SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung Program Manajemen Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau, Bhabinkamtibmas Desa Harapan Jaya Polsek Tempuling melaksanakan kegiatan pengecekan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (21/5/2026).
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB hingga selesai di RT 05 RW 03 Dusun Sukajadi, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil-Riau. Pengecekan dilakukan pada lahan pertanian milik Sdri. Suroso dengan komoditas tanaman timun.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Harapan Jaya AIPDA Kusuma Nusantara sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian sebagai langkah mengoptimalkan potensi lokal dan menjaga kestabilan ketersediaan pangan di Kecamatan Tempuling.
Selain melakukan pengecekan lahan, AIPDA Kusuma Nusantara juga membangun komunikasi dan memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan kemitraan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Kapolda Riau dalam rangka Manajemen Swasembada Ketahanan Pangan tingkat nasional sekaligus wujud nyata bahwa Polri hadir sebagai sahabat petani demi kesejahteraan masyarakat.
SIDIK24.COM,INHIL.-Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Apel Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Indragiri Hilir, Kamis (21/5/2026) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT., sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Apel siaga ini dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, OPD, BPBD, Basarnas, Manggala Agni, para camat, perusahaan perkebunan dan kehutanan, hingga relawan penanggulangan bencana. Hadir pula Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., Dandim 0314/Inhil Letkol Arm. Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dalam amanatnya, Bupati Indragiri Hilir menyampaikan bahwa pelaksanaan apel siaga Karhutla merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Riau Nomor KPTS.102/II/2026 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Karhutla Provinsi Riau Tahun 2026.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir memiliki tingkat kerawanan Karhutla yang cukup tinggi akibat luasnya kawasan gambut, terutama saat musim kemarau dan diperparah fenomena Super El Nino yang menyebabkan kekeringan ekstrem.
Karhutla memberikan dampak besar terhadap lingkungan, kesehatan, ekonomi, pendidikan hingga transportasi. Oleh sebab itu, pencegahan harus menjadi prioritas utama melalui patroli terpadu, deteksi dini, koordinasi lintas sektor, serta sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Bupati dalam amanatnya.
Berdasarkan data yang disampaikan, luas kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023 tercatat kebakaran seluas 340,75 hektar dengan 692 titik api, tahun 2024 menurun menjadi 254,3 hektar dengan 534 titik api, dan tahun 2025 kembali turun menjadi 166,6 hektar dengan 304 titik api.
Namun demikian, hingga Mei 2026 telah terjadi kebakaran seluas 179,4 hektar dengan 542 titik api, di mana Kecamatan Gaung menjadi wilayah dengan titik api terbanyak.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla oleh Bupati Inhil bersama unsur Forkopimda, foto bersama, penyerahan maklumat larangan pembakaran hutan dan lahan oleh Kapolres Indragiri Hilir, serta penyerahan bibit pohon dalam program Green Policing.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., melalui kegiatan tersebut juga mensosialisasikan program Green Policing sebagai langkah preventif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, pembagian maklumat larangan membakar hutan dan lahan dilakukan kepada pemerintah daerah, instansi terkait, perusahaan, dan masyarakat sebagai bentuk komitmen bersama dalam mencegah Karhutla di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Apel siaga tersebut turut melibatkan personel gabungan dari Kodim 0314/Inhil, Polres Inhil, BPBD, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, DLHP, Tagana, Basarnas, Manggala Agni, serta sejumlah perusahaan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 08.50 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah daerah berharap melalui apel siaga ini seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat sinergi, disiplin, dan komitmen bersama dalam mencegah terjadinya Karhutla serta bencana kabut asap di Kabupaten Indragiri Hilir.
Kapolres Indragiri Hilir Farouk Oktora AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi dan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat serta stakeholder terkait.
Apel Siaga Karhutla ini merupakan bentuk kesiapan dan keseriusan kita bersama dalam mengantisipasi serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir. Pencegahan menjadi langkah utama yang harus kita kedepankan agar bencana asap tidak kembali terjadi dan merugikan masyarakat,” ujar Kapolres.
AKBP Farouk Oktora juga menegaskan bahwa Polres Indragiri Hilir akan terus meningkatkan patroli terpadu, sosialisasi, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla.
Melalui program Green Policing, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Menjaga alam adalah tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang,” tambahnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Kami mengajak seluruh masyarakat, perusahaan, dan unsur terkait untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Indragiri Hilir tetap aman dari Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena selain merusak lingkungan juga memiliki konsekuensi hukum,” tegasnya.
