SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, polsek Tembilahan terus menunjukkan kepeduliannya terhadap ketahanan pangan dengan aktif mengecek perkembangan tanaman jagung di wilayah binaan tepatnya di kelurahan Seberang Tembilahan barat pada Hari Rabu 13 Mei tahun 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional serta memastikan tanaman masyarakat tumbuh dengan baik dan produktif.
Dalam pengecekan tersebut, Kapolsek bersama personel turut berdialog dengan para petani mengenai kondisi lahan, perawatan tanaman, hingga kendala yang dihadapi selama proses penanaman. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan semangat dan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian.
Kapolsek Tembilahan IPDA RIPAL INDRAWATA SH MH, menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pendampingan dan pemantauan rutin terhadap kebun jagung, diharapkan program swasembada pangan dapat berjalan maksimal serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga siap mendukung program pemerintah demi terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dari kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Selain itu, terjalin komunikasi serta sinergitas yang baik antara Polsek dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tembilahan
SIDIK24.COM,PEKANBARU.-Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Direktorat Reserse Narkoba dan polres jajaran mengungkap ratusan kasus narkoba selama Operasi Antik Lancang Kuning 2026. Sebanyak 557 tersangka ditangkap selama dua pekan operasi yang digelar sejak 16 April-7 Mei 2026.
“Selama Operasi Antik Lancang Kuning 2026, kami berhasil mengungkap 435 laporan polisi dengan total 557 tersangka yang diamankan,” ujar Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H. dalam konferensi pers, Selasa (12/5/2026).
Dari total 557 tersangka tersebut, 530 orang merupakan laki-laki dan 27 orang perempuan. Sebanyak 487 tersangka dilakukan penahanan, sedangkan 70 lainnya menjalani rehabilitasi. Profesi tersangka didominasi pengangguran sebanyak 182 orang, wiraswasta 168 orang, petani 77 orang, dan buruh 44 orang.
Brigjen Hengki mengatakan dari pengungkapan kasus narkoba tersebut, pihaknya telah menyelamatkan sekitar 162.754 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika dengan nilai ekonomis barang bukti mencapai Rp 34,85 miliar apabila diedarkan di masyarakat.
Wakapolda menambahkan bahwa pengungkapan kasus ini bukan semata-mata bentuk penegakan hukum, melainkan upaya nyata dalam menyelamatkan masa depan generasi bangsa dari ancaman kehancuran akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Penindakan ini juga merupakan komitmen zero tolerance yang diterapkan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan kepada seluruh jajarannya.
“Terhadap para tersangka, akan diterapkan ketentuan sesuai Undang-Undang Narkotika, Tindak Pidana Pencucian Uang, serta peraturan perundang-undangan terkait lainnya dengan ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup,” imbuhnya.
Ia menyadari, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam memberantas peredaran narkotika ini. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat berkolaborasi dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika ini.
“Oleh karena itu, perang terhadap narkoba akan terus dilaksanakan secara kolaboratif bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk melalui koordinasi untuk mendorong tuntutan hukum yang maksimal terhadap para pelaku, khususnya yang tergabung dalam jaringan besar,” ungkapnya.
Dalam operasi tersebut, jajaran reserse narkoba juga melakukan penyitaan terhadap sejumlah narkoba, terdiri atas 31,85 kilogram sabu, 2.319 butir ekstasi, 110,74 gram ganja, 62 butir happy five, dan 761 cartridge yang diduga mengandung etomidate. Selain itu, petugas juga menyita uang tunai Rp 159,8 juta, lima unit mobil, satu unit speedboat, 128 unit sepeda motor, serta 467 unit telepon genggam.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Putu Yudha Prawira Juga menjelaskan, salah satu pengungkapan menonjol terjadi di wilayah Kepulauan Meranti pada 27 April 2026. Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti menggagalkan penyelundupan sabu melalui jalur perairan Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyu.
Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan dua tersangka berinisial K dan S asal Bengkalis beserta barang bukti 27 kilogram sabu dan ratusan cartridge yang diduga mengandung etomidate. Polisi juga menyita satu unit speedboat yang digunakan pelaku.
Kombes Putu menambahkan pengungkapan ini merupakan wujud komitmen Polda Riau dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika yang terjadi di wilayah hukumnya. Ia menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika, termasuk jalur perairan yang kerap dimanfaatkan pelaku untuk menyelundupkan barang haram tersebut.
