Palembang, Sidik24.com – Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Ucapkan Maulid Nabi SAW .Senin (1-9-2025)
Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momen istimewa yang diperingati seluruh umat islam disetiap tanggal 12 Rabiul Awal.
Lebih dari sekedar perayaan,Maulid Nabi adalah saat yang tepat untuk mengenang kembali keteladanan,akhlak mulia hingga perjuangan Baginda Rasulullah SAW.
Kepala Kanwil Kemenag Sumsel DR.Syafitri Irwan,S.AG.M.PD.I mengucapkan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.Mari perbaiki diri dengan membaca sholawat dihari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Selamat memperingati Maulid Nabi untuk umat Islam diseluruh dunia.
Mari jadikan momen ini untuk lebih mencintai Rasulullah SAW.
Kami berharap hari Maulid Nabi ini, bangsa indonesia akan lebih baik lagi,bersatu,rukun dan saling menjaga NKRI . ( Salman)
Pesisir Selatan – Seorang warga bernama Budi (30), petani sawit asal Penarik, Kabupaten Muko-muko, Bengkulu, meninggal dunia setelah terjatuh ke Sungai Rai 1, wilayah Kenagarian Muara Sakai, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Pancung Soal, IPTU Hendra, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian berawal ketika korban sedang melangsir buah sawit menggunakan sepeda motor rakitan. Saat melewati Jembatan Sungai Rai 1, motor korban tersangkut kayu penyangga hingga membuat korban terhempas dan jatuh ke sungai.
“Teman korban, Muhammad Jefri, sempat berusaha menolong, namun tidak berhasil. Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujar Kapolsek, Rabu (3/9/2025).
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Inderapura untuk mendapatkan penanganan medis, namun dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.
Peristiwa tersebut turut disaksikan sejumlah warga, di antaranya Muhammad Jefrizal (30) dan Rizki (35), yang membantu dalam proses pencarian dan evakuasi.
IPTU Hendra, menyatakan telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari menerima laporan, meminta keterangan saksi-saksi, membantu evakuasi korban, hingga melaporkan perkembangan kasus kepada pimpinan. Ia pun menyampaikan rasa duka mendalam atas kejadian tersebut.
“Kami sangat berduka atas musibah yang menimpa almarhum. Beliau adalah seorang petani yang sedang berjuang mencari nafkah untuk keluarganya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Sidik24com. PEKANBARU – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menggelar pertemuan dengan Panitia Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (2/9/2025). Pertemuan ini berlangsung di Ruang Rapat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, di Pekanbaru.
Kehadiran Bupati Asmar diterima langsung Ketua Panitia Selter, Prof. Dr. Adolf Bastian, S.Pd M.Pd., beserta jajaran anggota yang terdiri dari Prof. Dr. Fahmi, SH., MH., Zulkifli, S.Ag., MA., M.Si., Sigit Juli Hendriawan, SE.Ak., MM., CA., CRMP., QGIA, dan Dr. Surizki Febrianto, SH., MH.
Dalam pertemuan itu, Bupati Asmar menyampaikan harapannya agar proses seleksi berjalan objektif, terbuka dan kompetitif. Ia juga menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelaksanaan seleksi jabatan ini adalah mendapatkan individu yang tepat sesuai tugas pokok dan fungsi yang dibutuhkan oleh instansi, serta mampu menginspirasi, mengarahkan dan mengelola tim untuk mencapai tujuan organisasi.
“Saya berharap melalui seleksi ini terpilih pejabat terbaik yang mempunyai kompetensi, kemampuan, dan rekam jejak yang dibutuhkan untuk mengisi jabatan pimpinan tinggi,” ungkap Bupati.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia Selter, Prof. Adolf Bastian, menyampaikan kepada Bupati Asmar, bahwa pihaknya memastikan proses seleksi berjalan secara objektif dan transparan untuk menemukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkompeten dan berintegritas tinggi guna mengisi jabatan yang dibutuhkan.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti membuka seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) untuk memenuhi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), dan tiga jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang masih kosong. Adapun ketiga jabatan itu adalah jabatan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup.
Hadir mendampingi Bupati dalam pertemuan ini, Kepala BKPSDM Kepulauan Meranti, Drs. Bakharuddin beserta Sekretaris BKPSDM, Siti Rodhiyah.”****
Pesisir Selatan – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pesisir Selatan menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Kabupaten Pesisir Selatan pada Senin (1/9/2025).
