SIDIK24.COM,PEKANBARU.-Semangat olahraga dan kepedulian lingkungan bersatu dalam gelaran Riau Bhayangkara Run 2026. Polda Riau secara resmi meluncurkan ajang lari bergengsi ini di area Car Free Day Pekanbaru pada Minggu, 10 Mei 2026. Mengusung tagline inspiratif “Run With Purpose, Move Forward With Riau”, event yang akan dilaksanakan pada 19 Juli 2026 ini diprediksi menjadi salah satu magnet olahraga terbesar di Pulau Sumatera.
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menegaskan bahwa agenda ini melampaui sekadar kompetisi fisik. Riau Bhayangkara Run hadir sebagai pemantik solidaritas kemanusiaan dan etika lingkungan.
Di tengah ancaman fenomena “Super El Nino” yang diprediksi BMKG melanda Riau pada Juni hingga Agustus 2026, ajang ini membawa misi krusial: mengedukasi masyarakat mengenai mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Berlari bukan hanya untuk kesehatan, melainkan wujud nyata kepedulian kolektif menjaga bumi Lancang Kuning dari bencana kabut asap.
Titik start dan finish akan dipusatkan di Mapolda Riau, menciptakan rute yang ikonik melintasi jantung kota. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi riaubhayangkararun.com, dengan jadwal pengambilan race pack pada 17-18 Juli 2026 di Gelanggang Remaja Pekanbaru.
Inisiatif Polda Riau ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang menilai program ini sebagai langkah inovatif Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui pendekatan humanis, olahraga, dan keberlanjutan lingkungan. Mari berlari, berkontribusi, dan bergerak maju bersama Riau. Terimakasih POLRI.
SIDIK24.COM,PEKANBARU — Komitmen Polda Riau dalam menghadirkan akses yang aman dan layak bagi masyarakat pedesaan terus diwujudkan melalui Satgas Darurat Pembangunan dan Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II. Hingga Rabu (13/5/2026), sebanyak 39 jembatan di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan masyarakat.
Program kemanusiaan yang melibatkan 120 personel gabungan dari Satbrimob, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, hingga mendukung akses pendidikan anak-anak di desa.
Sejumlah jembatan yang telah rampung tersebar di wilayah Siak, Dumai, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Pelalawan hingga Kuantan Singingi. Jembatan-jembatan tersebut sebelumnya dalam kondisi rusak, membahayakan warga, bahkan menghambat akses pelajar menuju sekolah.
Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K.,M.H., M.Hum. memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Satgas Darurat Pembangunan Jembatan tersebut. Menurutnya, program ini merupakan implementasi nyata Polri Presisi yang hadir membantu kebutuhan dasar masyarakat.
“Jembatan bukan hanya sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung harapan masyarakat menuju pendidikan, ekonomi, pelayanan kesehatan dan kehidupan yang lebih baik. Saya mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang bekerja tanpa kenal lelah demi masyarakat,” ujar Kapolda Riau.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sederhana namun menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri kepada rakyat.
“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri. Ketika akses terbuka, roda ekonomi bergerak, anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” tambahnya.
Sementara itu, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. menjelaskan, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan gotong royong bersama masyarakat setempat. Selain membangun konstruksi baru, personel juga melakukan renovasi total terhadap jembatan yang sudah tidak layak digunakan.
“Pembangunan ini bukan sekadar membangun fisik jembatan, tetapi juga membangun harapan masyarakat agar aktivitas sehari-hari menjadi lebih aman dan lancar,” ujarnya.
Tak hanya yang telah selesai, saat ini terdapat 37 jembatan lainnya yang masih dalam proses pembangunan di sejumlah daerah. Progres pengerjaan bervariasi, mulai dari tahap pondasi hingga finishing. Sementara tujuh titik lainnya telah memasuki tahap persiapan pembangunan.
Beberapa proyek yang menjadi perhatian di antaranya pembangunan jembatan sepanjang 168 meter di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, serta pembangunan akses penghubung desa di wilayah Kuantan Singingi, Bengkalis, Pelalawan, hingga Kota Dumai.
