Sidik24com. MERANTI – Guna mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, Kepolisian Sektor (Polsek) Rangsang melakukan Kegiatan Penebaran bibit anak ayam potong di lokasi kandang Peternakan, di jalan Abd Syarif Dusun Penapat Desa Gemalasari Kecamatan Rangsang, Rabu (05/02/2025) sore.
Kegiatan dilakukan oleh Aipda Haryandi yang memantau lahan serta memberikan pendampingan terkait pemanfaatan lahan pekarangan untuk peternakan ayam potong.
Kapolsek Rangsang IPDA Dominikus Turnip SE, mengatakan tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan P2B dalam mendukung program Astacita Presiden RI.
“Hari ini, Bhabinkamtibmas kami menyambangi kediaman Bapak Azwar (59), yang merupakan peternak ayam di Desa Gemalasari untuk mendukung Program Asta Cita Presiden RI,”
Adapun jumlah penebaran awal bibit ayam potong di kandang sebanyak 20 kotak (2000 ekor) rencana pengisian bibit ayam berikutnya di perkirakan pada hari Rabu tanggal 12 Febuari 2025.
Selanjutnya, rencana pengisian bibit ayam berikutnya di perkirakan pada hari Rabu tanggal 12 Febuari 2025, dua kandang dan 200 bibit ayam.
“Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi keluarga,”
Selain itu, Kapolsek Rangsang turut mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif.
“Mari kita bersama-sama menjaga ketahanan pangan dan mendukung program pemerintah demi kesejahteraan bersama,” Ajaknya. **
Sidik24com. MERANTI – Polres Kepulauan Meranti bersama tim Polda Riau mensosialisasikan dan Asistensi Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Predikat WBK/WBBM Tahun 2025 bertempat di rupatama Polres Meranti, jalan Lintas gogok Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Senin (03/02/25).
Turut hadir, Ketua Tim Sosialisasi dan Asistensi Pembangunan ZI Irbid I Itwasda Polda Riau AKBP Ordiva,S.I.K, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan SH SIK, diwakili oleh wakapolres Kompol Maitertika, Anggota Tim Sosialisasi dan Asistensi Pembangunan ZI Kabag RBP Biro Rena Polda Riau AKBP rommel hutagaol, S.I.P.,M.Si, Kasubbag Sisinfolap Bag RBP Polda Riau Pembina Susiati,S.Sos,M.H, dan para (PJU) pejabat utama polres meranti berserta jajarannya.
Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan SH SIK yang diwakili oleh wakapolres Kompol Maitertika mengatakan Polres Kep Meranti berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan secara maksimal guna menjangkau semua kalangan masyarakat yang memerlukan Pelayanan Kepolisian.
“Dengan demikian predikat WBK dan WBBM merupakan gerbang awal terwujudkan birokrasi yang bersih dan melayani sehingga dapat meningkatkan kepercayaan Publik kepada institusi kepolisian”
Menurutnya, untuk kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan program penuntasan pembangunan Zona Integritas menuju WBK dibutuhkan komitmen dan dukungan dari seluruh anggota pengembang fungsi, baik di tingkat Polres maupun tingkat Polsek.
Ketua Anggota Tim Sosialisasi dan Asistensi Pembangunan ZI AKBP Ordiva,S.I.K mengucapkan Terima Kasih Kepada Pokres Kepulauan Meranti yang telah berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Semoga apa yang telah di lakukan menjadi motivasi dan sebagai pendorong bagi Satker Polres Kep. Meranti untuk lebih meningkatkan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat sehingga upaya untuk menggapai Predikat WBK dan WBBM di tahun 2025 dapat tercapai”
Selain itu, AKBP Ordiva menerangkan dalam mendapatkan predikat wilayah Pembangunan Zona Integritas (ZI) ini kita harus bekerja sama dari semua bidang satfung tidak hanya bergantung pada operator maupun dari penanggung jawab saja.
