Palembang, Sidik24 com – Kegiatan pada hari ini Universitas Muhammadiyah Palembang puluhan lebih Universitas Muhammadiyah Palembang Alhamdulillah dari pemerintah terus berjalan dengan lancar sebelumnya untuk kami bisa pelantikan, dilaksanakan di aula ruang rapat Parameswara Palembang.
“mengenai tentang untuk pelantikan HMI saja fakultas Muhammadiyah Palembang dalam periode terbaru yaitu 2025-2026 kedepannya kami harap Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Palembang ini bisa menjadi contoh untuk mahasiswa dalam peran masyarakat terus juga ingin berdampak positif juga kepada masyarakat dan juga berdampak positif,minggu (01/06/2025).
“yang diwawancarai oleh awak media untuk di kalangan mahasiswa dan generasi muda program kerja mungkin Kami bakal bikin kayak diskusi publik terus juga seminar hukum yang lebih ke bidang hukum terus juga ingin ibaratnya membuat membuat Fakultas Hukum ini Himpunan Mahasiswa Islam ini bisa terus proses agar bisa,berdampak kemahasiswaan dan mahasiswa lain dan menjadi contoh yang baik untuk kedepannya harapannya kami ingin informasi sosial Islam ini menjadi.
“landasan agar masih sama, bisa tahu peran mereka dalam berorganisasi itu bakal banyak benefit yang bakal mereka dapat kalau misalnya mereka masuk organisasi itu saja yang dihadiri oleh pengurus HMI di Palembang, terus juga ada dari pemerintah kota juga,untuk pemerintah kota Palembang walikota Palembang ratu dewa mewakili,oleh asisten 1 staf Ali Muhammad Hasan Akmal S. Sos MSI dari Koesbangpol juga datang dari ada berbagai macam organisasi kemahasiswaan yang meliputi organisasi keislaman yang lainnya,ujar Muhammad Fathir Al Fajri.(Salman)
Palembang . Sidik 24 Com Amri atau biasa disapa Bang Amri, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (DPW PPMI) dan Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI) Sumatera Selatan (Sumsel) hadiri acara pelantikan Feri King sebagai Panglima Dewan Pimpinan Daerah Barisan Adat Raja Sultan Nusantara (DPD Baranusa).
Pelantikan berlangsung di Jakabaring Sport City pada Sabtu (31/05/2025) di dihadiri oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumsel Drs Edward Candra, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dan para pejabat lainnya.
Bang Amri kepada wartawan mengatakan, dengan dilantiknya Feri King sebagai Panglima DPD Baranusa mudah-mudahan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Sumsel.
Lanjut Bang Amri, Baranusa sebagai pemersatu Raja Sultan Nusantara memiliki peran penting dalam merawat identitas bangsa yang luhur dengan menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal.
“Adat adalah pilar dan moralitas bangsa yang harus kita jaga, oleh karena itu saya yakin dengan dilantiknya Feri King sebagai Panglima, Baranusa Sumsel dapat berperan penting dalam menjaga marwah adat ditengah perkembangan jaman,” ujar Bang Amri.
Disisi lain, Bang Amri juga berharap kepada Feri King agar dapat mengembangkan sayap Baranusa keseluruh penjuru daerah di Sumsel dengan menunjukan kalau Baranusa adalah wadah pemersatu semua adat di Sumatera Selatan.
“Saya berharap setelah dilantik menjadi Panglima DPD Baranusa, Feri King dapat memimpin Baranusa dengan mengembangkan sayap keseluruh pelosok daerah di Sumatera Selatan,” pungkas Bang Amri tutup pembicaraan.
Palembang, – Sidik 24 com Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila Dari SMKN 8 Palembang. Minggu (01/06/2025)
Hari Lahir Pancasila jadi momen yang tepat untuk mengenang, menghormati, sekaligus menghargai perjuangan pendiri bangsa yang merumuskan dasar negara Indonesia, yakni Pancasila.
Kepala Sekolah SMK Negeri 8 Palembang Rafli S.Pd.,M.Pd beserta seluruh guru dan staf mengucapkan “Selamat Hari Lahir Pancasila”. Jadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman. Di hari Pancasila ini, mari kita teguhkan komitmen untuk menjaga keutuhan NKRI dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Songsong Indonesia Emas 2045 dengan selalu menanamkan jiwa Pancasila dalam berprilaku. Selamat Hari Lahir Pancasila 2025.