Program Satgas Darurat Pembangunan Jembatan ini sendiri merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya keselamatan, akses pendidikan dan social inclusion bagi masyarakat pedesaan.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi secara umum berlangsung aman dan kondusif. Meski di beberapa lokasi sempat terkendala cuaca hujan dan kondisi arus air deras, proses pengerjaan tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Melalui program ini, Polda Riau berharap pembangunan jembatan dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat pedalaman sekaligus memperkuat hubungan humanis antara Polri dan warga di seluruh pelosok Bumi Lancang Kuning.
*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.
Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan tahun 2026, Polda Riau, Polres Inhil, Polsek Kempas terus aktif melakukan Pengecekan serta pendampingan terhadap perkembangan tanaman jagung milik masyarakat di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung sektor pertanian agar tetap produktif dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pada hari Jumat, tanggal 15 Mei 2026 sekira Pukul 09.00 WIB Bertempat di Dusun 3 Desa Bayas Jaya Kec. Kempas telah dilaksanakan Pengecekan Perkembangan Hasil Tanaman Jagung oleh Banit Samapta Polsek Kempas
Pengecekan dilakukan dilahan yang ditanami Jagung oleh Kelompok Tani bekerjasama dengan Pihak Polsek Kempas dengan luas lahan seluas -+ 1.5 Hektar, yang terletak di Dusun 3 Desa Bayas Jaya Kec. Kempas
Kegiatan pengecekan diawasi Oleh
Banit Samapta Polsek Kempas BRIGADIR WAWAN TRI WAHYUDI turun langsung ke lokasi untuk memantau kondisi tanaman jagung. Selain melakukan pengecekan fisik tanaman, personel juga berdialog dengan masyarakat lahan terkait proses perawatan tanaman, kondisi tanah, serta kendala yang dihadapi selama masa tanam berlangsung.
Kapolsek Kempas IPTU DANU HIDAYAT, S.E.,.M.M Menyampaikan akan terus mendukung berbagai program ketahanan pangan melalui kegiatan pengecekan lahan, pendampingan petani, dan koordinasi bersama kelompok tani. Dengan sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Inhil semakin maju dan mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Kegiatan Pengecekan lahan Jagung Dusun 3 Desa Bayas Jaya Kec. Kempas, berakhir sekira pukul 10.30 wib, selama kegiatan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan tertib.
SIDIK24.COM,INHIL.-Upaya meningkatkan akses transportasi masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hilir melalui program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Gelombang 3. Pada Kamis (14/5/2026) pagi, pembangunan jembatan di Dusun Panglima, Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, terus berjalan dengan progres pengerjaan mencapai 20 persen.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Batang Tuaka IPTU Andrianto, SH, MH bersama personel Polsek Batang Tuaka, personel Satbrimob Polda Riau, para pekerja, serta masyarakat setempat yang turut bergotong royong mendukung pembangunan.
Adapun personel yang terlibat terdiri dari IPDA Herimon, AIPTU Romi Martha, dan AIPDA Bayu H.S dari Polsek Batang Tuaka. Sementara dari Satbrimob Polda Riau dipimpin IPDA Zus Hendryck Marga Saputra, SH bersama sejumlah personel Brimob lainnya.
Pembangunan jembatan dilaksanakan di Parit Panglima RT 026 RW 008 Dusun Panglima Desa Kuala Sebatu. Jembatan tersebut memiliki ukuran panjang 168 meter dengan lebar 2 meter dan diharapkan menjadi sarana vital penunjang mobilitas warga.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah tahapan pekerjaan telah dilakukan, di antaranya pemancangan kayu cerucuk pondasi, perakitan besi pondasi, pembuatan papan mal atau kotak cor pondasi, pengecoran pondasi, hingga pembuatan jerambah kayu
.
Kehadiran personel Polri bersama Brimob dan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi wujud nyata sinergitas dan kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur warga di wilayah pelosok.