“Untuk itu disini kami akan memberikan sosialisasi dan arahan maupun pembinaan agar Predikat Wilayah Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Polres Meranti dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi birokrasi serta nilai – nilai yang belum terpenuhi pada tahun 2024 bisa tercapai ditahun 2025 ini,”ungkapnya.
Disampingnya Kabag RBP Biro Rena Polda Riau AKBP Rommel Hutagaol, S.I.P., M.Si, menjelaskan dalam paparan nya, Inovasi dan Pemanfaatan Teknologi menjadi suatu keharusan dalam Penilaian Zona Integritas dan meningkatkan kualitas Pelayanan Publik,
“Selain itu Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Polri merupakan salah satu langkah awal dalam mendukung pemerintah dalam penataan sistem organisasi yang baik, efektif dan efisien.”
Selanjutnya, Terkait jumlah responden di E- survey pada bulan februari wajib di naikkan menjadi 200 responden, Polres Meranti di tahun 2025 ini di prioritaskan untuk menuju WBK dan WBBM.**
Sidik24com. MERANTI – Sebanyak 20 Warga Negara Asing (WNA) asal Bangladesh dan dua orang nahkoda dan Tekong terdampar di wilayah perairan Laut Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (04/02/2025).
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan SH SIK, melalui Kasatreskrim Iptu Yohn Mabel, S.Tr.K, S.I.K., M.H. membenarkan adanya informasi warga asing (WNA) Bangladesh yang terdampar sudah di amankan.
“Iya benar ada 20 orang warga negara asing dan dua orang termasuk tekong dan nakhoda sudah di amankan pihak berwajib, saat ini tim penanganan orang asing sudah begerak kelokasi tersebut”
Berdasarkan keterangan awal, para warga negara asing asal Bangladesh ini tersebut ada 16 enam belas orang masuk dari bandara internasional Jakarta dan empat orang masuk dari bandara internasional Bali
“Para Imigran berkumpul di Pekanbaru sebelum berangkat menuju Buton dan mereka berencana untuk menyeberang ke Malaysia melalui jalur perairan di Desa Kedabu Rapat, Kecamatan Rangsang” Ungkapnya.
Menurut Yohn Mabel, Mereka diduga dibawa oleh dua tekong lokal berinisial MP, warga Desa Kedabu Rapat dan SY, warga Desa Melai dan ada seorang penanggungjawab berinisial D.
“Saat ini dua orang tekong dan nakhoda sudah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut, dan termasuk dua puluh orang warga negara asing Banglades akan dititipkan di lapas kelas IIB B Selatpanjang dan Tindak lanjuti oleh pihak imigrasi sesuai peraturan undang-undang”
Kronologis kejadian tersebut, pada hari Senin, 3 Februari 2025, sekitar pukul 19.00 WIB, sebuah speed pancung berangkat dari Kedabu Rapat menuju Buton untuk menjemput Warga Negara Asing (WNA) Kapal tersebut menjemput 20 orang WNA di Buton pada pukul 00.00 WIB, dalam perjalanan kembali menuju Kedabu Rapat, pada sekitar pukul 04.00 WIB, kapal tersebut mengalami insiden yang menyebabkan kapal tenggelam dan terdampar di tepi laut Desa Kuala Merbau” terangnya.
Saat ini seluruh penumpang para WNA termasuk tekong selamat dibantu warga dan aparat setempat bersama perangkat Desa Kuala Merbau kemudian dibawa ke kantor desa untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Menindaklanjuti informasi tersebut, sekira pukul 12.30 WIB, tim penanganan orang asing menjemput para WNA dan tekong di Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Selanjutnya sekira pukul 13.30 WIB, para WNA sebanyak 20 (Dua puluh) orang dan 2 (dua) orang Tekong Nakhoda Kapal, dibawa ke Selatpanjang menggunakan Kapal Milik Imigrasi Dengan pengawalan oleh Kapal patroli Sat Polair Polres Kepulauan Meranti untuk dilakukan pendataan awal terhadap identitas mereka.
