SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Belaras, Polsek Mandah, melaksanakan kegiatan pengecekan sekaligus survei persiapan lahan penanaman jagung di area PT RSA Blok E33 Divisi I, Desa Belaras Barat, Kecamatan Mandah, Rabu (20/5/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Belaras BRIPKA Nurfajri bersama Askep PT RSA, Saudara Masri. Adapun lahan yang dipersiapkan untuk program penanaman jagung memiliki luas sekitar 1,5 hektare.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan sambang serta pengecekan kesiapan lahan yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai lokasi penanaman jagung guna mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
BRIPKA Nurfajri menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga turut mendukung sektor pertanian sebagai upaya menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Melalui kegiatan ini, Polri hadir untuk mendampingi masyarakat dan pihak perusahaan dalam mengoptimalkan potensi pertanian, khususnya penanaman jagung sebagai bagian dari program ketahanan pangan,” ujarnya.
Selain melakukan pengecekan lahan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi dan sinergi dengan masyarakat serta pihak perusahaan agar bersama-sama mendukung program pemerintah di bidang swasembada pangan
.
Program pendampingan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui aksi nyata yang bermanfaat langsung bagi warga.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
SIDIK24.COM,PEKANBARU.-Kodim 0314/Inhil berhasil meraih juara pertama pada lomba simulasi pemadam kebakaran dalam rangka optimalisasi perawatan kendaraan dan penggunaan mobil Damkar dukungan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan yang digelar oleh Korem 031/Wira Bima tersebut berlangsung di Makorem 031/WB, Rabu (20/5/2026), dan diikuti seluruh Kodim jajaran Korem 031/WB.
Pelatihan optimalisasi perawatan kendaraan dan penggunaan mobil Damkar itu dibuka langsung oleh Kasrem 031/WB, Kolonel Inf Tri Aji Sartono.
Dalam sambutannya, Kasrem 031/WB menyampaikan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan personel jajaran Korem 031/WB dalam menghadapi situasi kebakaran, sekaligus mendukung tugas penanggulangan bencana di wilayah.
“Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan personel dalam pengoperasian kendaraan damkar dan penanganan kebakaran secara cepat, tepat, dan aman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis kepada peserta terkait teknik dasar pemadaman api, prosedur penggunaan kendaraan pemadam kebakaran, hingga langkah-langkah penanganan keadaan darurat.
Melalui pelatihan dan simulasi itu, para personel diharapkan semakin profesional dan siap mendukung tugas perbantuan kepada pemerintah daerah maupun masyarakat dalam penanganan kebakaran serta bencana lainnya.
SIDIK24.COM,INHIL.-Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., menghadiri Apel Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Indragiri Hilir(Inhil) Tahun 2026 yang digelar di lapangan upacara Kantor Bupati Inhil, Kamis (21/5/2026).
Apel siaga tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Inhil, H. Herman, SE., MT., serta dihadiri unsur Forkopimda Inhil, Sekretaris Daerah Inhil, para asisten dan staf ahli bupati, pimpinan OPD dan badan di lingkungan Pemkab Inhil, Basarnas, para Danramil, Kapolsek, Manggala Agni, pimpinan perusahaan, serta undangan lainnya.
Peserta apel terdiri dari personel Kodim 0314/Inhil, Polres Inhil, Satpol PP Inhil, BPBD Inhil, Damkar Inhil, Tagana Dinas Sosial Inhil, Basarnas Inhil, Manggala Agni, dan perwakilan perusahaan.
Pelaksanaan Apel Siaga Karhutla ini merupakan bentuk kesiapsiagaan seluruh unsur dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Inhil.
Kegiatan tersebut juga menindaklanjuti Keputusan Gubernur Riau Nomor: KPTS.102/II/2026 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Karhutla Provinsi Riau Tahun 2026.
Dalam amanatnya, Bupati Inhil H. Herman menyampaikan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir memiliki tingkat kerawanan Karhutla yang cukup tinggi akibat luasnya kawasan gambut, terutama saat musim kemarau serta diperparah dengan fenomena Super El Nino yang menyebabkan kekeringan ekstrem dan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun 2023 terjadi kebakaran seluas 340,75 hektare dengan 692 titik api. Pada tahun 2024 mengalami penurunan menjadi 254,3 hektare dengan 534 titik api, dan kembali menurun pada tahun 2025 menjadi 166,6 hektare dengan 304 titik api.
Namun, hingga Mei tahun 2026 telah terjadi kebakaran seluas 179,4 hektare dengan 542 titik api.
Bupati menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan memberikan dampak besar terhadap lingkungan, kesehatan, ekonomi, pendidikan, hingga transportasi, sehingga langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama.