Hingga saat ini proses pengerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Situasi selama kegiatan berlangsung dilaporkan aman, tertib, dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL.-Pemerintah Desa Desa Sungai Intan melaksanakan kegiatan Penghitungan Suara Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode 2026–2034 yang bertempat di Aula Kantor Desa Sungai Intan, Rabu (13/05/2026) pukul 13.00 WIB S/D Selesai.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib, aman dan kondusif serta dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sungai Intan, Bapak Ahmad Ependi, S.Pd.I., NLP., S.A.P., DANRAMIL, BABINSA, BHABINKAMTIBMAS, Ketua BPD serta Ketua TP PKK Desa Sungai Intan.
Proses penghitungan suara dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh para calon, panitia serta masyarakat yang hadir. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses demokrasi desa dalam menentukan perwakilan masyarakat yang akan duduk sebagai anggota BPD Desa Sungai Intan periode 2026–2034.
Adapun hasil rekapitulasi perhitungan suara calon anggota BPD Desa Sungai Intan Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir Periode 2026–2034 adalah sebagai berikut:
Keterwakilan Khusus Perempuan Satu Desa
Nomor Urut 1 : Desi Ratnasari — 342 suara
Nomor Urut 2 : Selvia Astari — 323 suara
Keterwakilan Dusun Karya Makmur
Nomor Urut 1 : Samsuri — 55 suara
Nomor Urut 2 : Mohd. Hartono — 83 suara
Keterwakilan Dusun Sungai Pinang
Nomor Urut 1 : Nur’aini — 13 suara
Nomor Urut 2 : Sahruli, S.Pd — 125 suara
Keterwakilan Dusun Sungai Intan
Nomor Urut 1 : Nurhalizah — 54 suara
Nomor Urut 2 : Miranda Yusnita — 52 suara
Nomor Urut 3 : Sarkawi — 83 suara
Nomor Urut 4 : Sri Wahyuni — 63 suara
Keterwakilan Dusun Sungai Nibung dan Dusun Cempaka
Nomor Urut 1 : Ardian — 109 suara
Nomor Urut 2 : Hermansyah — 106 suara
Dengan selesainya proses penghitungan suara ini, diharapkan anggota BPD terpilih nantinya dapat menjalankan amanah masyarakat dengan baik serta mampu bersinergi bersama Pemerintah Desa dalam membangun Desa Sungai Intan menjadi lebih maju dan sejahtera
SIDIK24.COM,INHIL.-Pemerintah Desa (Pemdes) Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, melaksanakan proses Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode 2026-2034 pada Rabu (13/05/2026). Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar serta mendapat antusias dari masyarakat Desa Sungai Intan.
Pelaksanaan pemilihan dilaksanakan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah ditentukan oleh panitia pemilihan BPD. Masyarakat yang memiliki hak pilih hadir untuk memberikan suaranya sebagai bentuk partisipasi dalam menentukan wakil masyarakat di tingkat desa.
Kepala Desa Sungai Intan, Bapak Ahmad Ependi, S.Pd.I., NLP., S.A.P menyampaikan bahwa pemilihan anggota BPD merupakan bagian penting dalam proses demokrasi desa guna memilih perwakilan masyarakat yang akan bekerja sama dengan pemerintah desa dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan desa.
“Semoga pelaksanaan pemilihan anggota BPD ini berjalan aman, damai, tertib serta menghasilkan anggota BPD yang amanah dan mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Sungai Intan,” ujarnya.
Panitia pemilihan bersama aparat keamanan, perangkat desa, serta unsur terkait turut melakukan pengawasan demi memastikan proses pemungutan suara berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Dengan dilaksanakannya pemilihan anggota BPD Periode 2026-2034 ini, diharapkan dapat melahirkan perwakilan masyarakat yang mampu bersinergi bersama Pemerintah Desa Sungai Intan dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik dan maju.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Polda Riau, Polres Inhil, Polsek Kempas kembali melaksanakan kegiatan pengecekan perkembangan tanaman jagung di wilayah hukumnya pada hari Rabu tanggal 13 Mei 2026 pukul 09.30 WIB, bertempat di Desa Pekantua Kec.Kempas Kab. Inhil, Polsek Kempas yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU DANU HIDAYAT, S.E., M.M, Melaksanakan Kegiatan Monitoring Penanaman Jagung Dalam Rangka Mendukung Program Asta Cita Bapak Presiden Republik Indonesia.
