Sidik24vom. MERANTI – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun SE, menegaskan bahwa keberhasilan PAUD tidak hanya diukur dari kemampuan anak membaca, menulis, dan berhitung (calistung), tetapi juga dari tumbuh kembang yang sehat, ceria, cerdas, dan berkarakter.
Hal itu disampaikan Ismiatun saat membuka kegiatan Pembinaan Kelembagaan dan Manajemen PAUD dalam Bimtek Peningkatan Kapasitas Pengembangan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) di Ballroom Afifa, Selatpanjang, Selasa (9/9/2025).
Menurutnya, Bimtek ini penting karena PAUD sejatinya menjadi fondasi awal dalam pembentukan generasi. Pendidikan usia dini bukan hanya soal akademik, melainkan juga kesehatan, gizi, pola pengasuhan, hingga perlindungan anak.
“PAUD harus mampu menjadi rumah kedua bagi anak-anak, tempat yang nyaman untuk belajar, tumbuh, dan berkembang dengan penuh kasih sayang,” ujarnya.
Ismiatun juga menekankan perlunya sinergi lintas sektor dalam mengembangkan PAUD HI. Ia menyebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tidak bisa bekerja sendiri, melainkan harus berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta berbagai organisasi masyarakat.
“Dengan kebersamaan, kita bisa mewujudkan pelayanan pendidikan yang bermutu dan berkualitas, demi terwujudnya Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera,” tambahnya.
Kegiatan tersebut diikuti tenaga pendidik dari setiap kecamatan di Meranti. Hadir pula Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Suprapti, serta narasumber dari BPMP Provinsi Riau, Ida Ardiati dan Zulyetti.***
Sidik24com. Meranti – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Kantor Desa Alah Air Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (9/9/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah dalam menstabilkan harga bahan pokok di tengah tekanan ekonomi dan lonjakan inflasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, kepala OPD, Camat Tebing Tinggi, Kepala Desa Alah Air Timur, serta para lurah dan kepala desa sekitarnya.
Dalam pelaksanaan GPM ini, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti beras, gula, tepung, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, cabai merah, dan telur.
Kepala Desa Alah Air Timur dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati yang telah menunjuk desanya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan GPM.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan ini dan menyebarluaskan informasi kepada warga lain agar turut datang dan berbelanja.
“Jika masyarakat memiliki unek-unek atau keluhan, silakan sampaikan langsung ke Pak Bupati. Beliau yang akan meneruskan kepada Gubernur Riau,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati H. Asmar dalam sambutannya mengapresiasi dukungan Gubernur Riau yang telah menginisiasi kegiatan GPM di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah naiknya harga pangan akibat inflasi,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, saat ini daya beli masyarakat sangat tertekan oleh naiknya harga bahan pokok. Oleh karena itu, pemerintah perlu mengambil langkah cepat dan strategis, salah satunya melalui GPM yang menyediakan bahan pokok berkualitas dengan harga di bawah pasar.
“Kami berharap kegiatan ini mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, khususnya sembako. Harga yang ditawarkan lebih murah dari pasar, tapi tetap berkualitas,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa beras SPHP yang disalurkan di Kabupaten Kepulauan Meranti telah mencapai ratusan ton, dan kualitasnya telah terbukti baik.
“Sebagai Bupati, saya sendiri sudah merasakan kualitas beras SPHP ini. Rasanya enak dan harganya terjangkau. Penyalurannya juga sudah melibatkan berbagai pihak seperti Polres, Kejari, Danramil, hingga OPD di lingkungan Pemkab,” tuturnya.
Bupati Asmar juga berharap kegiatan GPM tidak berhenti sampai di sini, dan bisa terus berlanjut di masa mendatang. Ia turut mengajak masyarakat untuk ikut membangun potensi pertanian lokal sebagai bagian dari ketahanan pangan daerah.***
Sidik24com. MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar diwakili Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Meranti, Tengku Arifin, menghadiri rangkaian kegiatan sempena Hari Jadi Kecamatan Rangsang ke-30 tahun 2025.
Kegiatan dimulai dengan kenduri dan doa selamat di depan Rumah Dinas Camat Rangsang di Desa Tanjung Samak, Sabtu (6/9/2025). Kemudian dilanjutkan dengan Tabligh Akbar bersama Ustaz Syahri Ahmad dari Bengkalis di Halaman Pentas Seni Kecamatan Rangsang.