Ia berharap sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, perusahaan, relawan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga penanganan serta pencegahan Karhutla di Kabupaten Indragiri Hilir dapat berjalan optimal.
SIDIK24.COM,INHIL -Dalam rangka mendukung Program Manajemen Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau, personel Polsek Tempuling melaksanakan kegiatan pengecekan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.30 WIB di lahan pertanian milik Sdra. Sutino yang berada di Jalan Provinsi RT 004 RW 001, Kelurahan Tempuling, Kecamatan Tempuling. Adapun komoditas yang menjadi fokus pengecekan kali ini adalah tanaman padi sebagai salah satu sektor utama penunjang ketahanan pangan masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh personel Polsek Tempuling yakni AIPDA Andriawan, AIPDA H.T.P. Situmorang, dan BRIPDA Zabdiel RS. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata dukungan terhadap sektor pertanian serta upaya memperkuat swasembada pangan di daerah.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Tempuling turut mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian sebagai langkah mengoptimalkan potensi lokal dan menjaga stabilitas ketersediaan pangan di Kecamatan Tempuling.
Selain itu, petugas juga membangun komunikasi dan memberikan motivasi kepada warga agar terus mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Polri juga berupaya meningkatkan kepercayaan publik dengan menunjukkan kepedulian terhadap sektor pertanian dan kesejahteraan petani. Program swasembada pangan yang digagas Polda Riau diharapkan mampu menjadi salah satu solusi dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir sebagai sahabat masyarakat dan peduli terhadap para petani dalam mendukung ketahanan pangan nasional
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Belaras, Polsek Mandah, melaksanakan kegiatan pengecekan sekaligus survei persiapan lahan penanaman jagung di area PT RSA Blok E33 Divisi I, Desa Belaras Barat, Kecamatan Mandah, Rabu (20/5/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Belaras BRIPKA Nurfajri bersama Askep PT RSA, Saudara Masri. Adapun lahan yang dipersiapkan untuk program penanaman jagung memiliki luas sekitar 1,5 hektare.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan sambang serta pengecekan kesiapan lahan yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai lokasi penanaman jagung guna mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
BRIPKA Nurfajri menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga turut mendukung sektor pertanian sebagai upaya menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Melalui kegiatan ini, Polri hadir untuk mendampingi masyarakat dan pihak perusahaan dalam mengoptimalkan potensi pertanian, khususnya penanaman jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan,” ujarnya.
Selain melakukan pengecekan lahan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi dan sinergi dengan masyarakat serta pihak perusahaan agar bersama-sama mendukung program pemerintah di bidang swasembada pangan
.
Program pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui aksi nyata yang bermanfaat langsung bagi warga.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
SIDIK24.COM,PEKANBARU.-Kodim 0314/Inhil berhasil meraih juara pertama pada lomba simulasi pemadam kebakaran dalam rangka optimalisasi perawatan kendaraan dan penggunaan mobil Damkar dukungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang digelar oleh Korem 031/Wira Bima tersebut berlangsung di Makorem 031/WB, Rabu (20/5/2026), dan diikuti seluruh Kodim jajaran Korem 031/WB.
Pelatihan optimalisasi perawatan kendaraan dan penggunaan mobil Damkar itu dibuka langsung oleh Kasrem 031/WB, Kolonel Inf Tri Aji Sartono.
Dalam sambutannya, Kasrem 031/WB menyampaikan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan personel jajaran Korem 031/WB dalam menghadapi situasi kebakaran, sekaligus mendukung tugas penanggulangan bencana di wilayah.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel dalam pengoperasian kendaraan damkar dan penanganan kebakaran secara cepat, tepat, dan aman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis kepada peserta terkait teknik dasar pemadaman api, prosedur penggunaan kendaraan pemadam kebakaran, hingga langkah-langkah penanganan keadaan darurat.
Melalui pelatihan dan simulasi itu, para personel diharapkan semakin profesional dan siap mendukung tugas perbantuan kepada pemerintah daerah maupun masyarakat dalam penanganan kebakaran serta bencana lainnya.
SIDIK24.COM,INHIL.-Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., menghadiri Apel Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Indragiri Hilir(Inhil) Tahun 2026 yang digelar di lapangan upacara Kantor Bupati Inhil, Kamis (21/5/2026).
Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Inhil, H. Herman, SE., MT., serta dihadiri unsur Forkopimda Inhil, Sekretaris Daerah Inhil, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan OPD dan badan di lingkungan Pemkab Inhil, Basarnas, para Danramil, Kapolsek, Manggala Agni, pimpinan perusahaan, serta undangan lainnya.
Peserta apel terdiri dari personel Kodim 0314/Inhil, Polres Inhil, Satpol PP Inhil, BPBD Inhil, Damkar Inhil, Tagana Dinas Sosial Inhil, Basarnas Inhil, Manggala Agni, dan perwakilan perusahaan.
Pelaksanaan Apel Siaga Karhutla ini merupakan bentuk kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Inhil.
Kegiatan tersebut juga menindaklanjuti Keputusan Gubernur Riau Nomor: KPTS.102/II/2026 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Karhutla Provinsi Riau Tahun 2026.
Dalam amanatnya, Bupati Inhil H. Herman menyampaikan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir memiliki tingkat kerawanan Karhutla yang cukup tinggi akibat luasnya kawasan gambut, terutama saat musim kemarau serta diperparah dengan fenomena Super El Nino yang menyebabkan kekeringan ekstrem dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun 2023 terjadi kebakaran seluas 340,75 hektare dengan 692 titik api. Pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 254,3 hektare dengan 534 titik api, dan kembali menurun pada tahun 2025 menjadi 166,6 hektare dengan 304 titik api.
Namun, hingga Mei tahun 2026 telah terjadi kebakaran seluas 179,4 hektare dengan 542 titik api.
Bupati menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan memberikan dampak besar terhadap lingkungan, kesehatan, ekonomi, pendidikan, hingga transportasi, sehingga langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama.
“Diperlukan peningkatan patroli, deteksi dini, koordinasi antarinstansi, sosialisasi kepada masyarakat, serta kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan Karhutla,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Inhil juga mengapresiasi seluruh pihak, baik BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Basarnas, pemerintah kecamatan dan desa, pihak perusahaan, relawan, maupun masyarakat yang selama ini aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.
Bupati berharap seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat kebersamaan, disiplin, dan komitmen dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya bencana asap dan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Inhil.
Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penyerahan bibit pohon serta penyerahan maklumat larangan Karhutla dari Forkopimda Provinsi Riau dan Kapolda Riau.
Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., di sela kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Kodim 0314/Inhil terus berkomitmen dan mendukung upaya bersama dalam mencegah serta menanggulangi potensi Karhutla di wilayah Inhil.
Menurutnya, dampak Karhutla sangat besar terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta terdapat sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Ia menambahkan, saat ini Kodim 0314/Inhil terus melaksanakan upaya pencegahan Karhutla melalui Patroli, sosialisasi, dan imbauan kepada masyarakat yang dilakukan para Babinsa di lapangan yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bersama terhadap dampak yang ditimbulkan akibat Karhutla.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polda Riau, Polres Indragiri Hilir, Polsek Kempas kembali melaksanakan kegiatan Monitoring perkembangan tanaman jagung di wilayah hukumnya
pada hari Selasa tanggal 19 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, bertempat di Desa Sungai Rabbit Kec.Kempas Kab. Inhil, Melaksanakan Kegiatan Monitoring Penanaman Jagung Dalam Rangka Mendukung Program Asta Cita Bapak Presiden Republik Indonesia.
Adapun luas lahan yang telah ditanami Jagung pada tahun 2026 oleh Polsek Kempas di Lahan Milik Saudara Sulaiman yang dikelola Secara Mandiri atau Pribadi Desa Sungai Rabbit Kec. Kempas Kab. Indragiri Hilir yakni seluas +- 1 Hektar. Adapun jenis jagung yang ditanam yaitu jagung pipil
Kapolsek Kempas IPTU Danu Hidayat.,S.E.,M.M., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta mendorong masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif secara optimal.
“Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga turut hadir mendukung program pembangunan nasional, termasuk dalam bidang pertanian. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan secara optimal”, Ujarnya.
Hasil kegiatan yang dilaksanakan antara lain :
1. Mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan didesa
2. Membangun Komunikasi kepada masyarakat/ warga untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan Pangan dan untuk mensejahterakan Ekonomi Mandiri masyarakat didesa.
3. Meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri melalui kegiatan Swasembada pangan demi kesejahteraan masyarakat didesa
Demikianlah yang dapat dilaporkan dari kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL.-Polda Riau, Polres Inhil, Polsek Kempas Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Kempas terus melakukan Monitoring terhadap program holtikultural Penanaman Slada yang berada di Desa Danau Pulai Indah kecamatan Kempas.