“Polda Riau berkomitmen melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap seluruh jaringan narkotika demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” kata Putu.
*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.
Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau
SIDIK24.COM,INHIL.-Pemerintah Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu melaksanakan kegiatan Apel Pagi Senin yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sungai Intan, Bapak Ahmad Ependi, S.Pd.I., NLP., S.A.P., bertempat di halaman Kantor Desa Sungai Intan, Senin (11/05/2026).
Kegiatan apel pagi tersebut diikuti oleh seluruh Perangkat Desa Sungai Intan, Ketua RW/RT se-Desa Sungai Intan, anggota LINMAS serta KPM Kesehatan.
Dalam arahannya, Kepala Desa Sungai Intan menyampaikan beberapa hal penting terkait persiapan pelaksanaan Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sungai Intan. Adapun hal-hal yang dibahas diantaranya mengenai pembagian tugas panitia pelaksana, penyerahan undangan kepada para pemilih, serta kesiapan teknis lainnya guna memastikan pelaksanaan pemilihan berjalan dengan tertib, aman dan lancar.
Beliau juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh disiplin serta menjaga netralitas demi terciptanya pemilihan yang demokratis dan kondusif.
Kegiatan apel pagi diakhiri dengan pembacaan do’a bersama dan dilanjutkan dengan sarapan bersama sebagai bentuk mempererat kebersamaan serta kekompakan antar perangkat dan lembaga desa di lingkungan Pemerintah Desa Sungai Intan.
SIDIK24.COM,INHIL.-Komitmen mendukung program swasembada pangan terus ditunjukkan jajaran Polsek Tempuling. Melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Tujuh, kegiatan monitoring dan sambang kepada petani yang sedang melakukan penanaman padi dilaksanakan di Parit Gumpong RT 01 RW 01, Kelurahan Pangkalan Tujuh, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Senin (11/05/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi program Polri dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional, khususnya di wilayah hukum Polsek Tempuling.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Tujuh, Aipda Hendra Tua Situmorang, turun langsung ke area persawahan milik warga binaannya untuk memantau proses penanaman padi serta mengecek kondisi pengairan lahan sawah. Selain itu, ia juga berdialog dengan para petani guna mendengarkan kondisi di lapangan sekaligus memberikan motivasi agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian demi memperoleh hasil panen yang maksimal.
Kapolres Inhil AKBP Farouk OKTORA S.H, S.I.K melalui Kapolsek Temuling menyampaikan bahwa Polsek Tempuling mendukung penuh upaya masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian, khususnya komoditas padi yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Program swasembada pangan ini harus kita kerjakan bersama-sama. Kehadiran Polri melalui kegiatan sambang dan monitoring ini untuk memastikan para petani tetap semangat serta mengetahui kendala yang dihadapi di lapangan,” ujarnya.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas petani mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para petani merasa diperhatikan dan termotivasi dengan dukungan yang diberikan oleh pihak kepolisian.
Melalui sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan program swasembada pangan dapat berjalan optimal sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah Kecamatan Tempuling.
Polsek Tempuling juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung seluruh upaya masyarakat dalam sektor pertanian melalui peran aktif personel Bhabinkamtibmas di desa dan kelurahan binaan masing-masing.
SIDIK24.COM,PEKANBARU—Semangat menjaga lingkungan hidup terus digaungkan Polda Riau melalui program Green Policing. Kali ini, edukasi peduli lingkungan menyasar ratusan pelajar di SD Negeri 42 Pekanbaru, Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Marpoyan Damai, Senin (11/5/2026).
Kegiatan yang digelar Direktorat Binmas Polda Riau itu berlangsung meriah dan interaktif. Ratusan siswa kelas 4, 5, dan 6 tampak antusias mengikuti berbagai rangkaian edukasi mulai dari dongeng lingkungan, simulasi pemadam kebakaran, edukasi diorama, hingga pengenalan tugas kepolisian melalui Edukasi Raga.
Program tersebut merupakan kolaborasi antara Ditbinmas Polda Riau bersama Dinas Pemadam Kebakaran Pekanbaru, Dinas Pendidikan, dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekanbaru sebagai bentuk penguatan kesadaran lingkungan sejak usia dini.
Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. melalui Direktur Binmas Polda Riau, Kombes Pol Eko Budhi Purwono, S.I.K., memimpin langsung apel pagi di hadapan para pelajar. Ia menegaskan pentingnya membangun kecintaan terhadap alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
“Di sini kita mengajak untuk saling guyub. Ini juga bentuk kolaborasi untuk mengajarkan mencintai alam. Kita juga mengenalkan berbagai profesi seperti damkar yang membantu memadamkan kebakaran, kekayaan hutan Riau termasuk satwa langka seperti gajah Sumatera, hingga tugas kepolisian seperti Tim Raga dan Satlantas,” ujarnya.
Menurut Eko, edukasi Green Policing menjadi langkah preventif untuk membangun budaya sadar lingkungan di tengah generasi muda. Upaya tersebut dinilai penting guna mencegah kerusakan lingkungan, termasuk kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi di Riau.
Tak hanya mendapatkan materi edukasi, para siswa juga dikenalkan pada program bank sampah yang dijalankan sekolah. Botol plastik bekas yang dikumpulkan siswa diolah kembali menjadi berbagai kerajinan kreatif bernilai ekonomis.
Kepala SDN 42 Pekanbaru, Ria Anggraini, mengapresiasi dukungan Polda Riau dalam memberikan pembelajaran lingkungan kepada anak-anak.
“Awalnya kami ingin menjalin kerja sama untuk melestarikan lingkungan bersama Polda Riau. Ternyata sambutannya sangat luar biasa dan edukasi yang diberikan jauh lebih dari yang kami bayangkan. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus menjaga lingkungan dan bisa diikuti sekolah lainnya,” katanya.
Antusiasme juga datang dari para siswa. Salah seorang siswi kelas 6, Disa, mengaku senang mendapatkan pengalaman baru terkait pentingnya menjaga alam dan kebersihan lingkungan.
“Tadi dapat pembelajaran pentingnya menjaga alam, tidak membuang sampah sembarangan, diajarkan menanam pohon juga. Senang karena dapat banyak pengalaman,” ungkapnya.
Melalui program Green Policing yang terus digencarkan ke sekolah-sekolah di Riau, Polda Riau berharap kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan semakin meningkat. Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga ekosistem dan kelestarian satwa langka seperti gajah Sumatera dan harimau Sumatera.
“Kalau kita jaga alam, alam akan jaga kita,” tutup Kombes Eko.
*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.
Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau
SIDIK24.COM,INHIL.-Senin, tanggal 11 Mei 2026, pukul, 07.30 WIB, bertempat di Lapangan Upacara SMAN DHARMA PENDIDIKAN, Jl. Pendidikan Kel.Kempas Jaya Kec.Kempas Kabupaten Inhil telah di laksanakan Kegiatan Upacara bendera di SMAN DHARMA PENDIDIKAN dengan pembina upacara Kapolsek Kempas IPTU DANU HIDAYAT, S.E., M.M.. di Kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas.
Turut Hadir Acara Tersebut Yakni;
Kapolsek Kempas IPTU DANU HIDAYAT, S.E., M.M, Kepala Sekolah SMAN DHARMA PENDIDIKAN MARTOJO, S.Pd,. M. Pd,, Kanitreskrim IPDA PAMUJI AJI PRASETYO, S.E, Bhabinkamtibmas Desa Sungai Rabbit BRIPKA ADE PUTRA, Banitintelkam BRIPDA DHEON S. ANSHAR, Guru dan Staff SMAN DHARMA PENDIDIKAN dan Siswa dan Siswi SMAN DHARMA PENDIDIKAN
Adapun Susunan Tata Tertip upacara Antara Lain :