Sekira pukul 14.40 Wib, Kapal tiba di pelabuhan Perikanan Selatpanjang, dilanjutkan perjalanan menuju ke Kantor Imigrasi Selatpanjang dengan menggunakan kendaraan R4 milik imigrasi di kawal oleh anggota pengawalan Sat Polairud.**
Sidik24com. MERANTI – Polres Kepulauan Meranti menghadiri Pembukaan Festival Perang Air / Cian Cui dalam Rangka Hari Raya Imlek ke – 2576 Tahun 2025, Di jalan Diponegoro, kecamatan Tebingtinggi, Kamis (31/01/25) Sore.
Turut hadir, Pj. Walikota Pekanbaru Sdr. RONI RAHMAT, S.Stp., M.Si., Kabid Humas Polda Kep. Riau Kombespol Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si. ( Penggagas Vestifal Perang Air), Plt. Bupati Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Ketua DPRD Meranti Khalid Ali, S.E., Kapolres Kep. Meranti AKBP Kurnia setyawan, S.H., S.I.K., Wakapolres Kompol Maitertika, S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Kep. Meranti Lexcy Kurnia, Danramil 02 Tebing Tinggi Kapten Inf Tarman Sugianto, S.Sos., Danposal Selatpanjang kapten laut saidul arifin Kadis Porapar Kab. Kep. Meranti Sdr. ERY SUHAIRI, S.Sos.
Plt. Bupati Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, dalam sambutannya, mengatakan Festival Perang Air Cian Cui merupakan salah satu Kebudayaan Lokal yang ada di Kab. Kep. Meranti yang telah diselenggarakan selama bertahun-tahun.
“Mari kita dukung dan jaga budaya lokal ini supaya menjadi salah satu kekayaan budaya bangsa yang membanggakan. Saya minta jaga ketertiban dan saling bertoleransi antar corak suku bangsa yang ada di Meranti.”
Selain itu, untuk seluruh lapisan masyarakat, mari bersama-sama kita mendukung suksesnya penyelenggaraan kegiatan festival perang air ini dan tetap menjaga Protokol Keselamatan selama kegiatan perang Air Cian Cui berlangsung.
Selanjutnya, pelepasan tembakan Pertama sebagai tanda Prosesi pembukaan dan peresmian Perang Air, dengan rute Jl. Kartini- jl. Imam Bonjol – Jl. Ahmad Yani – Jl. Tebing Tinggi- Jl. Diponegoro.
Untuk diketahui Festival Perang Air atau Cian Cui merupakan Kegiatan Festival Budaya yang dilaksanakan oleh Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti selama perayaan imlek sebagai Tradisi warga akan Menyiramkan Air satu sama lain sebagai tanda kerukunan dan Toleransi masyarakat dalam Menjalin Kekerabatan.
Maka dari itu hari ini Festival Perang Air pada hari kedua kamis tersebut juga digelar acara seremonial oleh Forkopimda Kabupaten Kep. Meranti sebagai event nasional tahunan.***
Sidik24com. Selatpanjang – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menghadiri acara KPU Meranti Award yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Meranti. Acara tersebut bertempat di Hotel Grand Meranti, Jalan Kartini, Selatpanjang, pada Minggu (26/01/2025). Acara ini diselenggarakan untuk memberikan penghargaan kepada pelaksana Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati pada tahun 2024.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua dan Anggota KPU serta Bawaslu Kabupaten Kepulauan Meranti, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan partai politik, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, wartawan, dan undangan lainnya.
Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Meranti, Katmuji, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di wilayah tersebut. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada pihak Kepolisian Resor (Polres) yang telah mendukung keamanan sehingga Pilkada berjalan lancar tanpa kendala yang berarti.