“Diperlukan peningkatan patroli, deteksi dini, koordinasi antarinstansi, sosialisasi kepada masyarakat, serta kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan Karhutla,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Inhil juga mengapresiasi seluruh pihak, baik BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, Basarnas, pemerintah kecamatan dan desa, pihak perusahaan, relawan, maupun masyarakat yang selama ini aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan Karhutla.
Bupati berharap seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat kebersamaan, disiplin, dan komitmen dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya bencana asap dan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Inhil.
Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penyerahan bibit pohon serta penyerahan maklumat larangan Karhutla dari Forkopimda Provinsi Riau dan Kapolda Riau.
Dandim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., di sela kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Kodim 0314/Inhil terus berkomitmen dan mendukung upaya bersama dalam mencegah serta menanggulangi potensi Karhutla di wilayah Inhil.
Menurutnya, dampak Karhutla sangat besar terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat, serta terdapat sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Ia menambahkan, saat ini Kodim 0314/Inhil terus melaksanakan upaya pencegahan Karhutla melalui Patroli, sosialisasi, dan imbauan kepada masyarakat yang dilakukan para Babinsa di lapangan yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran bersama terhadap dampak yang ditimbulkan akibat Karhutla.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polda Riau, Polres Indragiri Hilir, Polsek Kempas kembali melaksanakan kegiatan Monitoring perkembangan tanaman jagung di wilayah hukumnya
pada hari Selasa tanggal 19 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, bertempat di Desa Sungai Rabbit Kec.Kempas Kab. Inhil, Melaksanakan Kegiatan Monitoring Penanaman Jagung Dalam Rangka Mendukung Program Asta Cita Bapak Presiden Republik Indonesia.
Adapun luas lahan yang telah ditanami Jagung pada tahun 2026 oleh Polsek Kempas di Lahan Milik Saudara Sulaiman yang dikelola Secara Mandiri atau Pribadi Desa Sungai Rabbit Kec. Kempas Kab. Indragiri Hilir yakni seluas +- 1 Hektar. Adapun jenis jagung yang ditanam yaitu jagung pipil
Kapolsek Kempas IPTU Danu Hidayat.,S.E.,M.M., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta mendorong masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif secara optimal.
“Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga turut hadir mendukung program pembangunan nasional, termasuk dalam bidang pertanian. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan secara optimal”, Ujarnya.
Hasil kegiatan yang dilaksanakan antara lain :
1. Mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan didesa
2. Membangun Komunikasi kepada masyarakat/ warga untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan Pangan dan untuk mensejahterakan Ekonomi Mandiri masyarakat didesa.
3. Meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri melalui kegiatan Swasembada pangan demi kesejahteraan masyarakat didesa
Demikianlah yang dapat dilaporkan dari kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL.-Polda Riau, Polres Inhil, Polsek Kempas Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Kempas terus melakukan Monitoring terhadap program holtikultural Penanaman Slada yang berada di Desa Danau Pulai Indah kecamatan Kempas.
Kegiatan yang dimulai Pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2026 Pukul 08.30 Wib. Berlokasi diDusun Kelapa Sawit Desa Danau Pulai Indah Kec.Kempas Kabupaten Indragiri Hilir dengan luas kolam 25×50 M
Kegiatan Sambang serta monitoring Penanaman Sayur Slada dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Danau Pulai Indah AIPDA RAMADHAN PUTRA
turun langsung ke lokasi Bersama Masyarakat Pemilik Lahan Saudara Lukman Hakim untuk monitoring kondisi tanaman Sayur Slada, Selain melakukan pengecekan fisik tanaman, personel juga berdialog dengan masyarakat lahan terkait proses perawatan tanaman, serta kendala yang dihadapi selama masa tanam berlangsung.
Kapolsek Kempas IPTU DANU HIDAYAT, S.E.,.M.M Menyampaikan akan terus mendukung berbagai program ketahanan pangan melalui kegiatan Sambang Serta Monitoring Penanaman Sayur Slada, pendampingan petani, dan koordinasi bersama kelompok tani. Dengan sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Inhil semakin maju dan mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Hasil Kegiatan Sebagai Berikut:
1. Polri mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan di desa.
2. Membangun Komunikasi kepada masyarakat/warga untuk mendukung program pemerintah terkait Ketahanan Pangan dan untuk mensejahterakan masyarakat desa.
3. Meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri melalui kegiatan Swasembada Pangan demi kesejahteraan masyarakat desa
selama kegiatan Sambang Serta Monitoring Penanaman Sayur Slada berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan tertib.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kapolsek Tembilahan bersama personel rutin melakukan pengecekan lahan jagung milik masyarakat di wilayah hukum Polsek Tembilahan.