Dalam sambutannya, Tengku Arifin menyampaikan salam dari Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti yang berhalangan hadir karena urusan yang tidak bisa ditinggalkan. Ia juga mengaku bangga dan haru atas terselenggaranya Tabligh Akbar yang dinilainya mengandung nilai ibadah dan mengundang keberkahan.
“Selamat dan tahniah Hari Jadi Kecamatan Rangsang ke-30. Terima kasih saya ucapkan kepada pemerintah desa dan masyarakat yang telah berpartisipasi membangun serta memajukan Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya Kecamatan Rangsang menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Membacakan sambutan Bupati, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum hari jadi ini untuk bersatu padu membangun daerah dengan memaksimalkan potensi yang ada demi tercapainya cita-cita masyarakat madani, agamis, dan sejahtera.
“Insyaallah, dengan semangat kebersamaan, kita bisa membawa Rangsang menjadi lebih maju di berbagai bidang, terutama dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.
Camat Rangsang, Budi Cahyadi, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Pemkab Meranti. Ia berharap dengan slogan “Pulau Terjaga, Rangsang Ternama”, peringatan hari jadi tahun ini dapat membawa perubahan positif bagi kecamatan yang dipimpinnya.
Keesokan harinya, Minggu (7/9/2025) pagi, rangkaian kegiatan berlanjut dengan Jalan Santai Rangsang Sehat. Acara pelepasan kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Meranti, Tunjiarto, yang juga mewakili Pemkab Meranti.
Hadir pula dalam rangkaian acara ini Wakil Ketua DPRD Meranti Antoni Sudarta, anggota DPRD H. Hatta, Kholifah Kodiriyah Wanaksabandiyah Kecamatan Rangsang KH. Hasbullah Ilham, pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Meranti, unsur Forkopimcam Rangsang, para kepala desa se-Kecamatan Rangsang, serta undangan lainnya.***
Sidik24com. PEKANBARU – Prestasi membanggakan diraih Kabupaten Kepulauan Meranti pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) yang digelar di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Sabtu (6/9/2025).
Meranti berhasil meraih Juara 2 Lomba Senam Anak Indonesia Hebat melalui penampilan dari KB Tunas Bangsa Kecamatan Merbau.
Hadir dalam kegiatan ini, Bunda PAUD Kepulauan Meranti Hj. Ismiatun SE, yang juga Ketua PD Himpaudi Meranti, didampingi Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Suprapti. Acara turut dihadiri Bunda PAUD Provinsi Riau Hj. Henny Sasmita Wahid serta para Bunda PAUD se-Kabupaten/Kota di Provinsi Riau.
Dengan mengusung tema “Dua dekade Himpaudi membersamai PTK PAUD mewujudkan kesetaraan dan kesejahteraan,” peringatan ini berlangsung meriah, ditandai pemotongan tumpeng dan beragam penampilan seni budaya dari anak-anak didik.
Dalam sambutannya, Hj. Henny Sasmita Wahid menyampaikan apresiasi kepada seluruh Bunda PAUD dan menyatakan komitmennya memperjuangkan kesetaraan serta sertifikasi bagi tenaga pendidik PAUD.
“Selamat Ulang Tahun ke-20 untuk Himpaudi. Jaya selalu Himpaudi, dan terima kasih kepada seluruh Bunda PAUD se-Provinsi Riau yang telah hadir. Peran Bunda PAUD sangat penting dalam membangun fondasi pendidikan sejak usia dini. Pemerintah Provinsi Riau akan terus mendukung perjuangan para pendidik PAUD, baik formal maupun non-formal, agar status dan kesejahteraannya dapat disetarakan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dukungan konkret juga sudah ditempuh melalui jalur politik dan kebijakan.
“Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dan menyurati DPR RI sebagai bentuk dukungan agar aspirasi tenaga pendidik PAUD bisa segera terealisasi. Semoga ke depan, pendidik PAUD memperoleh sertifikasi dan pengakuan yang setara. Amin Ya Rabbal Alamin,” tutup Henny.
Sementara itu, Hj. Ismiatun mengaku bangga atas capaian Meranti di ajang ini.
“Alhamdulillah, tahun ini kita bisa meraih juara dari beberapa perlombaan. Ini bukti semangat dan optimisme Bunda PAUD dalam mendukung bakat serta pembelajaran anak-anak, sekaligus wujud kegigihan para pendidik,” ungkapnya.
Ia pun menutup dengan harapan besar bagi generasi mendatang:
“Terima kasih untuk seluruh Bunda PAUD di Kepulauan Meranti. Selamat ulang tahun ke-20 Himpaudi, semoga semakin jaya menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
Sementara itu, Himpaudi Provinsi Riau juga melaksanakan lomba menggambar dan mewarnai di tingkat kabupaten/kota masing-masing.
