleh layanan pendidikan dan kesehatan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, dilanjutkan peninjauan langsung ke jembatan yang menjadi lokasi peresmian.
Kapolri juga menyerahkan tali asih dan paket sembako kepada perwakilan masyarakat sebelum mengakhiri rangkaian kegiatan.
Menutup seluruh rangkaian peresmian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Riau yang berhasil menghadirkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi bagi masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Riau.
Kapolri menegaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto agar Polri tidak hanya menjalankan tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang berdampak langsung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras melaksanakan arahan dan tugas dari Bapak Presiden. Hari ini kita meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II. Dengan tambahan ini, total jembatan yang telah dibangun Polda Riau mencapai 110 unit,” ujar Kapolri.
Menurut Kapolri, jembatan yang dibangun bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi menjadi akses yang membuka kesempatan masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Kehadiran jembatan akan mempermudah anak-anak menuju sekolah, memperlancar akses pelayanan kesehatan, sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kita ingin memastikan masyarakat, khususnya di desa-desa dan wilayah yang selama ini aksesnya terbatas, memperoleh manfaat nyata dari pembangunan ini. Dengan konektivitas yang semakin baik, anak-anak lebih mudah bersekolah, masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan publik, dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” katanya.
Jenderal bintang empat ini juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun Indonesia. Menurutnya, gotong royong yang melahirkan Program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan modal penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Mari kita bersama-sama menjaga semangat kebersamaan ini agar harapan masyarakat, harapan bangsa, dan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 dapat kita wujudkan bersama,” tutup Kapolri.
Jembatan yang menjadi lokasi peresmian menghubungkan Jalan Perintis RT 02 Kelurahan Bumi Ayu dengan Jalan Bukit Datuk Lama RT 03 Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan.
Kehadirannya diharapkan semakin memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memudahkan akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.
Program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan salah satu inovasi Polda Riau yang dibangun melalui semangat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.
Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 110 jembatan telah berdiri di berbagai pelosok Provinsi Riau sebagai simbol kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun konektivitas, memperkuat kohesi sosial, dan menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. []
*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke *Layanan Kepolisian 110.*
Hormat kami,
A.n Kabid Humas Polda Riau
Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Riau
AKBP Rudi A. Samosir, S.E.,M.Si.
SIDIK24.COM,INHIL.-Komandan Korem (Danrem) 031/Wira Bima, Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, S.Sos., M.Si., M.Han., meresmikan penggunaan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Jl Bambu Kuning, RT 10/RW 005, Kel. Kota Baru Reteh, Kec. Keritang, Kab. Inhil. Peresmian infrastruktur penting bagi masyarakat ini didampingi langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han.
Kehadiran Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan menjadi urat nadi baru yang dapat membuka isolasi geografis, memperlancar mobilitas warga, serta mendongkrak roda perekonomian di wilayah sekitarnya.
Dalam sambutannya, Danrem 031/Wira Bima menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
”Jembatan Perintis Garuda ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami berharap fasilitas ini dapat dirawat bersama secara swadaya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh anak-cucu kita, terutama dalam mendukung akses pendidikan dan ekonomi,” ujar Danrem.
Sementara itu, Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., menyatakan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan penuh dari Makorem 031/WB serta sinergisitas masyarakat lokal selama proses pembangunan berlangsung.
Menurut Dandim, pengerjaan jembatan ini melibatkan personel Kodim 0314/Inhil yang bahu-membahu bersama warga setempat melalui semangat gotong royong.
Acara peresmian ditandai dengan pemotongan pita secara simbolis oleh Danrem 031/WB yang disaksikan oleh unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat yang menyambut antusias beroperasinya jembatan baru ini.
SIDIK24.COM,INHIL.-Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, di Jl. Pelabuhan Samudera 2 Depan SDN 012 Desa Rumbai Jaya Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil, menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam membuka akses isolasi daerah dan mendorong kemajuan ekonomi serta pendidikan masyarakat pedesaan.Infrastruktur ini menjadi kado nyata dan akses vital bagi masyarakat dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
Kegiatan Yang dimulai pada hari Rabu tanggal 08 Juli 2026 sekira pukul 11.00 Wib.dengan rincian Jembatan merah putih presisi dengan panjang 37 Meter dan Lebar 1,5 Meter.