“Alhamdulillah, pada Pilkada 2024, kita tidak mengalami pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Kepulauan Meranti. Ini menjadi catatan penting bagi kita semua untuk terus meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan pemilu di masa depan agar berjalan lancar setiap tahunnya,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati H. Asmar menerima penghargaan dari KPU Kabupaten Kepulauan Meranti. Ia mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan Pilkada 2024.
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh stakeholder dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat juga menjadi faktor penting keberhasilan ini,” ujar H. Asmar.
Lebih lanjut, H. Asmar menekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi proaktif antara pemerintah, stakeholder, dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program pembangunan.
“Capaian ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Mari kita bersama-sama bahu-membahu mewujudkan Kabupaten Kepulauan Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera,” katanya mengakhiri sambutannya.
Acara KPU Meranti Award diharapkan menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus mendukung penyelenggaraan pemilu yang lebih baik dan berkualitas di masa mendatang.****
MEDAN,-Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), Trinovi Khairani Sitorus, melakukan kunjungan kerja (kunker) untuk menyerap kendala komunikasi dan informasi di Sumatera Utara ke kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut).
Kunjungan kerja ini diterima langsung oleh Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut), Ilyas Sitorus di kantor Diskominfo Sumut, Jalan HM Said Medan, Jumat (24/1). Turut hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Nias Utara Terpilih, Yusman Zega, Sekretaris Diskominfo Sumut, Achmad Yazid Matondang, Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Sumut, Rismawati, Kepala Bidang Statistik Sektoral Diskominfo Sumut, Porman Mahulae dan Kadis Kominfo Nias Utara, Raradodo Waruwu.
Kadis Kominfo Sumut, Ilyas Sitorus menyambut baik kunjungan kerja yang dilakukan anggota DPR RI. Dikatakannya, ini merupakan kunjungan kerja pertama sekali anggota DPR RI di tahun 2025 ke kantor Dinas Kominfo Sumut. Ilyas juga menyampaikan beberapa permasalahan komunikasi dan informasi yang ada di Sumut.
“Kami berterima kasih atas kunjungan kerja ibu ke sini. Satu kendala komunikasi di Sumut saat ini adalah masih ada beberapa daerah di Sumut yang blankspot seperti Nias Utara. Kita berharap ke depannya ini bisa dibantu sehingga tidak ada lagi daerah yang blankspot di Sumut,” ujar Ilyas.
Permasalahan blankspot ini menurut Ilyas menjadi hal yang penting, mengingat program Presiden RI yang bertujuan membangun Indonesia dari desa ke kota. “Bagaimana informasi pemerintah mau cepat sampai hingga ke desa, jika komunikasi terkendala karena blankspot. Proses pembelajaran siswa juga terkendala karena hal ini, padahal proses pembelajaran sekarang semua sudah melalui internet,” kata Ilyas.
Ilyas juga menyampaikan harapannya kepada anggota DPR RI komisi I yang juga secara tugas membidangi urusan Komunikasi dan informasi untuk ikut menyuarakan bahaya dari judi online. Sebab, judi online akan berdampak buruk terhadap aspek finansial, sosial, psikis, kesehatan, akademik, keagamaan dan kepribadian pelakunya.
“Memang penuntasan masalah judi online ini akan sangat bergantung pada bagaimana kita menyikapinya. Yang bisa menghentikannya adalah diri kita sendiri, namun perlu dukungan dari Komdigi selain mentakedown situs- situsnya juga tak kalah pentingnya memblokir marketnya, ujar Ilyas.
Masih menurut Ilyas, sudah banyak situs judi online yang sudah diblokir Pemerintah bahkan di takedown, Namun faktanya situs judi online masih saja terus bertambah dan memenuhi ruang daring masyarakat. Oleh karenanya, Ilyas berharap melalui DPR RI Komisi I agar Komdigi juga memblokir marketnya.