Adapun luas lahan yang telah ditanami Jagung pada tahun 2026 oleh Polsek Kempas di Lahan Milik Saudara. H. Jajat Suherman yang dikelola Secara Mandiri atau Pribadi Desa Pekantua Kec. Kempas Kab. Indragiri Hilir yakni seluas +- 2 Hektar. Adapun jenis jagung yang ditanam yaitu jagung pipil
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, S.H, S.I.K melalui Kapolsek Kempas, IPTU Danu Hidayat, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor ketahanan pangan.
“Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga turut hadir mendukung program pembangunan nasional, termasuk dalam bidang pertanian. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memastikan program ketahanan pangan berjalan secara optimal”, Ujarnya.
– Mendampingi masyarakat dalam pengelolaan sektor pertanian Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi lokal serta menjaga kestabilan ketersediaan pangan didesa
– Membangun Komunikasi kepada masyarakat/ warga untuk mendukung program pemerintah terkait ketahanan Pangan dan untuk mensejahterakan Ekonomi Mandiri masyarakat didesa.
– Meningkatkan kepercayaan publik terhadap polri melalui kegiatan Swasembada pangan demi kesejahteraan masyarakat didesa.
Demikianlah yang dapat dilaporkan dari kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif.
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, polsek Tembilahan terus menunjukkan kepeduliannya terhadap ketahanan pangan dengan aktif mengecek perkembangan tanaman jagung di wilayah binaan tepatnya di kelurahan Seberang Tembilahan barat pada Hari Rabu 13 Mei tahun 2026. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional serta memastikan tanaman masyarakat tumbuh dengan baik dan produktif.
Dalam pengecekan tersebut, Kapolsek bersama personel turut berdialog dengan para petani mengenai kondisi lahan, perawatan tanaman, hingga kendala yang dihadapi selama proses penanaman. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan semangat dan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian.
Kapolsek Tembilahan IPDA RIPAL INDRAWATA SH MH, menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui pendampingan dan pemantauan rutin terhadap kebun jagung, diharapkan program swasembada pangan dapat berjalan maksimal serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga siap mendukung program pemerintah demi terwujudnya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dari kegiatan tersebut, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Selain itu, terjalin komunikasi serta sinergitas yang baik antara Polsek dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tembilahan
SIDIK24.COM,PEKANBARU.-Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Direktorat Reserse Narkoba dan polres jajaran mengungkap ratusan kasus narkoba selama Operasi Antik Lancang Kuning 2026. Sebanyak 557 tersangka ditangkap selama dua pekan operasi yang digelar sejak 16 April-7 Mei 2026.
“Selama Operasi Antik Lancang Kuning 2026, kami berhasil mengungkap 435 laporan polisi dengan total 557 tersangka yang diamankan,” ujar Wakapolda Riau Brigjen Pol. Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H. dalam konferensi pers, Selasa (12/5/2026).
Dari total 557 tersangka tersebut, 530 orang merupakan laki-laki dan 27 orang perempuan. Sebanyak 487 tersangka dilakukan penahanan, sedangkan 70 lainnya menjalani rehabilitasi. Profesi tersangka didominasi pengangguran sebanyak 182 orang, wiraswasta 168 orang, petani 77 orang, dan buruh 44 orang.
Brigjen Hengki mengatakan dari pengungkapan kasus narkoba tersebut, pihaknya telah menyelamatkan sekitar 162.754 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika dengan nilai ekonomis barang bukti mencapai Rp 34,85 miliar apabila diedarkan di masyarakat.
Wakapolda menambahkan bahwa pengungkapan kasus ini bukan semata-mata bentuk penegakan hukum, melainkan upaya nyata dalam menyelamatkan masa depan generasi bangsa dari ancaman kehancuran akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Penindakan ini juga merupakan komitmen zero tolerance yang diterapkan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan kepada seluruh jajarannya.