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan proses perawatan berjalan dengan baik. Selain itu, kehadiran pihak kepolisian juga menjadi bentuk dukungan dan motivasi kepada para petani agar terus semangat meningkatkan hasil pertanian.
Kapolsek Tembilahan IPDA RIPAL INDRAWATA SH.,MH,. mengatakan bahwa program ketahanan pangan merupakan salah satu upaya bersama dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Polri turut aktif mendukung melalui pendampingan dan pemantauan langsung di lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan tanaman jagung tumbuh dengan baik serta memberikan semangat kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif,” ujarnya.
Dalam pengecekan tersebut, personel juga berdialog dengan para petani terkait kondisi tanaman, kebutuhan pupuk, hingga kendala yang dihadapi selama masa penanaman.
Kegiatan rutin ini diharapkan mampu memperkuat sinergitas antara Polri dan masyarakat serta mendorong terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di wilayah Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.
SIDIK24.COM,INHIL.-Komandan Kodim (Dandim) 0314/Indragiri Hilir, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han. menghadiri acara Zoom Launching peresmian operasionalisasi 1061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Sungai Gantang, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (16/05/2026).
Kegiatan yang berpusat di Jalan Lintas Rengat-Tembilahan, Dusun Rumbai Sejuk, Desa Sungai Gantang ini, terhubung langsung secara virtual dengan agenda peresmian nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Prabowo Subianto.
Selain Dandim 0314/Inhil, turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Inhil H. Herman, S.E., M.T., Ketua DPRD Inhil di wakili wakil ketua I Ir. H. Amd. Junaidi An, M.Si., serta unsur Forkopimcam Kecamatan Kempas.
Rangkaian acara diawali dengan peninjauan bangunan KDKMP oleh rombongan Forkopimda dan Forkopimcam, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian diteruskan dengan mendengarkan sambutan dari Menteri Koperasi dan Pangan (Menkopangan) RI.
Puncak acara ditandai dengan kata sambutan serta peresmian operasionalisasi 1061 Kopdes di seluruh wilayah Indonesia oleh Presiden RI, Ir. Prabowo Subianto secara virtual.
Disela kegiatan, Dandim menyampaikan bahwa di Kabupaten Indragiri Hilir terdapat 236 desa dan kelurahan yang menjadi target program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Ia menjelaskan, hingga saat ini pembangunan fisik koperasi terus berjalan. Sebanyak 87 unit bangunan telah dibangun, dengan rincian 21 unit selesai dan 66 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Kegiatan Zoom Launching ini dilaksanakan dalam rangka peresmian operasional KDKMP di seluruh wilayah Indonesia. Program strategis ini diharapkan mampu menjadi stimulus kuat dalam membantu dan meningkatkan kualitas ekonomi kerakyatan, sehingga masyarakat desa dapat lebih sejahtera dan maju secara mandiri.
SIDIK24.COM,INHIL.-Kepala Desa Sungai Intan, Ahmad Ependi menghadiri kegiatan Pelepasan dan Perpisahan peserta didik PAUD, MI, MTs dan MA Madrasah Jami’atul Islamiyah angkatan tahun ajaran 2025/2026 yang dilaksanakan di Halaman Madrasah Jami’atul Islamiyah Parit Sungai Nibung 16, Dusun Sungai Nibung, Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Minggu (17/05/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana haru serta dihadiri oleh Ketua Yayasan Raudhatul Musyarakah Muhammad Yani, seluruh majelis guru, wali murid serta para undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Sungai Intan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan pada jenjang masing-masing. Beliau juga berharap para lulusan dapat terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta menjadi generasi yang berilmu, berakhlak dan membanggakan orang tua maupun daerah.
“Kegiatan ini bukan hanya menjadi momen perpisahan, namun juga menjadi awal langkah baru bagi para siswa untuk terus mengejar cita-cita dan masa depan yang lebih baik,” ujar beliau.
Acara turut diisi dengan berbagai penampilan dari para siswa, pemberian penghargaan serta prosesi pelepasan yang menambah semarak dan harunya suasana kegiatan.
Pemerintah Desa Sungai Intan mengucapkan selamat kepada seluruh siswa-siswi PAUD, MI, MTs dan MA Madrasah Jami’atul Islamiyah angkatan tahun 2025/2026, semoga sukses dan terus meraih prestasi di masa mendatang.
SIDIK24.COM,PEKANBARU.-Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Satgas Darurat Pembangunan/Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II Polda Riau. Hingga Minggu (17/5/2026), sebanyak 42 jembatan di berbagai wilayah Riau berhasil diselesaikan dan kini telah dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pembangunan dan renovasi jembatan tersebut dilaksanakan oleh personel gabungan Satbrimob Polda Riau, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau dengan total kekuatan 120 personel. Program ini menjadi bagian dari implementasi Commander Wish Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto terkait peningkatan akses masyarakat pedesaan, keselamatan warga, hingga mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di daerah terpencil.