Massa tiba di halaman kantor DPRD sekitar pukul 14.00 WIB dengan melakukan orasi, sebelum kemudian memasuki ruang rapat DPRD pukul 14.30 WIB untuk berdialog langsung dengan pimpinan dan anggota dewan.
Audiensi tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah bersama wakil ketua dan anggota dewan lainnya, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra, serta perwakilan Kodim 0311/Pesisir Selatan.
Koordinator Lapangan, Hardiansyah Kurniawan, menyampaikan sejumlah tuntutan yang menjadi perhatian HMI. Di antaranya percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset, pemberlakuan hukuman mati bagi koruptor, serta pemecatan anggota DPR yang dinilai tidak mewakili kepentingan rakyat.
Selain itu, HMI juga menuntut penghapusan fasilitas istimewa bagi anggota DPR, penurunan gaji dan tunjangan, serta peningkatan transparansi keuangan legislatif.
“Kami menolak segala bentuk privilese yang menciptakan jurang antara wakil rakyat dan masyarakat. DPR seharusnya menjadi teladan dalam kesederhanaan, bukan justru menikmati fasilitas berlebihan,” ujar Hardiansyah yang juga menjabat Kepala Bidang ESDM BADKO HMI Sumbar.
Sementara itu, Ketua HMI Cabang Pesisir Selatan, Djusriatul Awaliyah, menyampaikan tuntutan khusus yang ditujukan kepada DPRD Pesisir Selatan. Menurutnya, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap tingkat kehadiran anggota dewan pada rapat paripurna, tunjangan pimpinan dan anggota, serta kinerja DPRD yang dinilai belum maksimal menjalankan amanat konstitusi.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah menyampaikan apresiasi terhadap sikap kritis mahasiswa. Ia menilai langkah HMI merupakan bagian dari kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan daerah.
“Kami mengapresiasi adik-adik mahasiswa karena apa yang mereka sampaikan adalah untuk kemakmuran rakyat. Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila ada hal-hal yang belum sesuai harapan. Polemik terkait DPR di tingkat nasional menjadi pelajaran bagi kami untuk berbenah, baik di pusat maupun di daerah,” katanya.
Darmansyah menegaskan DPRD Pesisir Selatan selalu berkomitmen menjaga kepercayaan rakyat dan bertanggung jawab terhadap amanah yang telah diberikan.
“Suara-suara di ruangan ini didengar oleh rakyat. Insyaallah DPRD Pessel akan selalu bersama rakyat,” tegasnya.
Pesisir Selatan – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dari Fraksi NasDem, Dani Sopian, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek online yang tewas setelah dilindas kendaraan taktis milik Satuan Brimob saat aksi demonstrasi pada Kamis (28/8/2025) malam.
“Atas nama pribadi dan lembaga DPRD Pesisir Selatan, saya menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Affan Kurniawan. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ujar Dani Sopian pada wartawan di Painan, Senin (1/9/2025).
Dani juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas situasi yang terjadi. Menurutnya, peristiwa ini adalah duka bersama sekaligus pengingat penting bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dan mengutamakan keselamatan masyarakat.
“Kami memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Pesisir Selatan. Peristiwa ini menjadi tamparan bagi kita semua untuk terus berbenah. Kita tidak ingin ada lagi korban berjatuhan hanya karena sebuah aksi yang semestinya bisa berjalan damai,” ucapnya lagi.
Lebih lanjut, Dani mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Ia menilai, penyelesaian masalah harus dilakukan dengan cara yang bijaksana dan melalui jalur hukum.
“Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Jangan mudah terprovokasi oleh isu atau kabar yang belum jelas kebenarannya. Kita percayakan proses hukum kepada aparat, dan kita kawal agar berjalan transparan,” katanya.
Dani menegaskan DPRD Kabupaten Pesisir Selatan berkomitmen mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah. Ia berharap peristiwa tragis ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, bukan memecah belah.
“Kita semua bersaudara, jangan biarkan duka ini menimbulkan perpecahan. Justru dari peristiwa ini mari kita bangun rasa kebersamaan, saling menghormati, dan saling melindungi. Semoga Allah SWT melindungi kita dan menjauhkan dari kejadian serupa di masa mendatang,” tuturnya.