“Terhadap para tersangka, akan diterapkan ketentuan sesuai Undang-Undang Narkotika, Tindak Pidana Pencucian Uang, serta peraturan perundang-undangan terkait lainnya dengan ancaman hukuman maksimal berupa pidana mati atau penjara seumur hidup,” imbuhnya.
Ia menyadari, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam memberantas peredaran narkotika ini. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh elemen masyarakat berkolaborasi dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika ini.
“Oleh karena itu, perang terhadap narkoba akan terus dilaksanakan secara kolaboratif bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk melalui koordinasi untuk mendorong tuntutan hukum yang maksimal terhadap para pelaku, khususnya yang tergabung dalam jaringan besar,” ungkapnya.
Dalam operasi tersebut, jajaran reserse narkoba juga melakukan penyitaan terhadap sejumlah narkoba, terdiri atas 31,85 kilogram sabu, 2.319 butir ekstasi, 110,74 gram ganja, 62 butir happy five, dan 761 cartridge yang diduga mengandung etomidate. Selain itu, petugas juga menyita uang tunai Rp 159,8 juta, lima unit mobil, satu unit speedboat, 128 unit sepeda motor, serta 467 unit telepon genggam.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Putu Yudha Prawira Juga menjelaskan, salah satu pengungkapan menonjol terjadi di wilayah Kepulauan Meranti pada 27 April 2026. Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti menggagalkan penyelundupan sabu melalui jalur perairan Selat Akar, Kecamatan Tasik Putri Puyu.
Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan dua tersangka berinisial K dan S asal Bengkalis beserta barang bukti 27 kilogram sabu dan ratusan cartridge yang diduga mengandung etomidate. Polisi juga menyita satu unit speedboat yang digunakan pelaku.
Kombes Putu menambahkan pengungkapan ini merupakan wujud komitmen Polda Riau dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkotika yang terjadi di wilayah hukumnya. Ia menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika, termasuk jalur perairan yang kerap dimanfaatkan pelaku untuk menyelundupkan barang haram tersebut.
“Polda Riau berkomitmen melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap seluruh jaringan narkotika demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” kata Putu.
*Melindungi Tuah, Menjaga Marwah*
Silakan laporkan jika ada aduan mengenai aktivitas terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di tempat tinggal Anda melalui WA ke no 08136306547.
Apabila masyarakat memerlukan pelayanan bantuan polisi lebih cepat silahkan laporkan ke Call Center 110.
Hormat kami,
Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad,S.H.,M.Si
Kabid Humas Polda Riau
SIDIK24.COM,INHIL.-Pemerintah Desa Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu melaksanakan kegiatan Apel Pagi Senin yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Sungai Intan, Bapak Ahmad Ependi, S.Pd.I., NLP., S.A.P., bertempat di halaman Kantor Desa Sungai Intan, Senin (11/05/2026).
Kegiatan apel pagi tersebut diikuti oleh seluruh Perangkat Desa Sungai Intan, Ketua RW/RT se-Desa Sungai Intan, anggota LINMAS serta KPM Kesehatan.
Dalam arahannya, Kepala Desa Sungai Intan menyampaikan beberapa hal penting terkait persiapan pelaksanaan Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sungai Intan. Adapun hal-hal yang dibahas diantaranya mengenai pembagian tugas panitia pelaksana, penyerahan undangan kepada para pemilih, serta kesiapan teknis lainnya guna memastikan pelaksanaan pemilihan berjalan dengan tertib, aman dan lancar.
Beliau juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh disiplin serta menjaga netralitas demi terciptanya pemilihan yang demokratis dan kondusif.
Kegiatan apel pagi diakhiri dengan pembacaan do’a bersama dan dilanjutkan dengan sarapan bersama sebagai bentuk mempererat kebersamaan serta kekompakan antar perangkat dan lembaga desa di lingkungan Pemerintah Desa Sungai Intan.