SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam upaya menyukseskan program ketahanan pangan nasional di tingkat desa, jajaran Polsek Keritang terus aktif turun ke lapangan. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Desa Sencalang, BRIPKA Erwin, yang melakukan monitoring langsung ke salah satu perkebunan hortikultura milik warga binaannya pada [Sabtu/23 Mei 2026].
Kegiatan sambang pertanian kali ini menyasar perkebunan cabai milik Saudara Nur Cahyo, yang berlokasi di RT 003 / RW 003, Dusun Kuala Sei Akar, Desa Sencalang, Kecamatan Keritang.
Di atas lahan produktif berukuran 20 x 20 meter tersebut, BRIPKA Erwin melihat langsung perkembangan tanaman cabai yang tengah dirawat intensif oleh pemiliknya. Kehadiran personel Polri ini tidak hanya untuk memantau situasi kamtibmas, tetapi juga untuk memberikan motivasi serta ruang diskusi terkait kendala pertanian yang dihadapi petani lokal.
”Kami ingin memastikan bahwa ketahanan pangan di tingkat desa berjalan mandiri dan kuat. Kebun cabai milik Pak Nur Cahyo ini adalah contoh nyata bagaimana pemanfaatan lahan pekarangan atau lahan terbatas bisa berdampak besar bagi ekonomi keluarga dan pemenuhan kebutuhan pangan lokal,” ujar BRIPKA Erwin di sela-sela kegiatannya.
Sementara itu, Nur Cahyo selaku pemilik kebun mengaku sangat terbantu dengan kepedulian dan kehadiran Bhabinkamtibmas yang rutin memberikan semangat bagi para petani di Dusun Kuala Sei Akar.
Secara terpisah, Kapolsek Keritang AKP Yosi menyatakan bahwa aksi monitoring yang dilakukan oleh BRIPKA Erwin merupakan komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Dengan terjaganya sektor pertanian, diharapkan stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Keritang tetap kokoh dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL -Dalam rangka mendukung Program Manajemen Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau, personel Polsek Tempuling melaksanakan kegiatan pengecekan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 13.00 WIB di lahan pertanian milik Saryono yang berada di Jalan Merdeka, Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Fokus pengecekan dilakukan terhadap tanaman Cabe sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Adapun personel yang melaksanakan kegiatan yakni AIPDA Rahmat H., AIPDA Kusuma N., dan BRIPDA Y.F. Sitorus. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat menjadi bentuk nyata dukungan terhadap para petani serta penguatan sektor pertanian di wilayah binaan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Tempuling turut mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian guna mengoptimalkan potensi lokal dan menjaga kestabilan ketersediaan pangan di Kecamatan Tempuling.
Selain itu, personel juga membangun komunikasi aktif dengan masyarakat untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap Program Kapolda Riau dalam Manajemen Swasembada Ketahanan Pangan tingkat nasional sekaligus wujud nyata bahwa Polri hadir dan peduli terhadap para petani.
Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di Kelurahan Tagaraja, Bhabinkamtibmas Tagaraja AIPDA M. Agung Sapta Putra menyambangi petani yang mengelola lahan sayur di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Tagaraja, Kecamatan Kateman, Jumat [22/5/2026] pukul 14.30 WIB.
Kegiatan dilakukan di lahan milik Sdra. UJANG yang dimanfaatkan untuk budidaya sayuran. Jenis tanaman yang ditanam meliputi cabai, kangkung, dan bayam yang diperuntukkan bagi kebutuhan konsumsi masyarakat Tagaraja.
Saat sambang, AIPDA M. Agung Sapta Putra berdialog langsung dengan petani terkait perkembangan tanaman, perawatan, serta kendala yang dihadapi di lapangan. Ia menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan memastikan pemanfaatan lahan produktif berjalan optimal.
“Kami hadir untuk memantau dan memberi motivasi kepada petani agar hasil pertanian bisa maksimal. Ini sejalan dengan program ketahanan pangan nasional yang digalakkan pemerintah,” ujarnya.
Pemilik lahan, UJANG, mengapresiasi kunjungan dan pendampingan dari Bhabinkamtibmas. Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu meningkatkan hasil panen untuk memenuhi kebutuhan warga sekitar.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional, Polsek Mandah melaksanakan kegiatan pengecekan persiapan lahan penanaman jagung di wilayah Desa Pelanduk, Kecamatan Mandah, Jumat (22/05/2026).