Selain itu, Ilyas juga menyampaikan permasalahan terkait infrastruktur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang membutuhkan support dari pusat. Begitu juga dengan dukungan pusat untuk satu data Indonesia dan bantuan lainnya seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dapat disalurkan kepada kabupaten/kota di Sumut. “Harapan kami kendala yang ada di Sumut ini bisa diperjuangkan di tingkat pusat,” harap Ilyas.
Kunjungan kerja daerah pemilihan (Kunker Dapil) Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Sumut II ini mengatakan, kunjungan yang dilakukannya bertujuan untuk mendengar aspirasi Diskominfo Sumut dan daerah terutama terkait dengan kendala komunikasi dan informasi di Sumatera Utara.
“Segala aspirasi dan keluhan yang ada di provinsi Sumut dan daerah nantinya akan saya coba perjuangkan di pusat. Seperti ada keluhan terkait jaringan internet, ini akan kita perjuangkan dalam rapat kerja nantinya, karena masalah komunikasi ini sangat penting. Apalagi dalam menjalankan pemerintahan saat ini semua harus sudah terintegrasi dari pusat hingga ke daerah,” ujar politisi dari Partai Golkar ini.
Wakil Bupati Nias Utara terpilih, Yusman Zega dalam kesempatan tersebut mengatakan, masih terdapat sekitar 42 wilayah blankspot jaringan internet di Nias Utara. Padahal di wilayah tersebut sudah terbangun tower telekomunikasi, tapi tetap saja masih ada daerah yang blankspot dan masyarakat Nias Utara masih kesulitan untuk mendapatkan akses internet.
“Saat ini sekitar 85 persen masyarakat Nias Utara menggunakan handphone. Namun karena masih susah jaringan, banyak masyarakat yang berkumpul di satu titik di jembatan untuk mengejar sinyal. Kami mengalami kesulitan, apalagi saat ini semua program pemerintah berbasis aplikasi, pembelajaran siswa berbasis internet. Kami mohon sekali untuk dibantu pembangunan jaringan internet di Nias Utara,” harap Yusman. *(Rizky Zulianda)*
LSM Lingkungan Hidup www.ajplh.com (Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup) www.makalah.or.id (Masyarakat Anti Kerusakan Lingkungan dan Hutan) dan LSM Anti Korupsi www.ajaknews.com (Aliansi Jurnalis Anti Korupsi) www.ajar.or.id (Aliansi Jurnalis Anti Rasuah) minta kepada Kapolda Aceh dan Kapolri untuk menindak tegas terkait adanya dugaan keterlibatan APH dalam aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh.
“Karena akibat aktivitas tambang emas ilegal tersebut lingkungan dan kawasan hutan di Kabupaten di Nagan Raya menjadi rusak dan hancur dan dapat berdampak kepada masyarakat sekitar,”ungkap Soni,S.H.,M.H.,C.Md.,C.CA.,C.LA Ketua Umum LSM Lingkungan Hidup dan Anti Korupsi.
Terkait permasalahan ini kita secara resmi akan menyurati Kapolda Aceh dan Kapolri meminta agar tambang-tambang emas yang merusak kawasan hutan dan lingkungan di Nagan Raya agar ditindak tegas dan siapa saja yang terlibat harus ditindak sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku.
“Yang anehnya sekarang ini akivitas tambang emas ilegal mangkin hari mangkin saja terus menjadi dan APH di Nagan Raya sepertinya tidak bersungguh-sungguh untuk menindaknya,”terang soni
Malah sempat beredar di beberapa pemberitaan sebelumnya bahwa adanya oknum APH di Nagan Raya yang diduga menerima setoran/ alat berat hingga puluhan juta rupiah agar aktivitas tambang emas ilegal dapat berjalan mulus dan aman.