Berikut data pemenang di Kepulauan Meranti;
1. Juara 1, Ainul Mardhiah, dari KB Pertiwi Kec. Tebingtinggi;
2. juara 2, Josh Maruli, dari KB Kristen Kalam kudus Kec. Tebingtinggi;
3. Juara 3, Hanin Nadine Athemi, dari KB Anggrek Kec. Pulau Merbau;
4. Harapan 1, Nauval Alfarizi, dari KB Dayung Serempak Kec. Tebingtinggi;
5. Harapan 2, Azalea Humaira, dari KB permata Kec. Tebingtinggi;
6. Harapan 3, Abdullah Osman Ghazi, dari KB Bestari Kec. Tebingtinggi.***
Sidik24com. Meranti – Polsek Merbau, Polres Kepulauan Meranti melaksanakan Sosialisasi kegiatan program GREEN POLICING berupa penanaman pohon di SDN 9 Kudap, Jalan Sudiajo Desa Kudap, KecamatanTasik Putri Puyu, Kamis (04/09/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Merbau yang diwakili Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Bripka Sisunardi Se, Murid SDN 9 Kudap dan kepala sekolah serta personil Polsek Merbau.
Kapolsek Merbau mengatakan melalui Bhabinkamtibmas Bripka Sisunardi, hadir langsung dalam kegiatan tersebut, bersama sejumlah personel, Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif pelestarian lingkungan melalui penanaman bibit pohon ini.
“Sebanyak empat (4) bibit pohon mangga dilakukan penanaman di SDN 9 Kudap kecamatan Tasik Putri puyu.”
Selain penanaman personil juga melaksanakan kegiatan edukatif perihal kegiatan peduli lingkungan dari rumah dan lingkungan sekolah.
Ia juga menjelaskan Konsep Green Policing sebagai pendekatan strategis dan humanis dalam menjaga ketertiban sosial dan keberlanjutan lingkungan hidup.
Penanaman bibit pohon mangga ini merupakan bagian dari upaya restorasi ekosistem dan penguatan ketahanan lingkungan sekolah dan sekitarnya, yang sangat penting bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat khususnya di kecamatan Tasik Putri puyu.***
Padang – Anggota DPR RI Komisi VIII, Lisda Hendrajoni, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini dengan kegiatan sosial berupa penyaluran ratusan paket beras kepada driver ojek online (ojol) di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (5/9/2025).
Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus meneladani akhlak Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang. Driver ojol dipilih sebagai penerima bantuan karena dinilai sebagai kelompok pekerja keras yang tetap berjuang di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah.
Lisda Hendrajoni menyebut, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya sebatas seremonial, melainkan diiringi tindakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Maulid Nabi mengajarkan kita untuk memperkuat rasa kasih sayang dan kepedulian. Hari ini kami ingin berbagi dengan saudara-saudara kita, khususnya para driver ojol yang setiap hari berjuang mencari nafkah untuk keluarganya,” ujar Lisda.
Ia menambahkan, kegiatan berbagi ini juga menjadi wujud rasa syukur sekaligus dorongan agar masyarakat terus meneladani nilai-nilai yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.
“Saya berharap apa yang kita lakukan hari ini bisa menjadi pengingat bahwa keberkahan itu hadir ketika kita saling membantu. Tidak harus menunggu banyak untuk berbagi, yang penting adalah keikhlasan dan manfaatnya,” kata Lisda.
Selain itu, ia menekankan pentingnya mempererat kebersamaan di tengah tantangan hidup yang semakin kompleks.
“Para driver ojol adalah contoh nyata pekerja keras yang tidak mengenal lelah. Kita harus menghargai perjuangan mereka. Saya ingin kegiatan ini memberi semangat baru, bahwa mereka tidak sendiri. Ada perhatian dan kepedulian dari banyak pihak,” tuturnya.
Lisda berharap, kegiatan ini tidak hanya memberi manfaat secara material, tetapi juga mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dengan masyarakat. Ia menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan rakyat, khususnya di Sumatera Barat.
Bantuan beras itu disalurkan pada sejumlah titik di Kota Padang melalui Komunitas Sahabat Lisda Hendrajoni (SALIHA). Para driver ojol yang hadir menyambut kegiatan ini dengan antusias.
Salah seorang pengemudi, Andri (32), menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Terima kasih Ibu Lisda yang selalu peduli kepada driver ojol,” katanya.