Pesisir Selatan – Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Darmansyah, menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk selalu berpihak kepada masyarakat. Pernyataan itu disampaikannya saat menerima massa aksi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pesisir Selatan yang menggelar demonstrasi di kantor DPRD, Senin (1/9/2025).
Massa HMI tiba di halaman kantor DPRD sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap kinerja pemerintah daerah serta DPRD melalui orasi di depan gedung dewan.
Sekitar pukul 14.30 WIB, mahasiswa kemudian dipersilakan masuk ke ruang rapat DPRD untuk melanjutkan aspirasi mereka dalam bentuk audiensi. Pertemuan tersebut dihadiri Ketua DPRD Darmansyah beserta pimpinan dan anggota DPRD lainnya, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra, serta perwakilan Kodim 0311/Pesisir Selatan.
Dalam sambutannya, Darmansyah menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa yang dinilainya kritis dalam mengawal pembangunan daerah. Ia menegaskan, masukan dari HMI menjadi bahan introspeksi bagi DPRD untuk memperbaiki kinerja kedepan.
“Kami mengapresiasi adik-adik mahasiswa karena apa yang mereka sampaikan adalah untuk kemakmuran rakyat. Kami juga menyampaikan permohonan maaf apabila ada hal-hal yang belum sesuai harapan. Polemik yang terjadi di Indonesia terkait DPR tentu menjadi pelajaran bagi kami untuk berbenah, baik di pusat maupun daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPRD Pesisir Selatan memiliki tanggung jawab besar atas amanah yang diberikan rakyat dan berkomitmen menjaga kepercayaan tersebut.
“Suara-suara di ruangan ini didengar oleh rakyat. Insyaallah DPRD Pessel akan selalu bersama rakyat,” tegas Darmansyah.
Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Dani Sopian, menilai aspirasi mahasiswa merupakan energi positif yang perlu terus dikawal agar pembangunan daerah berjalan sesuai harapan masyarakat.
“Kritik dari mahasiswa adalah bagian dari kontrol sosial yang harus kami dengarkan. Kami di DPRD terbuka terhadap masukan, karena tugas utama kami adalah memastikan kebijakan yang lahir benar-benar berpihak kepada rakyat. Kami berharap komunikasi seperti ini terus terjalin, sehingga pembangunan bisa lebih transparan dan akuntabel,” kata Dani Sopian.
Wakil Ketua DPRD lainnya, Hakimin, juga menyampaikan pandangannya. Ia menegaskan bahwa DPRD bukan hanya simbol politik, tetapi rumah rakyat yang wajib membuka diri terhadap kritik.
“Mahasiswa adalah bagian dari kekuatan moral bangsa. Kami di DPRD tidak boleh alergi terhadap kritik, justru harus menjadikannya bahan koreksi. Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai mekanisme yang ada. DPRD akan tetap konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat Pesisir Selatan,” ucap Hakimin.
Audiensi berjalan tertib dengan penyampaian berbagai isu strategis yang diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh DPRD bersama pemerintah daerah.
Sidik24com. MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar memimpin Apel Pengarahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di halaman Kantor BPBD Kepulauan Meranti, Selatpanjang, Senin (1/9/2025).
Dalam amanatnya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran BPBD yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas penanggulangan bencana di daerah. Menurutnya, peran petugas BPBD sangat penting, mulai dari tahap pencegahan, kesiapsiagaan, kedaruratan, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi bencana.
“Apel ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata kesiapan pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” ucapnya.
Bupati Asmar juga menyinggung bencana kebakaran hutan seluas 200 hektare yang melanda kawasan Tanjung Peranap belum lama ini. Kebakaran tersebut berlangsung selama lebih kurang 19 hari dengan medan sulit serta kondisi tanah gambut kering.
“Alhamdulillah, berkat sinergi berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, BPBD Provinsi Riau, Pemerintah Kecamatan dan Desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni KLHK, hingga pihak swasta seperti PT Imbang Tata Alam (ITA), kebakaran akhirnya dapat diatasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya mitigasi bencana agar dampak yang ditimbulkan bisa diminimalisir. Ia berharap seluruh pihak aktif memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan rawan bencana.
“Kita semua menyadari bahwa bencana alam tidak dapat ditolak. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa meminimalisir dampaknya,” tegas Asmar.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan jajaran BPBD agar bijak menggunakan media sosial. Ia menekankan pentingnya menyaring informasi, baik yang berkaitan dengan isu nasional maupun daerah.
“Sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana, anggota BPBD harus menjadi contoh dalam bersikap, termasuk dalam bermedia sosial,” harapnya.***
Pesisir Selatan – Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dari Fraksi PAN, Novermal, angkat bicara terkait temuan nasi bungkus berulat di SMPN 7 Sutera, Nagari Koto Taratak, Kecamatan Sutera.
Menurut Novermal, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan perlu segera membentuk tim pencari fakta untuk menindaklanjuti keluhan para siswa dan guru. Ia menegaskan, hasil temuan tim harus dibuka ke publik agar masyarakat tahu kejelasan masalah ini.
“Kalau ditemukan ada pelanggaran kontrak pengadaan, Dinas Pendidikan harus menjatuhkan sanksi tegas kepada pihak penyedia. Jangan sampai kasus seperti ini terulang lagi, karena menyangkut kesehatan anak-anak kita,” kata Novermal dihubungi wartawan, Jumat (29/8/2025).
Novermal menekankan, penyedia makanan harus benar-benar menjalankan kontrak dengan baik. Ia menyoroti soal porsi, jenis lauk-pauk, hingga kualitas gizi makanan.
“Ini bukan sekadar soal nasi dan lauk, tapi tentang hak anak-anak untuk mendapatkan makanan yang layak. Kita tidak ingin generasi kita tumbuh lemah hanya karena persoalan yang seharusnya bisa diawasi dengan baik,” ujarnya.
Novermal juga meminta agar spesifikasi menu makanan disampaikan secara terbuka kepada pihak sekolah dan siswa, sehingga pengawasan bisa dilakukan secara bersama.
“Kami minta ke depan jangan ada lagi menu yang asal-asalan. Kalau kontrak menyebut ayam, ya berikan ayam dengan porsi yang layak. Kalau daging, ya harus ada daging. Jangan diganti dengan lauk seadanya,” ucapnya.
Selain itu, ia mengingatkan pihak penyedia agar menjaga kebersihan dalam proses pengolahan makanan.
“Kebersihan itu harga mati. Kalau makanan kotor, apalagi sampai ada ulat, itu jelas membahayakan kesehatan siswa. Rekanan jangan main-main dengan urusan ini,” tambahnya.
Sebelumnya, sebuah video beredar di sejumlah grup WhatsApp yang memperlihatkan ulat pada nasi bungkus untuk guru SMPN 7 Sutera. Dalam video tersebut, beberapa guru tampak kaget menemukan ulat pada makanan yang dibagikan.
Seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, persoalan kualitas makanan sudah lama dikeluhkan.
“Makanan yang dibagikan porsinya kecil, sering hanya ikan tongkol, ayam sedikit, jarang ada daging. Kebersihannya pun jauh dari kata layak,” ujarnya.
Keluhan juga datang dari para orang tua siswa. Mereka menilai, makanan yang disediakan tidak layak untuk anak-anak yang tinggal di asrama sekolah tersebut.
“Kalau begini terus, anak kami bisa sakit. Mereka butuh makanan bergizi, bukan nasi yang ada ulatnya,” kata salah seorang wali murid.
Orang tua lain menambahkan, pemerintah daerah harus bertanggung jawab karena program makan siswa ini sudah menghabiskan anggaran miliaran rupiah.
“Dana besar sudah digelontorkan, tapi kualitas makanan tidak terjaga. Jangan sampai anak-anak jadi korban karena lemahnya pengawasan,” ucapnya.
Untuk diketahui, SMPN 7 Sutera ditetapkan sebagai sekolah unggul berasrama oleh Pemkab Pessel pada masa pemerintahan Bupati Rusma Yul Anwar. Sekolah ini disebut sebagai percontohan dalam mencetak generasi berdaya saing nasional dan internasional. Namun, temuan nasi bungkus berulat ini justru mencoreng program tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pessel maupun pihak penyedia konsumsi, CV Mitra Langkisau Sejahtera, belum memberikan keterangan resmi.
Pesisir Selatan – Program makan untuk siswa SMPN 7 Sutera, Nagari Koto Taratak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), jadi sorotan. Sebuah video viral memperlihatkan ulat dalam nasi bungkus yang dibagikan kepada guru di sekolah berasrama itu.