Intinya kita akan menyurati Kapolda Aceh dan Kapolri di jakarta dan meminta agar jika ada keterlibatan APH untuk ditindak tegas dan bila perlu di copot dari jabatanya,”tutup soni….Bersambung.(Team Redaksi)
Sidik24com. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, Kamis (16/01/2025). Acara yang berlangsung di Afifa Futsal, Jalan Banglas, Selatpanjang itu, dihadiri berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan dari berbagai sektor.
Dalam sambutannya, Asmar menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir serta memberikan masukan demi kemajuan pembangunan daerah. Ia menegaskan pentingnya forum itu sebagai agenda wajib yang dilaksanakan berdasarkan amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.
“Forum ini bertujuan untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat guna menyempurnakan rumusan masalah, arah kebijakan, serta program prioritas pembangunan daerah. Ini adalah wadah strategis untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah. Semua masukan yang dihasilkan akan dituangkan ke dalam dokumen RKPD Tahun 2026,” ujarnya.
Asmar menambahkan, RKPD Tahun 2026 merupakan tahun terakhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Ia berharap program-program prioritas yang telah ditetapkan pada RKPD Tahun 2025 dapat dilanjutkan dan diperkuat.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti tetap berkomitmen mencapai target pembangunan, seperti penurunan angka kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka pengangguran, serta percepatan pertumbuhan ekonomi,” tambah Asmar.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Meranti masih berada di angka 23,15 persen. Angka tersebut, menurut Asmar, memerlukan perhatian khusus dan intervensi terintegrasi dari semua perangkat daerah untuk menurunkan angka tersebut.
Ia juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bekerja sama secara efektif dan efisien demi menciptakan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan ini menjadi pijakan penting untuk menciptakan pembangunan yang lebih baik di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalibang) Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr. Abu Hanifah, menjelaskan forum konsultasi publik RKPD Kabupaten Kepulauan Meranti itu merupakan tahapan yang harus dilaksanakan oleh Bappedalitbang dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Masukan dari OPD, masyarakat, dan stakeholders terkait sangat diperlukan untuk perbaikan Rancangan Awal RKPD.
“Bappedalitbang memberi apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan yang memberikan masukan untuk penyempurnaan Ranwal RKPD Kepulauan Meranti tahun anggaran 2026” sambung Abu Hanifah.
Mengacu pada RPJMD 2021-2026, tema pembangunan tahun 2026 adalah “Pemantapan Meranti Maju, Cerdas, dan Bermartabat”, dengan lima prioritas utama. Yakni, Peningkatan keimanan dan ketakwaan sumber daya manusia, Pemantapan kesejahteraan masyarakat, Pemantapan kualitas infrastruktur, dan Peningkatan UMKM yang kreatif, inovatif, unggul, dan modern, serta Pemantapan sistem pemerintahan inovatif dan unggul.
Turut hadir jajaran pimpinan forkopimda, pimpinan lembaga vertikal, dan para kepala OPD, camat, tokoh masyarakat, pimpinan organisasi keagamaan, adat, dan kemasyarakatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya. ***
Sidik24jam. MERANTI – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan penyaluran dana zakat, Program Meranti Sehat, Bantuan Program Stunting Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kepulauan Meranti. Penyerahan bantuan tersebut bertempat di Masjid Agung Darul Ulum Selatpanjang, Kamis (16/1/2025).
Asmar mengucapkan terima kasih serta mengapresiasi berbagai program-program Baznas yang sangat membantu pemerintah daerah, dalam hal pengentasan kemiskinan juga prevalensi stunting di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat memberikan dukungan nyata kepada keluarga yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan gizi, khususnya balita stunting, agar bisa tumbuh dan berkembang secara sehat,” ujar Asmar.
Dia juga menekankan, Pemkab Kepulauan Meranti akan terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat, khususnya dalam kesejahteraan masyarakat.
“Selanjutnya, kita juga berharap kedepannya pengumpulan zakat oleh Baznas Kabupaten Kepulauan Meranti terus meningkat sehingga lebih banyak lagi yang dapat kita distribusikan kepada masyarakat,” harap Asmar.