1. Pemimpin upacara Memasuki Lapangan apel Langsung Mengambil Alih barisan
2. Penanggung jawab upacara laporan
3. Kapolsek Kempas selaku Pembina Apel Menempati Mimbar upacara
4. Penghormatan Umum Kepada Pembina upacara
5. Laporan Pemimpin upacara Kepada Pembina upacara
6. Pengibaran bendera merah putih
7. Pembacaan tek Pancasila oleh pembina upacara.
8. Pengucapan undang-udang Dasar 1945 dan Ikrar Pelajar Indonesia
9. Menghentikan cipta oleh pemimpin upacara
10. Amanat Pembina upacara
11. Pembacaan Do’a
12. Laporan Pemimpin upacara Kepada Pembina upacara
13. Penghormatan Umum Kepada Pembina upacara
14. Penanggung jawab upacara laporan
15. Pembina uacara Berkenan Meninggalkan Mimbar upacara
16. Apel Selesal Pemimpin upacara kembali Ketempat, Barisan Di Istirahatkan
17. Upacara Selesai, Dilanjutkan Dengan Kegiatan Selanjutnya
Kapolsek Kempas IPTU DANU HIDAYAT, S.E., M.M, juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Murid yang terlibat dalam penyelenggaraan upacara tersebut saya sangat mengucapkan terimakasih, marilah kita semua untuk bersinergi dalam memajukan pendidikan di wilayah kec. kempas demi kemajuan pendidikan sekali lagi saya ucapkan terimakasih yang sebesar-Sebesarnya akan mudah mudahan pendidikan di kecamatan kempas semakin maju dan berkembang sesuai dengan perkembangan zaman, mudah mudahan apa yang kita rencanakan di kabulkan tuhan amin amin yarobal alamin.
Himbauan Kapolsek Kempas menyampaikan Ancaman Narkoba. Mengapa Narkoba Sangat Berbahaya?Mungkin adek adek sering mendengar jargon “Katakan Tidak pada Narkoba,” tapi tahukah kalian mengapa kita harus begitu tegas menolaknya? Narkoba bukan sekadar “obat terlarang”, ia adalah penghancur sistematis.Merusak Otak Secara Permanen: Narkoba mengganggu fungsi neurotransmitter di otak. Sekali saraf rusak, sangat sulit untuk kembali normal. Konsentrasi hilang, daya ingat menurun, dan emosi menjadi tidak stabil.Membunuh Mimpi: Tidak ada pecandu yang sukses dalam karirnya. Narkoba membuat penggunanya malas, apatis, dan kehilangan ambisi. Hidup hanya akan berputar pada bagaimana cara mendapatkan dosis berikutnya. Efek Domino: Narkoba tidak hanya menghancurkan dirimu, tapi juga menghancurkan hati orang tuamu, merusak nama baik keluarga, dan menjauhkanmu dari teman-teman yang baik.
Dan lebih lanjut, Kapolsek Kempas memberikan sosialisasi tentang penggunaan Layanan 110 Polri yang Akan siap membantu masyarakat Dan memberi penyuluhan dan edukasi kepada SMAN DHARMA PENDIDIKAN Kel.Kempas Jaya Kec. Kempas tentang peduli lingkungan dan hutan.Materi-materi yang diberikan beserta edukasinya sebagai berikut :
-Menumbuhkan rasa cinta dan kepedulian pada diri sendiri, pentingnya memelihara dan melestarikan lingkungan dan hutan.
Diharapkan kepada Siswa dan Siswi SMAN DHARMA PENDIDIKAN nantinya dapat mengimplementasikan, dan melestarikan penanaman pohon dengan secara berkelanjutan, tidak membuang sampah sembarangan, melaksanakan kerja bakti atau gotong – royong membersihkan lingkungan sekolah dan lain sebagainya demi kesehatan bersama.
-Diharapkan juga setelah menerima edukasi ini hendaknya dapat mengedukasikan kepada keluarga dan teman-teman dilingkungan tempat tinggal masing-masing.
Demikian Kegiatan upacara peringatan hari pendidikan Nasional tersebut selesai sekira pukul 09.00 wib, sampai dengan kegiatan upacara selesai situasi terdapat dalam keadaan aman dan Kondusif.
SIDIK24.COM,PEKANBARU.-Polda Riau resmi meluncurkan Riau Bhayangkara Run 2026 pada kegiatan Car Free Day di Kota Pekanbaru, Minggu (10/5/2026). Event olahraga tahunan tersebut mengusung tagline *“Run With Purpose, Move Forward With Riau”* akan mencapai puncaknya pada 19 Juli 2026 mendatang di Mapolda Riau.
Kapolda Riau Irjen. Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. dalam sambutannya menegaskan bahwa Riau Bhayangkara Run menjadi momentum untuk membangun human solidarity dan environmental ethics di tengah masyarakat.