Padahal, program ini mendapat kucuran anggaran miliaran rupiah dari Pemkab Pessel. CV Mitra Langkisau Sejahtera disebut sebagai penyedia konsumsi bagi sekolah tersebut.
Dalam video yang beredar di sejumlah grup WhatsApp, beberapa guru terdengar kaget saat menemukan ulat pada nasi bungkus tersebut.
“Ondeeh mak oi,” ucap seorang guru dalam logat bahasa daerah setempat.
Guru lain menimpali, “Iko ulek apo ko kak? Ulek bulu mah ndak?” katanya.
Seorang guru yang tidak bersedia namanya disebutkan mengungkapkan, bahwa temuan nasi berulat ini bukan kejadian pertama. Menurutnya, sejak lama kualitas makanan yang disediakan penyedia sudah dikeluhkan.
“Makanan yang dibagikan porsinya kecil, sering hanya ikan tongkol, ayam pun sedikit. Daging jarang. Kebersihannya pun jauh dari kata layak,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).
Orang tua siswa juga menyampaikan keluhan serupa. Mereka khawatir anak-anak yang tinggal di asrama justru terancam kesehatannya karena makanan yang diberikan tidak higienis.
Untuk diketahui, SMPN 7 Sutera ditetapkan sebagai sekolah unggul berasrama oleh Pemkab Pessel. Pada masa pemerintahan Bupati Rusma Yul Anwar, menyebut sekolah ini sebagai percontohan dalam mencetak generasi berdaya saing nasional dan internasional. Namun demikian, temuan makanan berulat ini justru mencoreng tujuan mulia tersebut.
Hingga kini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Selatan maupun pihak penyedia CV Mitra Langkisau Sejahtera belum memberikan keterangan resmi. Para orang tua siswa mendesak pemerintah segera mengevaluasi penyedia dan memastikan anggaran miliaran rupiah benar-benar bermanfaat bagi siswa.
Palembang, – Sidik 24 com Peresmian Kantor Dan Pelantikan DPD Partai Nasdem Kota Palembang. Sabtu (30/08/2025)
Dr. H.Herman Deru Gubernur Sumatera Selatan dan Ketua DPD Partai Nasdem Provinsi Sumatera Selatan dalam sambutannya mengatakan bahwa, pada hari ini kita mulai masuk ke wilayah Kota Palembang yang akan meresmikan calon kantor baru.
Dan setiap kader Nasdem ini ternyata memiliki style dan gaya berpolitik tersendiri. Karena kalau kita bisa menempatkan dan mengolah style kita akan menjadi sebuah daya tarik. Saya yakin Partai Nasdem akan lebih besar lagi dari yang ada,” Jelas Gubernur Sumsel.
“Saya minta kepada ketua seluruh Partai Nasdem se-Sumatera Selatan ini untuk kita sama-sama menjadi kader partai yang menyejukkan. Kalau kita ingin jadi kader partai yang menyejukkan maka kita awali dari atur lidah kita, walaupun tidak senang dengan orang lain, maka janganlah nyusahin orang lain atau menada-nadakan seperti menantang. Karena modal utama itu adalah membangun dan harus damai dan rukun, disinilah peran partai Nasdem untuk menjadi perajut kerukunan.
Ali Sobri Ketua DPD Partai Nasdem Kota Palembang menyampaikan, alhamdulillah pada hari ini acara peresmian kantor DPD Partai kota Palembang atas nama Panitia saya mengucapkan ribuan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadirannya, ini adalah bukti dukungan yang luar biasa bagi kami. Bukan hanya untuk sekedar seremonial dan terbaru ini adalah simbol semangat baru, komitmen yang lebih kuat.
Dan harapan besar untuk melayani masyarakat kota Palembang dengan lebih baik lagi. Kami percaya dengan kantor yang represtatif ini gerak langkah perjuangan Partai Nasdem akan semakin mantap dan terorganisir,” Ucapnya.
lanjutnya, kami menyadari kesuksesan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh panitia yang telah meluapkan tenaga. Sekali lagi terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik secara materi maupun acara ini dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.
Ali sobri menambahkan, alhamdulillah hari ini selain peresmian kantor DPD Partai Nasdem kita juga Pelantikan DPD Nasdem Kota Palembang.
Semoga ini kantor baru dan rumah bagi aspirasi masyarakat, bagi ide-ide cemerlang dan pusat pergerakan untuk mewujudkan Palembang yang lebih maju,” Pungkasnya. Salman