Sebelumnya, Ketua Umum Baznas Kepulauan Meranti, KH. Mardio Hasan, menyampaikan penyaluran yang dilakukan merupakan program Baznas di tahun 2024. Adapun zakat yang terhimpun sebanyak Rp. 2.951.863.559 dari pengumpulan zakat, Infak dan sedekah di Kepulauan Meranti.
“Tentunya target ini tidak terlepas dari dukungan Bapak Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar, dimana hampir 70 persen kita terima dari ASN di Kepulauan Meranti,” katanya.
Mardio mengatakan dari dana yang terhimpun, pihaknya telah melakukan berbagai program kegiatan, diantaranya terdiri dari Program Meranti Peduli, Meranti Sehat, Ekonomi Produktif, dan Program Meranti Pendidikan serta Program Meranti Dakwah.
“Zakat yang kita himpun tersebut berasal dari Muzaki sebanyak 3.141 orang, yang akan diserahkan kepada penerima manfaat sebanyak 3.946 orang,” terangnya.
Terakhir, Mardio juga berharap kedepan pengumpulan zakat di Kepulauan Meranti dapat terus ditingkatkan di tahun 2025, dengan target bisa mencapai 4 miliar lebih.
Turut hadir dalam penyerahan itu, Ketua I Bidang Pengumpulan, KH Mustafa, Ketua II Bidang Pendistribusian Sunarto, Ketua IV Bidang SDM dan Kesekretariatan Latifa Kudus, dan Kabag Prokopim Setda, Alfian serta Lurah Selatpanjang Selatan Sri Suryani Dewi, dan para penerima manfaat.****
Sidik24com. MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, membuka secara resmi Festival Lampu Lampion Kabupaten Kepulauan Meranti sempena Tahun Baru Imlek 2025.
Pembukaan event yang ditaja Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata itu berlangsung di Taman Cik Puan Selatpanjang, Rabu (15/1/2025) malam.
Bupati Asmar, dalam sambutannya mengajak masyarakat ikut berpartisipasi mensukseskan event wisata budaya ini. Ia menilai dengan adanya festival lampu lampion, sektor pariwisata dapat berkembang dan menimbulkan efek domino peningkatan ekonomi di kalangan masyarakat setempat.
“Tentu saja ini menjadi penanda persatuan, tidak hanya persatuan dengan kehadiran kita, tapi juga kesatuan dalam kebudayaan kita. Kami mengajak kita semua menjadikan event budaya ini untuk mengembangkan potensi wisata daerah yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ajak Bupati Asmar.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kepulauan Meranti, Ery Suhairi, menyampaikan Festival Lampion ini merupakan salah satu agenda budaya sekaligus wisata dalam menyambut dan memeriahkan Tahun Baru Imlek 2025.
“Festival Lampion ini perdana dilaksanakan di Kepulauan Meranti dan dibuka untuk umum, peserta disilahkan mendaftar ke panitia mulai tanggal 5 hingga 26 Januari 2025, pendaftaran tidak dipungut biaya alias gratis,” terangnya.
Ery Suhairi menambahkan, pihaknya akan melakukan penilaian pada tanggal 29 Januari 2025. Sementara Pengumuman Pemenang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 30 Januari 2025 bertepatan dengan malam puncak Meranti Night Carnival.
Adapun dalam event ini, panitia telah menyediakan hadiah berupa uang tunai puluhan juta rupiah beserta Trophy untuk diperebutkan.
Turut hadir dalam acara tersebut, Forkopimda Kepulauan Meranti, Anggota DPRD Cuncun, Kepala OPD, Ketua TP PKK Kepulauan Meranti Hj Ismiatun Asmar, Pengurus Paguyuban Sosial Marga Tionghua Indonesia (PSMTI) Kabupaten Kepulauan Meranti dan tamu undangan. ****