Menurut Irjen Herry, masyarakat perlu memperkuat kesadaran bersama menghadapi potensi musim kemarau panjang pada 2026. Berdasarkan informasi BMKG, kata dia, periode Juni hingga Agustus diperkirakan memasuki fase kemarau dan *”Super El Nino”* yang berpotensi meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Oleh karena itu, dalam menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polri mengajak seluruh masyarakat menyiapkan kesadaran ekologis. Kita harus bersama-sama menjaga alam, menjaga lingkungan, dan memastikan keberlanjutannya bagi anak cucu kita di masa depan,” kata Irjen Herry.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta memperkuat mitigasi bencana melalui keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.
“Saya tegaskan bahwa bumi ini hanya satu dan kita wajib menjaganya demi keberlanjutan bersama,” ujarnya.
Tahun ini, Riau Bhayangkara Run (RBR) ke-4 mengusung tema besar untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan masyarakat melalui olahraga sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan
Selain kampanye peduli lingkungan, kegiatan tersebut juga membawa pesan sosial terkait pentingnya menjaga generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba serta mendorong pola hidup sehat melalui olahraga.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Riau Bhayangkara Run 2026, Kombes Pol Daniel Widya Mucharam, S.I.K., M.P.A. mengatakan kegiatan itu tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana membangun solidaritas sosial dan kesadaran ekologis di tengah masyarakat.
“Riau Bhayangkara Run bukan hanya tentang berlari, tetapi bagaimana kita bergerak bersama untuk Riau yang lebih baik,” ujar Daniel.
Riau Bhayangkara Run 2026 akan mempertandingkan tiga kategori, yakni Half Marathon 21 kilometer nasional dan internasional dengan start pukul 05.30 WIB, kategori 10 kilometer pukul 05.45 WIB, serta 5 kilometer pukul 06.00 WIB.
Race Director Muhammad Ksatria Bakti Nagara mengatakan seluruh aspek teknis pelaksanaan telah dipersiapkan sesuai standar event nasional, mulai dari registrasi peserta hingga sistem keselamatan.
Panitia juga menyediakan fasilitas berupa jersey premium, timing chip, nomor peserta (BIB), medali finisher, merchandise sponsor, hingga jaket finisher khusus kategori Half Marathon 21K.
Selain itu, panitia menyiapkan pos kesehatan, ambulans siaga, water station, serta simulasi pengaturan arus peserta untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan aman dan nyaman.
Ketua Event Organizer, Rissandro Dian Pratama menambahkan pihak penyelenggara juga menyiapkan sejumlah hiburan pendukung yang akan diumumkan melalui media sosial resmi kegiatan.
Pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui riaubhayangkararun.com. Sementara pengambilan race pack dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Juli 2026 di Gelanggang Remaja Pekanbaru.
*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.
Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polda Riau, Polres Inhil, Polsek Kempas kembali melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung di wilayah hukumnya, Minggu (10/5/2026).Sekira Pukul 09.00 Wib Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun 3 Desa Bayas Jaya Kec.Kempas Kabupaten Inhil.
Pengecekan dilakukan langsung oleh
Brigadir Wawan Tri Wahyudi yang turun ke lokasi lahan pertanian milik warga guna memastikan kondisi dan perkembangan tanaman jagung yang saat ini tengah memasuki masa pertumbuhan. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap sektor pertanian masyarakat.
Lahan jagung yang ditanami Oleh Kelompok Tani dan Bekerjasama dengan Polsek Kempas dengan luas sekitar -+1,5 hektar. Lokasi pertanian tersebut menjadi salah satu lahan produktif masyarakat yang diharapkan mampu mendukung peningkatan hasil pertanian dan ketahanan pangan di 3 desa Bayas jaya kecamatan kempas
Dalam pelaksanaan monitoring, Brigadir Wawan Tri Wahyudi melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi tanaman jagung mulai dari pertumbuhan batang, kondisi daun, hingga perkembangan tanaman secara keseluruhan. Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung terlihat tumbuh dengan baik dan dalam kondisi yang cukup subur.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, S.H, S.I.K melalui Kapolsek Kempas, IPTU Danu Hidayat, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan Monitoring lahan pertanian akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran anggota kepolisian Polsek Kempas di tengah aktivitas pertanian masyarakat juga menjadi bentuk pendekatan humanis Polri dalam mempererat hubungan dengan warga. Dengan adanya komunikasi yang baik, diharapkan tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan masyarakat pedesaan.