Jembatan-jembatan yang selesai dibangun tersebar di sejumlah kabupaten/kota seperti Siak, Dumai, Rohil, Rohul, Kampar, Bengkalis, Inhil, Inhu, Pelalawan, Kuansing hingga Kepulauan Meranti. Sebagian besar jembatan menjadi akses vital masyarakat menuju sekolah, kebun, tempat ibadah hingga pusat aktivitas ekonomi warga.
Di sejumlah lokasi, kehadiran jembatan baru bahkan langsung dirasakan manfaatnya oleh pelajar. Anak-anak sekolah yang sebelumnya harus melintasi jembatan rusak dan membahayakan, kini dapat berangkat belajar dengan aman dan nyaman.
Selain itu, akses petani dan nelayan menuju lokasi usaha juga semakin lancar sehingga berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Meski demikian, Satgas masih terus melanjutkan pengerjaan 35 jembatan lainnya yang saat ini berada dalam tahap pembangunan. Beberapa proyek telah menunjukkan progres signifikan, bahkan mendekati tahap penyelesaian.
Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Pembangunan jembatan ini adalah bentuk pengabdian dan kepedulian kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar, dan roda perekonomian desa tetap berjalan,” ujar Dansat Brimob Polda Riau.
Ia menambahkan, seluruh personel yang terlibat bekerja maksimal di lapangan meski menghadapi berbagai tantangan geografis dan kondisi cuaca.
“Kami akan terus bekerja sampai seluruh target pembangunan tahap kedua ini selesai. Semangat personel di lapangan sangat luar biasa karena mereka tahu jembatan yang dibangun akan menjadi harapan baru bagi masyarakat,” tambahnya.
Dari total pengerjaan yang berlangsung saat ini, terdapat pula 6 jembatan lain yang telah memasuki tahap persiapan pembangunan.
Program pembangunan jembatan merah putih presisi ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu menjawab kebutuhan dasar warga di daerah terpencil yang selama ini terkendala akses transportasi.
Dengan selesainya puluhan jembatan tersebut, Polda Riau tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun konektivitas, keselamatan, dan harapan baru bagi masyarakat di pelosok Bumi Lancang Kuning.
*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.
Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau
SIDIK24.COM,INHIL.-Semangat gotong royong kembali terlihat dalam program pembangunan dan perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3 yang digelar Polres Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (16/5/2026). Dua lokasi pengerjaan di wilayah Polsek Tembilahan dan Polsek Batang Tuaka terus dikebut demi memperlancar akses masyarakat di daerah pesisir dan permukiman warga.
Di Kelurahan Pekan Arba, Kecamatan Tembilahan, personel Polsek Tembilahan bersama aparat kelurahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga warga setempat bahu-membahu melanjutkan pembangunan jembatan di Jalan Bersama RT 04 RW 05.
Jembatan dengan ukuran 23 x 1,5 meter tersebut kini memasuki progres pengerjaan sekitar 18 persen. Tahapan pekerjaan yang dilakukan meliputi pemasangan rangkaian besi jembatan dan bagisting atau mal pengecoran.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari itu berlangsung penuh kebersamaan. Kehadiran masyarakat yang ikut membantu menunjukkan tingginya harapan warga terhadap akses jembatan yang lebih aman dan layak digunakan untuk aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, di wilayah Dusun Panglima, Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, pembangunan jembatan juga terus berjalan. Personel Polsek Batang Tuaka bersama anggota Sat Brimob Polda Riau, pekerja, dan masyarakat setempat melakukan sejumlah tahapan pekerjaan mulai dari perakitan besi pondasi, pembuatan papan mal pondasi, pengecoran pondasi hingga pembuatan jerambah kayu.
Jembatan yang dibangun di Parit Panglima tersebut memiliki ukuran cukup panjang, yakni 168 x 2 meter, dengan progres pengerjaan mencapai 25 persen.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K. menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses transportasi yang aman dan memadai.
“Program ini bukan sekadar membangun jembatan fisik, tetapi juga membangun harapan dan memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama di daerah yang membutuhkan akses penghubung yang layak,” ujar Kapolres Inhil.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan banyak unsur, mulai dari personel kepolisian, pemerintah setempat hingga masyarakat sekitar.
“Semangat gotong royong yang terlihat di lapangan menjadi kekuatan utama. Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman, nyaman dan lancar,” tambahnya.
Kapolres Inhil juga berharap keberadaan Jembatan Merah Putih Presisi nantinya tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, mempermudah akses anak-anak menuju sekolah, serta mempererat kebersamaan warga di pelosok daerah.