Adapun rangkaian Acara Sebagai Berikut :
1. Doa
2. Kata sambutan oleh Camat Kempas,
3. Kata Sambutan Kepada Desa Rumbai Jaya.
4. Kata sambutan oleh Kapolsek Kempas
5. Kata sambutan oleh kepala sekolah SDN 012 Rumbai Jaya.
6. Pemotongan pita sebagai simbolis peresmian jembatan merah putih presisi Tahap II Polda Riau, Polres Indragiri Hilir.
7. Foto Bersama.
Turut hadiri acara tersebut antara lain;
Camat Kempas, H.ZAKARIA.SP,.M.Si., Kapolsek Kempas, IPTU HENDRIZAL, S.I.P., M.H, Danramil 03 Tempuling Diwakili Oleh SERDA IRWANSYAH, Lurah Harapan Tani HARMONIS, S.IP., Kepala Desa Rumbai Jaya AHMAD RIADIN, S.P, Kepala Desa Danau Pulai Indah ANDI ASNIZAR EKA PUTRA, S.I.P., Ketua Pemuda Batak Bersatu Sebagai Tokoh Masyarakat R.PAKPAHAN, Tokoh Agama Desa Rumbai Jaya Ust. RIYAN, Kepala Sekolah SDN 012 Rumbai Jaya, EXNATIUS SUSANTO, S.Pd.SD, Personil Polsek Kempas, Mahasiswa KKN Universitas Islam Indragiri Hilir, Universitas Riau., Masyarakat Desa Rumbai Jaya dan Siswa/Siswi SDN 012 Desa Rumbai Jaya.
Camat Kempas, H. ZAKARIA.SP,.M.Si: Mengucapkan terima kasih kepada Polsek Kempas atas inisiatif pembangunan jembatan yang sebelumnya sudah hancur. Beliau juga memohon maaf apabila ada tindakan masyarakat yang kurang berkenan selama proses pengerjaan bersama personel Polsek Kempas.
Tambahnya, Kepala Desa Rumbai Jaya Mengatakan, AHMAD RIADIN, S.P: Sangat bersyukur karena jembatan ini menjadi akses utama para guru dan murid untuk melakukan kegiatan belajar mengajar. Pihak desa mendoakan agar Kapolsek Kempas beserta jajaran mendapat balasan pahala dan rezeki berlimpah dari Allah SWT.
Sementara Itu, Kapolsek Kempas, IPTU HENDRIZAL, S.I.P..,M.H,Menegaskan bahwa perbaikan jembatan ini membuktikan tugas polisi tidak hanya menangkap penjahat melainkan juga melayani masyarakat. Beliau menyampaikan terima kasih atas partisipasi warga yang telah bergotong royong dalam pembangunannya.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah SDN 012 Rumbai Jaya, EXNATIUS SUSANTO, S.Pd.SD: Memberikan apresiasi setinggi-tingginya karena akses menuju sekolah kini lebih aman dan layak. Jembatan ini sangat membantu kelancaran aktivitas di musim hujan dan diharapkan mampu meningkatkan kedisiplinan serta semangat belajar siswa. Beliau berpesan agar jembatan dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
Jembatan merah putih presisi Tahap II yang berada di Jl. Pelabuhan Samudera 2 Depan SDN 012 Desa Rumbai Jaya Kecamatan Kempas, Kabupaten Inhil dan dibangun selama 7 hari dan jembatan tersebut dikerjakan oleh tim gabungan yang terdiri dari Personil Polsek Kempas dan Masyarakat sekitar.
Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II merupakan wujud nyata kolaborasi Polri dengan berbagai pihak untuk membantu masyarakat, khususnya di wilayah yang sulit akses transportasinya.
Kegiatan tersebut selesai sekira pukul 14.30 wib, dalam kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan Kondusif.