Harapan kita mari kita jaga bangsa Indonesia ini dengan baik,dengan ilmu yang bermanfaat buat orang disekitar kita dan orang banyak.( Salman)
Ambon,Maluku Sidik24,com-
Setahun setelah investigasi yang mengungkap ketiadaan izin Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) PT Dok Wayame, kekhawatiran akan pemenuhan kewajiban pengelolaan limbah B3 oleh perusahaan galangan kapal ini kembali mencuat, Jumat 30/05/2025.
Minimnya tindak lanjut dan pengawasan dari pihak berwenang berpotensi menciptakan bom waktu lingkungan di pesisir Pantai Talake, yang vital bagi ekosistem laut dan mata pencarian masyarakat setempat.
Pelanggaran Berulang dan Ancaman Lingkungan
Investigasi pada tahun 2024 menunjukkan bahwa PT Dok Wayame, yang beroperasi di bidang galangan kapal, tidak memiliki izin TPS Limbah B3. Sebuah pelanggaran krusial yang mengindikasikan praktik pengelolaan limbah yang tidak standar dan berisiko tinggi. Limbah B3 dari aktivitas docking kapal, seperti sisa cat, oli bekas, pelarut, dan bahan kimia lainnya, berpotensi mencemari tanah, air, dan udara jika tidak dikelola dengan benar.
Regulasi di Indonesia secara tegas mengatur pengelolaan limbah B3. Pelanggaran yang dilakukan PT Dok Wayame jelas melanggar setidaknya dua regulasi utama:
-Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup: Pasal 344 ayat (2) PP ini mewajibkan setiap orang yang menghasilkan limbah B3 untuk memiliki izin TPS Limbah B3. Lebih lanjut, PP ini juga mengatur tentang tata cara penyimpanan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, hingga penimbunan limbah B3 yang harus dilakukan secara bertanggung jawab untuk mencegah pencemaran lingkungan.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PermenLHK) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun: PermenLHK ini secara lebih rinci mengatur persyaratan teknis untuk TPS Limbah B3, termasuk konstruksi, lokasi, hingga sistem pencatatan limbah. Ketiadaan izin TPS PT Dok Wayame mengindikasikan bahwa perusahaan ini kemungkinan besar tidak memenuhi persyaratan teknis tersebut, sehingga berpotensi besar menyebabkan kebocoran atau tumpahan limbah yang mencemari lingkungan.
Potensi pencemaran dan kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh aktivitas docking kapal di pesisir Pantai Talake tanpa pengelolaan limbah B3 yang memadai sangatlah serius:
-Pencemaran Air Laut: Sisa cat, oli, dan bahan kimia yang terbuang ke laut dapat merusak ekosistem terumbu karang, mengganggu biota laut, dan bahkan mencemari hasil tangkapan nelayan.
-Pencemaran Tanah dan Air Tanah: Limbah B3 yang meresap ke dalam tanah dapat mencemari air tanah yang digunakan oleh masyarakat sekitar untuk kebutuhan sehari-hari.
Dampak Kesehatan Manusia: Paparan langsung maupun tidak langsung terhadap limbah B3 dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, mulai dari iritasi kulit, gangguan pernapasan, hingga risiko kanker.
-Kerusakan Ekosistem Pesisir: Rusaknya terumbu karang, mangrove, dan padang lamun akibat pencemaran akan mengikis keanekaragaman hayati dan fungsi ekologis kawasan pesisir.
Kewajiban Pengawasan dan Penegakan Hukum
Situasi ini menyoroti lemahnya pengawasan dari Dinas terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Maluku. Keberlanjutan operasi PT Dok Wayame tanpa pemenuhan kewajiban pengelolaan limbah B3 menimbulkan pertanyaan serius tentang efektivitas pengawasan dan penegakan hukum di daerah ini.
Sebagai media yang peduli juga terhadap keberlanjuan lingkungan, kami mendesak:
-Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku untuk segera melakukan inspeksi menyeluruh terhadap PT Dok Wayame, memastikan perusahaan tersebut memiliki izin TPS Limbah B3 yang sah dan mengimplementasikan standar pengelolaan limbah sesuai regulasi. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi administratif hingga pidana harus segera diberikan.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Maluku untuk meninjau ulang izin operasional PT Dok Wayame. Ketiadaan izin TPS Limbah B3 seharusnya menjadi pertimbangan serius dalam keberlanjutan izin usaha perusahaan.