Kegiatan Pengecekan lahan Jagung Dusun 3 Desa Bayas Jaya Kec. Kempas, berakhir sekira pukul 10.30 wib, selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan tertib.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Polsek Kateman melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dan patroli malam guna mengantisipasi tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor), penyalahgunaan narkoba serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah hukum Polsek Kateman, Sabtu (10/5/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 23.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kateman KOMPOL Bachtiar, S.H., M.H., dengan melibatkan sejumlah personel Polsek Kateman.
Adapun lokasi yang menjadi sasaran patroli dan pemeriksaan yakni Cafe Rajawali, KTV SJ, dan KTV Puri yang berada di wilayah Kecamatan Kateman.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli dialogis, pemeriksaan serta memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas dan penyalahgunaan narkoba.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H S.I.K melalui Kapolsek Kateman KOMPOL Bachtiar, S.H., M.H., mengatakan kegiatan KRYD ini merupakan langkah preventif Polri dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan patroli rutin ini, kami ingin memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.
Dari hasil pelaksanaan KRYD dan patroli, tidak ditemukan adanya pelaku tindak pidana maupun gangguan kamtibmas lainnya. Secara umum situasi di wilayah hukum Polsek Kateman terpantau aman, tertib dan terkendali.
Kegiatan berakhir sekira pukul 00.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL.Upaya memerangi penyalahgunaan narkoba terus digencarkan Polres Indragiri Hilir melalui kegiatan Penunjukan Duta Anti Narkoba dan Revitalisasi Kampung Tangguh Anti Narkoba Kabupaten Indragiri Hilir yang digelar pada Sabtu (09/05/2026) pagi di Jalan Pangeran Hidayat, Kecamatan Tembilahan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi simbol kuat komitmen bersama dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika. Hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga berbagai elemen masyarakat.
Turut hadir Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, S.H, S.I.K, Wakapolres Indragiri Hilir KOMPOL Maitertika, S.H., M.H., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Indragiri Hilir H. Dwi Budiyanto, S.Sos mewakili Bupati Inhil, serta Ketua DPC GRANAT H. Budiansyah, BD.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari Kapolres Inhil, Ketua GRANAT, dan sambutan Bupati Indragiri Hilir yang diwakili Asisten II Setda Inhil.
Suasana semakin semarak saat prosesi pengukuhan Duta Anti Narkoba dilakukan dengan pemasangan selempang, pemberian sertifikat, pembacaan ikrar anti narkoba, hingga sesi foto bersama.
Dalam sambutannya, AKBP Farouk Oktora menegaskan bahwa Kampung Tangguh Anti Narkoba bukan sekadar program seremonial, melainkan gerakan nyata yang lahir dari kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan dan generasi muda dari bahaya narkotika.
Narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan bangsa, menghancurkan keluarga, dan mengganggu stabilitas keamanan masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi seluruh elemen untuk bersama-sama menjadi pelopor dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba,” tegas Kapolres.
Sementara itu, Ketua DPC GRANAT Kabupaten Indragiri Hilir menyampaikan apresiasi kepada Polres Inhil beserta seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen nyata dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di wilayah Inhil.
Dalam sambutan Bupati Indragiri Hilir yang dibacakan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Inhil disebutkan bahwa pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba merupakan langkah strategis untuk membangun kesadaran masyarakat agar menjaga lingkungan tetap aman, sehat, dan bebas dari narkoba.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba, aktif melaporkan peredaran narkotika, serta ikut membina generasi muda melalui berbagai kegiatan positif dan bermanfaat.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K menyampaikan bahwa pengukuhan Duta Anti Narkoba dan revitalisasi Kampung Tangguh Anti Narkoba merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkotika.
Kami berharap para Duta Anti Narkoba yang telah dikukuhkan dapat menjadi contoh, penggerak, dan penyambung pesan positif di tengah masyarakat, khususnya bagi kalangan generasi muda agar menjauhi narkoba dan mengisi kegiatan dengan hal-hal yang bermanfaat,” ujar AKBP Farouk Oktora.
Ia juga menegaskan bahwa Polres Inhil akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kabupaten Indragiri Hilir.
Harapan kami, melalui gerakan bersama ini, tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari peredaran maupun penyalahgunaan narkoba, sehingga generasi muda Inhil dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan berprestasi,” tutupnya.