Sidik24com. Meranti – Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH, menjadi salah satu pejabat yang menerima pemasangan tanjak dari Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti dalam acara Majelis Silaturahmi Kebudayaan yang digelar di Gedung LAMR, Jalan Dorak Selatpanjang, Kamis (4/9/2025).
Prosesi pemasangan tanjak atau penutup kepala khas Melayu ini dilakukan langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, Datuk AKBP (Purn) H. Asmar. Dengan anugerah ini, Kapolres resmi menyandang gelar adat Datuk AKBP Aldi Alfa Faroqi. Sejumlah pejabat lain juga mendapatkan pengukuhan serupa, menandakan penerimaan mereka sebagai bagian dari masyarakat adat Melayu.
Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, diantaranya Wakil Bupati Kepulauan Meranti Datuk Seri Muzamil Baharuddin, Wakil Ketua II DPRD Datuk Antoni Shidarta, Kajari Datuk Ricky Makado, Pabung Kodim 0303 Bengkalis, Datuk Mayor Inf Rusli Dalimunthe, Danramil 02 Tebingtinggi Datuk Kapten Arh Efri H Nasution, Danposal Selatpanjang Datuk Kapten Laut (P) Saidul Arifin.
Selanjutnya Kepala Pengadilan Agama Meranti yang diwakili Nuryaningsih, Kakan Kemenag yang diwakili Maswan, Kakanim Kelas II TPI Selatpanjang yang diwakili Duhan Nadra, Kalapas Kelas IIB Selatpanjang Datuk Muhammad Anwar, Kepala KSOP Selatpanjang Datuk Derita Adi Prasetyo, General Manager PT. Pelindo Cabang Tanjung Balai Karimun Datuk Joni Hutama.
Kemudian, Manager PLN Datuk Dalie Priasmoro, Kasat Pol PP Wan Zulkifli, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR Datuk Seri Asnawi Nazar, Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Afrizalcik, Ketua K2BPKM M. Kholil, para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.
Dalam sambutannya, Datuk AKBP Aldi menyampaikan ucapan terimakasih sekaligus kebanggaan atas kepercayaan yang diberikan masyarakat adat Melayu melalui LAMR.
“Pemasangan tanjak ini bukan sekadar simbol penghormatan, tetapi sebuah amanah besar yang akan kami pikul dengan penuh tanggung jawab. Kami berharap melalui acara silaturahmi kebudayaan ini, LAMR dapat terus menjadi mercusuar kearifan serta payung bagi seluruh paguyuban dan masyarakat lintas etnis di Kepulauan Meranti,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kepulauan Meranti, Datuk Seri Afrizalcik S.Sos MSi, menegaskan bahwa pemberian tanjak memiliki makna mendalam dalam adat Melayu.
“LAMR senantiasa berkomitmen menjaga marwah dan martabat adat istiadat Melayu. Tanjak bukan hanya simbol penghormatan, melainkan pengakuan bahwa yang menerimanya telah menjadi bagian dari keluarga besar Melayu. Sekaligus dititipkan tanggung jawab moral untuk menjunjung marwah, merawat budaya, dan menjaga kearifan lokal di tengah arus zaman,” tegasnya.
Bupati Kepulauan Meranti, Datuk AKBP (Purn) H. Asmar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap acara yang sekaligus mengukuhkan pimpinan daerah sebagai bagian dari masyarakat adat Melayu.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya mendukung sepenuhnya kegiatan ini. Pengukuhan pimpinan daerah sebagai bagian dari masyarakat adat Melayu merupakan bentuk pengakuan masyarakat secara adat terhadap institusi yang selama ini konsisten berpegang pada prinsip, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” ujar Bupati Asmar.
Selain pemasangan tanjak, rangkaian acara turut diisi dengan prosesi petik tepung tawar, doa bersama, makan nasi kuning, hingga penanaman pohon oleh lintas sektoral melalui program Green Policing.****
Sidik24com. Meranti – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri perhelatan Majelis Silaturahim Kebudayaan, Zikir Akbar, Doa Bersama, serta Penanaman Pohon Lintas Sektoral yang digelar di Rumah Adat Melayu Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (4/9/2025).
Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti, pimpinan Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Kepulauan Meranti, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti, pimpinan OPD, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta para Datuk, Datin, Encik, Tuan, dan Puan.