Kepolisian Daerah Maluku dan Kejaksaan Tinggi Maluku untuk tidak menunggu bencana lingkungan terjadi. Potensi pelanggaran yang dilakukan oleh PT Dok Wayame, yang berpotensi merusak lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat, harus ditindaklanjuti secara proaktif. Penegakan hukum yang tegas terhadap perusahaan yang lalai dalam pengelolaan limbah B3 akan memberikan efek jera dan mencegah insiden serupa di masa mendatang.
Masyarakat pesisir Talake dan lingkungan laut Maluku tidak boleh menjadi korban dari kelalaian perusahaan dan lemahnya pengawasan. Sudah saatnya PT Dok Wayame dimintai pertanggungjawaban penuh atas dampak lingkungan yang ditimbulkan, dan pihak berwenang menunjukkan komitmen mereka untuk melindungi lingkungan dan masyarakat dari bahaya limbah B3.
Sampai dengan berita ini dirilis.. Direktur Operasional PT Dok Wayame terkesan menghindar untuk dimintai keterangannnya.
Sidik24jam. MERANTI – Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH menunjukkan kepeduliannya dengan menggelar kunjungan menjenguk dan memantau kondisi kesehatan salah satu anggotanya yang sedang sakit di RSUD Selatpanjang, kamis (29/05/2025) pagi.
Dalam kunjungannya, Kapolres Meranti memberikan semangat dan dukungan moril secara langsung kepada Aiptu Dedi Candra personil Sat Narkoba dan ananda M. Fachrizal Putra, anak dari Kasiwas Polres Kep Meranti Iptu Herry Juana sebagai wujud empati dan kepedulian pimpinan.
“Saya datang untuk menjenguk dan memberikan semangat kepada anak dan anggota kami yang sedang sakit, Semoga cepat sembuh dan kembali bertugas seperti sedia kala”
Ia juga berpesan kepada anggota dan keluarga yang dirawat agar tetap semangat dan jangan khawatir, karena Polres Kepulauan Meranti selalu mendukung dan mendoakan kesembuhannya.
“Kesehatan anggota adalah prioritas kami. Kami selalu siap membantu dan memberikan dukungan kepada anggota yang sedang sakit,”tambahnya.
Selain memberikan dukungan moril yang diberikan diharapkan dapat menambah semangat lekas sembuh terhadap psikologis kepada keluarga Aiptu Dedi Candra dan Iptu Herry Juana selama masa perawatan di rumah sakit.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mempererat silaturrahmi kepada keluarga personil dan Bentuk Kepedulian ini menjadi dorongan dan semangat keluarga personil yang sedang dalam proses perawatan dirumah sakit.
Kepedulian Kapolres Meranti terhadap anggota yang sakit ini mendapat apresiasi dari anggota yang dirawat dan keluarga.
Mereka merasa terharu dan termotivasi dengan kunjungan Kapolres, Kami sangat terharu dengan kedatangan Pak Kapolres. Ini menunjukkan kepedulian beliau terhadap kami.**
Sidik24com. Meranti, 29 Mei 2025 — Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melakukan peninjauan sejumlah infrastruktur jalan, jembatan, dan pelabuhan di wilayah Kecamatan Pulau Merbau, Merbau, dan Tasik Putri Puyu pada Kamis (29/5/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim).
Peninjauan dilakukan di lima titik, yaitu Jembatan Kuala Merbau (Kecamatan Pulau Merbau), Pelabuhan Bandul (Kecamatan Tasik Putri Puyu), Pelabuhan Belitung, Jembatan Suak Nipah, dan Pelabuhan Kuala Asam di Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau.
Bupati H. Asmar menyampaikan bahwa sejumlah jembatan dan pelabuhan yang masih berbahan dasar kayu akan segera direnovasi demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat. Ia juga meminta masyarakat untuk melapor langsung jika menemukan fasilitas yang rusak.
“Kalau ada jembatan atau pelabuhan dari kayu, jangan diributkan. Laporkan saja ke saya. Insyaallah, saya akan segera bangun jembatannya. Tapi untuk pelabuhan baru, mohon bersabar karena saat ini anggaran daerah sedang dikurangi,” ujar Bupati.
Terkait kondisi jalan di Pulau Merbau yang sempat menjadi sorotan publik, Bupati menjelaskan bahwa perbaikan telah direncanakan dan sudah diinstruksikan kepada Dinas PUPR. Ia meminta masyarakat bersabar menunggu proses penganggaran.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Agusyanto Bakar, S.Sos., M.Si, mengatakan bahwa hasil tinjauan akan segera ditindaklanjuti sesuai ketersediaan anggaran yang telah direalokasi. Namun, ia menegaskan bahwa penanganannya bersifat rehabilitasi sesuai arahan Bupati.