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 09.30 WIB tersebut dilaksanakan di lahan milik PT GIN, tepatnya di Blok D8A Divisi F Desa Pelanduk dengan luas lahan sekitar 1 hektar yang akan dimanfaatkan untuk program penanaman jagung.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Mandah IPTU RD. Sandi bersama Humas PT GIN saudara Dimas.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan sambang serta survei kesiapan lahan guna memastikan program ketahanan pangan berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Kapolsek Mandah melalui personelnya menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Selain melakukan pengecekan lahan, personel juga membangun komunikasi dan memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mendukung program ketahanan pangan, khususnya di sektor pertanian jagung yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian warga.
Melalui kegiatan ini, Polsek Mandah juga berupaya mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan guna mengoptimalkan potensi lokal yang ada di desa. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan swasembada pangan.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Pemerintah Kecamatan Tempuling bersama TNI-Polri, perusahaan, serta Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan Apel Bersama Stake Holder dan MPA di Halaman Kantor Camat Tempuling, Jalan Merdeka Timur, Kelurahan Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Jumat (22/5/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri sekitar 150 peserta dari unsur Forkopimcam, aparat desa dan kelurahan, personel TNI-Polri, Satpol PP, pihak perusahaan, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA).
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tempuling Hj. Salawati, S.H., M.H., Kapolsek Tempuling yang diwakili Kanit Reskrim IPDA Ahmad Akhiruddin, S.I.P., M.H., Danramil 03 Tempuling yang diwakili Babinsa Serka Wisnu Hartono, Sekcam Tempuling Bizarmi, S.Sos., Kasi Trantib H. Khaidir, SE., perwakilan PT SRL dan PT SAGM, para lurah dan kepala desa se-Kecamatan Tempuling, serta unsur terkait lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel siaga, penyampaian amanat pimpinan apel, doa bersama, hingga pemeriksaan peralatan pemadam kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peragaan alat pemadam, simulasi penggunaan mesin pemadam, pengenalan aplikasi DLK, serta simulasi pemadaman api.
Dalam amanatnya, Camat Tempuling Hj. Salawati menegaskan bahwa penanganan Karhutla menjadi perhatian serius Kapolda Riau dan Bupati Indragiri Hilir. Oleh sebab itu, seluruh unsur terkait diminta bersinergi dalam melakukan pencegahan maupun penanganan Karhutla.
Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Seluruh pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, kelurahan, perusahaan, MPA hingga masyarakat harus bekerja sama mengantisipasi terjadinya Karhutla di wilayah Kecamatan Tempuling,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Polsek Tempuling yang selama ini aktif melakukan patroli Karhutla, penyebaran maklumat larangan membakar hutan dan lahan, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak fenomena El Nino yang menyebabkan musim kemarau lebih panjang, termasuk ancaman kekurangan air bersih dan gangguan kesehatan akibat cuaca panas ekstrem.
Apel siaga tersebut juga menjadi momentum pengecekan kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla milik perusahaan, pemerintah kecamatan, maupun desa dan kelurahan. Berbagai peralatan seperti mesin pompa air, mesin damkar, selang, hingga perlengkapan pendukung lainnya diperiksa secara langsung guna memastikan kesiapan apabila terjadi kebakaran.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla, meningkatkan deteksi dini terhadap hotspot, serta memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya membuka lahan dengan cara dibakar.
SIDIK24.COM,INHIL.-Polda Riau, Polres Inhil, Polsek Kempas Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Kempas terus melakukan Sambangi dan Monitoring terhadap program hortikultura Penanaman Cabe Rawit yang berada di Desa Pekan tua kec. Kempas, Kab Inhil-Riau.
Kegiatan yang dimulai Pada hari Kamis tanggal 21 Mei 2026 Pukul 08.30 Wib. Berlokasi di Dusun Kelapa Gading Desa Pekan Tua Kec.Kempas Kabupaten Indragiri Hilir dengan luas Lahan 25×50 M
Kegiatan Sambang serta monitoring Penanaman Cabe Rawit dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Kulim Jaya Indah BRIPKA M.KHOIRI turun langsung ke lokasi Bersama Masyarakat Pemilik Lahan Saudara Haji Jajat untuk monitoring kondisi tanaman Cabe Rawit, Selain melakukan pengecekan fisik tanaman, personel juga berdialog dengan masyarakat lahan terkait proses perawatan tanaman, serta kendala yang dihadapi selama masa tanam berlangsung.