Kegiatan yang dimulai Pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2026 Pukul 08.30 Wib. Berlokasi diDusun Kelapa Sawit Desa Danau Pulai Indah Kec.Kempas Kabupaten Indragiri Hilir dengan luas kolam 25×50 M
Kegiatan Sambang serta monitoring Penanaman Sayur Slada dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Danau Pulai Indah AIPDA RAMADHAN PUTRA
turun langsung ke lokasi Bersama Masyarakat Pemilik Lahan Saudara Lukman Hakim untuk monitoring kondisi tanaman Sayur Slada, Selain melakukan pengecekan fisik tanaman, personel juga berdialog dengan masyarakat lahan terkait proses perawatan tanaman, serta kendala yang dihadapi selama masa tanam berlangsung.
Kapolsek Kempas IPTU DANU HIDAYAT, S.E.,.M.M Menyampaikan akan terus mendukung berbagai program ketahanan pangan melalui kegiatan Sambang Serta Monitoring Penanaman Sayur Slada, pendampingan petani, dan koordinasi bersama kelompok tani. Dengan sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Inhil semakin maju dan mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Hasil Kegiatan Sebagai Berikut:
1. Polri mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan di desa.
2. Membangun Komunikasi kepada masyarakat/warga untuk mendukung program pemerintah terkait Ketahanan Pangan dan untuk mensejahterakan masyarakat desa.
3. Meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri melalui kegiatan Swasembada Pangan demi kesejahteraan masyarakat desa
selama kegiatan Sambang Serta Monitoring Penanaman Sayur Slada berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan tertib.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kapolsek Tembilahan bersama personel rutin melakukan pengecekan lahan jagung milik masyarakat di wilayah hukum Polsek Tembilahan.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan proses perawatan berjalan dengan baik. Selain itu, kehadiran pihak kepolisian juga menjadi bentuk dukungan dan motivasi kepada para petani agar terus semangat meningkatkan hasil pertanian.
Kapolsek Tembilahan IPDA RIPAL INDRAWATA SH.,MH,. mengatakan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu upaya bersama dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Polri turut aktif mendukung melalui pendampingan dan pemantauan langsung di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik serta memberikan semangat kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif,” ujarnya.
Dalam pengecekan tersebut, personel juga berdialog dengan para petani terkait kondisi tanaman, kebutuhan pupuk, hingga kendala yang dihadapi selama masa penanaman.
Kegiatan rutin ini diharapkan mampu memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat serta mendorong terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.
SIDIK24.COM,INHIL.-Komandan Kodim (Dandim) 0314/Indragiri Hilir, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han. menghadiri acara Zoom Launching peresmian operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (16/05/2026).
Kegiatan yang berpusat di Jalan Lintas Rengat-Tembilahan, Dusun Rumbai Sejuk, Desa Sungai Gantang ini, terhubung langsung secara virtual dengan agenda peresmian nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Prabowo Subianto.
Selain Dandim 0314/Inhil, turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Inhil H. Herman, S.E., M.T., Ketua DPRD Inhil di wakili wakil ketua I Ir. H. Amd. Junaidi An, M.Si., serta unsur Forkopimcam Kecamatan Kempas.
Rangkaian acara diawali dengan peninjauan bangunan KDKMP oleh rombongan Forkopimda dan Forkopimcam, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian diteruskan dengan mendengarkan sambutan dari Menteri Koperasi dan Pangan (Menkopangan) RI.
Puncak acara ditandai dengan kata sambutan serta peresmian operasionalisasi 1061 Kopdes di seluruh wilayah Indonesia oleh Presiden RI, Ir. Prabowo Subianto secara virtual.
Disela kegiatan, Dandim menyampaikan bahwa di Kabupaten Indragiri Hilir terdapat 236 desa dan kelurahan yang menjadi target program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Ia menjelaskan, hingga saat ini pembangunan fisik koperasi terus berjalan. Sebanyak 87 unit bangunan telah dibangun, dengan rincian 21 unit selesai dan 66 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Kegiatan Zoom Launching ini dilaksanakan dalam rangka peresmian operasional KDKMP di seluruh wilayah Indonesia. Program strategis ini diharapkan mampu menjadi stimulus kuat dalam membantu dan meningkatkan kualitas ekonomi kerakyatan, sehingga masyarakat desa dapat lebih sejahtera dan maju secara mandiri.