“Semua akan kami tindak lanjuti, terutama infrastruktur yang bersifat fungsional bagi masyarakat. Tapi kalau membutuhkan anggaran besar, harus menunggu lebih dahulu,” jelas Agusyanto.
Senada dengan itu, Kepala Dinas PUPR, Fajar Triasmoko, M.T., menyatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil peninjauan lapangan bersama Bupati.
“Kami akan menjalankan fungsi sesuai arahan Bapak Bupati dan dalam waktu dekat akan mulai melaksanakan perbaikan jembatan dan pelabuhan yang ditinjau hari ini,” kata Fajar.
Peninjauan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.****
Sidik24com. MERANTI – Kapolres Kepulauan Meranti dan jajarannya melaksanakan pengecekan pengamanan gereja dalam rangka Ibadah kenaikan Yesus Kristus tahun 2025 di sejumlah gereja yang berada di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti pada Kamis (29/5/2025).
Tampak hadir Kapolres Meranti AKBP ALDI Alfaroqi, SH SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Maitertika SH MH, sKabag Ops Polres Kompol Syahrizal, S.E., M.H., M.Si., Kabag Ren Polres Meranti Kompol Novia Indra, S.H. dan Kasat Lantas Polres Meranti AKP Fajri Sentosa, SH MH.
Kapolres Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi SH mengatakan pelaksanaan pengecekan dan pengamanan peringatan hari kenaikan yesus kristus dilakukan guna memastikan kegiatan tersebut yang dilakukan berjalan aman, lancar dan kondusif.
“Kita lakukan ini untuk memastikan situasi kamtibmas terkendali dan pengamanan secara ketat untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah kenaikan Yesus Kristus.” Ujarnya
Menurut dia, pengamanan kegiatan dilakukan guna mengantisipasi gangguan stabilitas kamtibmas dan sebagai upaya dalam memberikan jaminan keamanan kepada jemaat dalam menjalankan kegiatan ibadah.
“Perlu dilakukan upaya preventif mencegah hal yang tidak diinginkan, sebelum pelaksanaan ibadah dilaksanakan sterilisasi dari tim Sat Samapta Polres Meranti, selanjutnya pada saat kegiatan personel melakukan pengamanan dan pengawasan, baik pengamanan sifatnya terbuka maupun tertutup untuk melakukan tindakan awal apabila ada kejadian yang dapat menggangu stabilitas Kamtibmas,” pungkasnya.
Adapun lokasi pengecekan dilakukan di antaranya adalah di Gereja HKBP Jalan Tengku Umar, Gereja Kalam Kudus Jalan Kartini, Gereja Katolik Jalan Yos Sudarso, Gereja GKII Jalan Ibrahim, Gereja GPIB Jalan Teratai, dan Gereja GPdI Jalan Yos Sudarso.**
Ambon sidik24jam,com-
Komandan Pangkalan TNI AU Pattimura, Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto, S.Sos., M.M., melaksanakan kunjungan kehormatan (Courtesy Call) ke sejumlah pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, Senin(26/5/2025).
Dalam rangka mempererat hubungan dan memperkuat sinergi antar lembaga, Danlanud Pattimura mengunjungi Markas Kepolisian Daerah (Polda) Maluku dan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon. Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Eddy Sumitro Tambunan, M.Si., serta Danlantamal IX Ambon, Brigadir Jenderal TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M. bertempat di ruang kerja masing-masing.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut Danlanud Pattimura menyampaikan, bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi dan langkah nyata untuk memperkuat koordinasi antara TNI Angkatan Udara dan unsur Forkopimda di wilayah Maluku.
“Silaturahmi ini sangat penting untuk membangun komunikasi dan kerja sama lintas instansi dalam rangka menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan di Provinsi Maluku,” ungkap Danlanud.
Lebih lanjut, Danlanud Pattimura menambahkan bahwa komunikasi yang intensif dan koordinasi yang solid antar instansi sangat dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan di daerah.
Kegiatan courtesy call ini juga menjadi ajang perkenalan resmi setelah Kolonel Pnb Sugeng Sugiharto, S.Sos., M.M. dilantik sebagai Komandan Lanud Pattimura yang baru menggantikan pejabat sebelumnya.
Ambon sidik24jam,com-
Memperingati HUT ke- 68, Kodam XV/Pattimura menggelar acara syukuran di Aula Baileo Selamet Riyadi, Makorem 151/Binaiya, dipimpin oleh Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., Selasa (27/5/2025).