Kapolsek Kempas IPTU DANU HIDAYAT, S.E,.M.M Menyampaikan akan terus mendukung berbagai program ketahanan pangan melalui kegiatan Sambangi Serta Monitoring Penanaman Cabe Rawit, pendampingan petani, dan koordinasi bersama kelompok tani. Dengan sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Inhil semakin maju dan mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Hasil Kegiatan yang dilaksanakan oleh Polri mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan di desa.” Ujar Kapolsek kempas.
Membangun Komunikasi kepada masyarakat/warga untuk mendukung program pemerintah terkait Ketahanan Pangan dan untuk mensejahterakan masyarakat desa.
Meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri melalui kegiatan Swasembada Pangan demi kesejahteraan masyarakat desa
Demikianlah yang dapat dilaporkan dari kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL -Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polda Riau, Polres Inhil dan Polsek Kempas kembali melaksanakan kegiatan Monitoring perkembangan tanaman Pangan Hortikultura Terong Unggu, Cabai dan Kacang Panjang didesa bayas jaya Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau pada Jumat, 22 Mei 2026 pukul 10.00 WIB. Dalam Rangka Mendukung Program Asta Cita Bapak Presiden Republik Indonesia.
Adapun luas lahan yang telah ditanami Tanaman Pangan pada tahun 2026 oleh Polsek Kempas di Lahan Milik Sdr. Joko yang dikelola Secara Mandiri atau Pribadi Desa Bayas Jaya Kec. Kempas Kab. Indragiri Hilir yakni seluas +- 1 Hektar. Adapun jenis Tanaman yang ditanam yaitu Terong ungu, Cabe, kacang panjang
Kapolsek Kempas IPTU Danu Hidayat.,S.E.,M.M., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan serta mendorong masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif secara optimal.
“Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga turut hadir mendukung program pembangunan nasional, termasuk dalam bidang pertanian. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan secara optimal”, Ujarnya Kapolsek Kempas IPTU DANU HIDAYAT, S.E.,M.M.
Hasil kegiatan yang dilaksanakan antara lain :
– Mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan didesa
– Membangun Komunikasi kepada masyarakat/ warga untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan Pangan dan untuk mensejahterakan Ekonomi Mandiri masyarakat didesa.
– Meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri melalui kegiatan Swasembada pangan demi kesejahteraan masyarakat didesa
Demikianlah yang dapat dilaporkan dari kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Mandah melaksanakan kegiatan sambang dan koordinasi terkait persiapan panen jagung di Desa Pelanduk, Kecamatan Mandah, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 WIB tersebut dilaksanakan di rumah Kepala Desa Pelanduk, Sdr. S. Samsul Hadi, S.H., M.H., dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Mandah IPTU Indra Jaya, S.H., bersama personel serta unsur pemerintahan desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Binmas Polsek Mandah IPTU RD. Sandi N, Bhabinkamtibmas Desa Pelanduk AIPTU Sigit Triono, serta Kepala Desa Pelanduk Sdr. S. Samsul Hadi.
Koordinasi dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang dikelola oleh BUMDes Desa Pelanduk, khususnya pada sektor pertanian jagung dan jahe dengan luas lahan sekitar 3 hektar.
Kapolsek Mandah IPTU Indra Jaya, S.H., mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga ikut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Melalui kegiatan ini, Polsek Mandah terus membangun sinergi bersama pemerintah desa dan masyarakat guna mendukung keberhasilan program swasembada pangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Mandah juga memberikan pendampingan dan motivasi kepada masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan agar potensi lokal dapat dimaksimalkan serta ketersediaan pangan tetap terjaga.
Selain itu, komunikasi dan edukasi kepada masyarakat terus dilakukan agar warga semakin mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional. Kehadiran Polri dalam program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri melalui aksi nyata yang langsung dirasakan masyarakat.
Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan penuh keakraban sebagai wujud sinergitas antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Mandah.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung Program Manajemen Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau, Bhabinkamtibmas Desa Harapan Jaya Polsek Tempuling melaksanakan kegiatan pengecekan ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (21/5/2026).
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB hingga selesai di RT 05 RW 03 Dusun Sukajadi, Desa Harapan Jaya, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Inhil-Riau. Pengecekan dilakukan pada lahan pertanian milik Sdri. Suroso dengan komoditas tanaman timun.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Harapan Jaya AIPDA Kusuma Nusantara sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian sebagai langkah mengoptimalkan potensi lokal dan menjaga kestabilan ketersediaan pangan di Kecamatan Tempuling.