Penganugerahan Tanjak untuk Pejabat Lintas Instansi
Rangkaian acara diawali dengan penganugerahan tanjak kepada 12 pejabat lintas vertikal. Mereka antara lain Kapolres Kepulauan Meranti, Kajari Kepulauan Meranti, perwakilan Pengadilan Negeri Bengkalis, Pengadilan Agama Kepulauan Meranti, Pabung Kodim 0303 Bengkalis, Danposal Selatpanjang, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang, Kepala Lapas Kelas IIB Selatpanjang, Kepala Kantor Bea Cukai Selatpanjang, Manager PLN Kepulauan Meranti, Kepala KSOP Selatpanjang, dan Manager Pelindo Kepulauan Meranti.
Kapolres: Green Policing Simbol Kolaborasi
Dalam sambutannya, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor melalui gagasan green policing.
“Green Policing mendorong sinergitas ekologis antara LAMR, pemerintah daerah, instansi vertikal, dan masyarakat. Selain wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, program ini juga menjadi simbol kolaborasi untuk menjaga ekosistem lokal. Polri berkomitmen memperkuat komunikasi sosial, membangun opini positif, serta menjaga citra sebagai pengayom yang peduli pada kelestarian lingkungan dan harmonisasi sosial,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada LAMR atas penganugerahan tanjak.
“Kami bangga mendapat kehormatan ini. Dengan menjunjung tinggi sopan santun Melayu, kami akan terus menjaga silaturahmi, meningkatkan kamtibmas, dan memastikan adat Melayu tetap terjaga di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tambah Kapolres.
Bupati Asmar: Adat Melayu Pilar Keseimbangan
Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran LAMR sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014. Perda ini menegaskan bahwa LAMR dibentuk untuk membina, melestarikan, serta mengembangkan nilai adat dan sosial budaya sebagai landasan memperkuat jati diri masyarakat Melayu.
“Dengan berfalsafahkan Pancasila, berasaskan Islam, serta bersendikan syara’ yang berlandaskan Kitabullah, LAMR menjadi elemen penting dalam membentuk masyarakat yang patuh hukum dan taat agama. Melalui lembaga ini, pelanggaran terhadap aturan dan perintah agama dapat diminimalisir sehingga tercipta ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat,” ungkap Bupati Asmar.
Bupati juga memberikan dukungan penuh atas pengukuhan pimpinan daerah sebagai bagian dari masyarakat adat Melayu Kepulauan Meranti.
“Pengukuhan ini adalah bentuk pengakuan adat terhadap institusi yang selama ini konsisten menjunjung prinsip di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Hal ini sejalan dengan visi Riau Maju dan Berkelanjutan Berlandaskan Budaya Melayu yang Agamis 2025–2045, serta visi Meranti yang Unggul, Agamis, dan Sejahtera,” katanya.
Sinergitas Tali Berpilin Tiga
Bupati Asmar berharap, sinergitas yang telah terbangun antara pemerintah, ulama, dan adat terus terpelihara sebagai kekuatan besar dalam membangun Meranti.
“Semoga tali berpilin tiga ini semakin kokoh dalam mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti. Kita semua berkewajiban menjaga tuah serta marwah adat Melayu sebagai warisan luhur yang harus dilestarikan,” tutupnya.****
Pesisir Selatan – Seorang warga bernama Budi (30), petani sawit asal Penarik, Kabupaten Muko-muko, Bengkulu, meninggal dunia setelah terjatuh ke Sungai Rai 1, wilayah Kenagarian Muara Sakai, Kecamatan Pancung Soal, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolsek Pancung Soal, IPTU Hendra, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, kejadian berawal ketika korban sedang melangsir buah sawit menggunakan sepeda motor rakitan. Saat melewati Jembatan Sungai Rai 1, motor korban tersangkut kayu penyangga hingga membuat korban terhempas dan jatuh ke sungai.
“Teman korban, Muhammad Jefri, sempat berusaha menolong, namun tidak berhasil. Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujar Kapolsek, Rabu (3/9/2025).
Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Inderapura untuk mendapatkan penanganan medis, namun dokter menyatakan korban telah meninggal dunia.
Peristiwa tersebut turut disaksikan sejumlah warga, di antaranya Muhammad Jefrizal (30) dan Rizki (35), yang membantu dalam proses pencarian dan evakuasi.
IPTU Hendra, menyatakan telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari menerima laporan, meminta keterangan saksi-saksi, membantu evakuasi korban, hingga melaporkan perkembangan kasus kepada pimpinan. Ia pun menyampaikan rasa duka mendalam atas kejadian tersebut.
“Kami sangat berduka atas musibah yang menimpa almarhum. Beliau adalah seorang petani yang sedang berjuang mencari nafkah untuk keluarganya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tuturnya.