Acara yang berlangsung sederhana dan penuh keakraban ini, diawali dengan menyanyikan Mars Kodam XV/Pattimura dan pembacaan doa. Dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng.
Penampilan tari kreasi Persit KCK Rindam Pattimura, turut memeriahkan acara HUT ke- 68 Kodam XV/Pattimura. Selain itu, pemberian piagam penghargaan kepada ahli waris hibah tanah Korem 151/Binaiya dan Pomdam XV/Pattimura, juga kepada beberapa prajurit berprestasi.
Pangdam dalam sambutanya, mengucapkan Selamat Ulang Tahun ke- 68 kepada seluruh warga Kodam XV/Pattimura. Ia juga menyampaikan, terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pendahulu, senior, dan sesepuh yang telah menyumbangkan Dharma Baktinya kepada Kodam XV/Pattimura.
Lebih lanjut Pangdam menyampaikan bahwa, peringatan HUT ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan harus dimaknai sebagai saat yang tepat untuk mengevaluasi kinerja Satuan. Momentum ini hendaknya menjadi refleksi sejarah dan evaluasi diri.
“Kita perlu melakukan introspeksi secara jujur atas apa yang telah kita capai, sehingga ke depan pelaksanaan tugas dapat dilakukan dengan lebih baik dan profesional,” ucapnya.
Pangdam juga mengajak seluruh prajurit, untuk terus menghargai setiap keberhasilan dan kekurangan yang ada sebagai pelajaran berharga.
“Dengan menghargai warisan perjuangan para pendahulu, kita dapat membangun masa depan Kodam XV/Pattimura yang lebih tangguh, solid dan dicintai rakyat,” tutupnya.
Setelah itu acara dilanjutkan, dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba, diantaranya lomba menembak eksekutif dan antar Satuan, lomba tenis lapangan, bola voli, serta lomba tari kreasi.
Diakhir acara ditutup dengan ramah tamah dan hiburan, diiringi penampilan musik dari Ajendam XV/Pattimura, Pattimura Voice, Lawamena Group, serta penampilan stand up comedy.
(Pendam15).
Sidik24com. Meranti – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 pada Rabu (28/5/2025), bertempat di Gedung Kuning, Kantor Bupati Kepulauan Meranti. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar.
Musrenbang ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, kepala bagian, serta perwakilan dari berbagai organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, keagamaan, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan insan pers.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang hadir. Ia menekankan bahwa Musrenbang RKPD merupakan salah satu tahapan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah, sebagaimana diatur dalam Permendagri No. 86 Tahun 2017.
“Dokumen RKPD yang disusun melalui Musrenbang ini akan menjadi bagian integral dari APBD. Karena itu, penting untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menetapkan prioritas pembangunan secara tepat,” ujar Asmar.
Bupati juga menggarisbawahi bahwa Musrenbang menjadi wadah strategis untuk menjaring masukan dari seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder lainnya.
Sejalan dengan penyusunan RKPD 2026, saat ini Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga tengah menyusun dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Kedua dokumen ini diharapkan saling mendukung dan mengakomodasi visi-misi kepala daerah secara menyeluruh.
“Saya minta semua perangkat daerah mencurahkan perhatian penuh, bekerja secara inovatif, dan menyusun perencanaan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Kondisi keuangan kita saat ini terbatas, maka belanja harus diarahkan pada program prioritas yang berdampak langsung,” kata Bupati.
Ia juga mengimbau kepala perangkat daerah agar proaktif mencari sumber pembiayaan alternatif melalui dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat.
“Jangan menunggu. Jemput bola, siapkan data dukung, lakukan lobi yang baik, agar Meranti menjadi prioritas dalam program-program nasional maupun provinsi,” tambahnya.
Penjabat Kepala Bappeda, Muhammad Sakinul Wadi, SHI, dalam laporannya menjelaskan bahwa tujuan utama Musrenbang adalah menyusun rencana kerja pembangunan daerah berdasarkan kebutuhan masyarakat dan menetapkan skala prioritas yang realistis.
Kegiatan ini juga menjadi forum diskusi tahunan untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan dengan kondisi dan tantangan aktual di daerah, serta menggalang partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Asmar mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama berkontribusi aktif demi terwujudnya pembangunan yang efektif, efisien, dan berpihak kepada masyarakat.
“Saya berharap Musrenbang ini dapat menjadi momentum strategis dalam menyusun program-program pembangunan yang tepat sasaran dan membawa kemajuan bagi Kepulauan Meranti,” tutupnya.****