Selain melakukan pengecekan lahan, AIPDA Kusuma Nusantara juga membangun komunikasi dan memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu mempererat hubungan kemitraan serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Kapolda Riau dalam rangka Manajemen Swasembada Ketahanan Pangan tingkat nasional sekaligus wujud nyata bahwa Polri hadir sebagai sahabat petani demi kesejahteraan masyarakat.
SIDIK24.COM,INHIL.-Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir menggelar Apel Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Indragiri Hilir, Kamis (21/5/2026) pagi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Indragiri Hilir H. Herman, SE., MT., sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Apel siaga ini dihadiri unsur Forkopimda, TNI-Polri, OPD, BPBD, Basarnas, Manggala Agni, para camat, perusahaan perkebunan dan kehutanan, hingga relawan penanggulangan bencana. Hadir pula Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., Dandim 0314/Inhil Letkol Arm. Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., serta sejumlah pejabat daerah lainnya.
Dalam amanatnya, Bupati Indragiri Hilir menyampaikan bahwa pelaksanaan apel siaga Karhutla merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Riau Nomor KPTS.102/II/2026 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Karhutla Provinsi Riau Tahun 2026.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir memiliki tingkat kerawanan Karhutla yang cukup tinggi akibat luasnya kawasan gambut, terutama saat musim kemarau dan diperparah fenomena Super El Nino yang menyebabkan kekeringan ekstrem.
Karhutla memberikan dampak besar terhadap lingkungan, kesehatan, ekonomi, pendidikan hingga transportasi. Oleh sebab itu, pencegahan harus menjadi prioritas utama melalui patroli terpadu, deteksi dini, koordinasi lintas sektor, serta sosialisasi kepada masyarakat,” ujar Bupati dalam amanatnya.
Berdasarkan data yang disampaikan, luas kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir menunjukkan tren penurunan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023 tercatat kebakaran seluas 340,75 hektar dengan 692 titik api, tahun 2024 menurun menjadi 254,3 hektar dengan 534 titik api, dan tahun 2025 kembali turun menjadi 166,6 hektar dengan 304 titik api.
Namun demikian, hingga Mei 2026 telah terjadi kebakaran seluas 179,4 hektar dengan 542 titik api, di mana Kecamatan Gaung menjadi wilayah dengan titik api terbanyak.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan sarana dan prasarana penanggulangan Karhutla oleh Bupati Inhil bersama unsur Forkopimda, foto bersama, penyerahan maklumat larangan pembakaran hutan dan lahan oleh Kapolres Indragiri Hilir, serta penyerahan bibit pohon dalam program Green Policing.
Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., melalui kegiatan tersebut juga mensosialisasikan program Green Policing sebagai langkah preventif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, pembagian maklumat larangan membakar hutan dan lahan dilakukan kepada pemerintah daerah, instansi terkait, perusahaan, dan masyarakat sebagai bentuk komitmen bersama dalam mencegah Karhutla di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.
Apel siaga tersebut turut melibatkan personel gabungan dari Kodim 0314/Inhil, Polres Inhil, BPBD, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, DLHP, Tagana, Basarnas, Manggala Agni, serta sejumlah perusahaan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 08.50 WIB dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah daerah berharap melalui apel siaga ini seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat sinergi, disiplin, dan komitmen bersama dalam mencegah terjadinya Karhutla serta bencana kabut asap di Kabupaten Indragiri Hilir.
Kapolres Indragiri Hilir Farouk Oktora AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., menyampaikan bahwa penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi dan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat serta stakeholder terkait.
Apel Siaga Karhutla ini merupakan bentuk kesiapan dan keseriusan kita bersama dalam mengantisipasi serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Indragiri Hilir. Pencegahan menjadi langkah utama yang harus kita kedepankan agar bencana asap tidak kembali terjadi dan merugikan masyarakat,” ujar Kapolres.
AKBP Farouk Oktora juga menegaskan bahwa Polres Indragiri Hilir akan terus meningkatkan patroli terpadu, sosialisasi, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam upaya menjaga lingkungan dan mencegah Karhutla.
Melalui program Green Policing, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Menjaga alam adalah tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang,” tambahnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Kami mengajak seluruh masyarakat, perusahaan, dan unsur terkait untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Indragiri Hilir tetap aman dari Karhutla. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena selain merusak lingkungan juga memiliki konsekuensi hukum,” tegasnya.
Ia berharap sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, perusahaan, relawan, dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga penanganan serta pencegahan Karhutla di Kabupaten Indragiri Hilir dapat berjalan optimal.