Sidik24com. RANGSANG – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Sokop, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, AIPDA Suharmoko melaksanakan pengecekan dan monitoring tanaman jagung pipil tahun 2026 di wilayah binaannya, Jumat 31 Juli 2026.
Kegiatan pengecekan dilakukan langsung ke lahan milik warga untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan baik, mulai dari proses penanaman hingga perawatan.
Dalam kesempatan itu, AIPDA Suharmoko berdialog dengan para petani. Ia menanyakan kendala yang dihadapi, mulai dari ketersediaan pupuk, hama, hingga prediksi hasil panen jagung pipil di Desa Sokop.
“Bhabinkamtibmas tidak hanya bertugas menjaga Kamtibmas, tetapi juga wajib hadir mendampingi masyarakat dalam setiap program pemerintah. Jagung pipil ini adalah salah satu upaya kita menjaga ketahanan pangan di desa,” kata AIPDA Suharmoko.
Ia mengapresiasi semangat para petani Desa Sokop yang terus memanfaatkan lahan untuk komoditas jagung. Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan sangat bergantung pada sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat.
AIPDA Suharmoko berharap hasil panen jagung pipil tahun 2026 dapat meningkatkan perekonomian warga sekaligus menjadi lumbung pangan alternatif di Kecamatan Rangsang.***
Sidik24com . SELATPANJANG – Hubungan persaudaraan serumpun Melayu antara Indonesia dan Malaysia kembali diperkuat melalui kunjungan Lawatan Adat dan Budaya Persatuan Ketua-Ketua Kampung Sidang Negeri Melaka ke Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat, 31 Juli 2026.
Kunjungan yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti itu disambut langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Selat Melaka Sebagai Penghubung, Bukan Pemisah.
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan Persatuan Ketua-Ketua Kampung Sidang Negeri Melaka yang dipimpin Encik Shaari bin Abu.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan seluruh masyarakat Meranti, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan Persatuan Ketua-Ketua Kampung Sidang Negeri Melaka di Bumi Sagu, Kabupaten Kepulauan Meranti,” ujar Asmar.
Ia menegaskan bahwa hubungan antara Melaka dan masyarakat pesisir Riau telah terjalin sejak lama melalui sejarah dan budaya Melayu yang sama.
“Sejarah telah mencatat bahwa Selat Melaka bukanlah pemisah, melainkan penghubung. Laut yang membentang di antara kita menjadi saksi lahirnya peradaban Melayu yang menjunjung tinggi adat, agama, bahasa, dan budaya yang sama,” katanya.
Bupati Asmar mengapresiasi pelaksanaan program ziarah adat dan budaya yang dinilai menjadi ruang mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat hubungan masyarakat serumpun yang diwariskan para leluhur.
Ia juga memberikan penghargaan atas kegiatan sosial rombongan Melaka, di antaranya penyaluran bantuan kepada kaum dhuafa, mualaf, dan anak-anak pesantren.
“Nilai-nilai kepedulian seperti inilah yang menjadi cerminan ajaran Islam dan budaya Melayu yang menjunjung tinggi semangat gotong royong dan kasih sayang,” ungkapnya.
Buka Peluang Kerja Sama dan Undangan Kunjungan Balasan.
Lebih lanjut, Asmar memperkenalkan Kabupaten Kepulauan Meranti sebagai daerah yang masih menjaga kekayaan adat istiadat, seni budaya, dan tradisi Melayu.
Ia berharap kunjungan tersebut dapat membuka peluang kerja sama di berbagai bidang, mulai dari kebudayaan, pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif hingga pelestarian warisan budaya Melayu.
“Kami berharap silaturahmi ini menjadi awal lahirnya berbagai bentuk kerja sama yang memberi manfaat bagi kedua belah pihak, sekaligus menjaga kelestarian nilai-nilai budaya Melayu bagi generasi mendatang,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Rombongan Persatuan Ketua-Ketua Kampung Sidang Negeri Melaka, Encik Shaari bin Abu, mengaku terharu atas sambutan hangat yang diberikan.
“Kedatangan kami ke sini ibarat kepulangan anak perantau ke kampung halamannya sendiri untuk bertemu saudara kandung. Begitu akrabnya hubungan antara Melaka dan Riau,” ujarnya.
Menurut Shaari, meski dipisahkan Selat Melaka, kedekatan budaya dan hubungan emosional masyarakat kedua wilayah tetap terjaga. Ia juga menyampaikan salam dari Yang di-Pertua Negeri Melaka, Tun Seri Setia Dr. Haji Mohd Ali bin Mohd Rustam, kepada Pemkab Meranti, sekaligus mengundang Bupati Asmar beserta jajaran untuk melakukan kunjungan balasan ke Negeri Melaka.
Sebelum agenda resmi, rombongan Melaka juga melaksanakan ziarah ke makam tokoh-tokoh setempat sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan masyarakat Melayu di Kepulauan Meranti.
Turut hadir para Ketua Kampung Sidang Negeri Melaka, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya…(zamri
sidik24com. SELATPANJANG – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti dengan agenda penyampaian laporan Badan Anggaran Banggar dan pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di Balai Sidang DPRD, Kamis, 30 Juli 2026.
Dalam paripurna tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyetujui Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Selanjutnya Ranperda akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk menjalani proses evaluasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Bupati Asmar menyampaikan, persetujuan bersama ini merupakan wujud nyata sinergi yang harmonis antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Aspek terpenting dari pelaksanaan APBD bukan hanya tingginya penyerapan anggaran, tetapi sejauh mana hasil pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Asmar.
Ia juga mengapresiasi Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah TAPD yang telah melakukan pembahasan secara komprehensif, kritis, dan konstruktif terhadap laporan pertanggungjawaban APBD.
Menurut Bupati, berbagai masukan dan rekomendasi DPRD menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah. Beberapa di antaranya terkait optimalisasi Pendapatan Asli Daerah PAD, efisiensi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran SiLPA, serta peningkatan kualitas pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur kepulauan.
“Seluruh rekomendasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi kami untuk meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan dan pelayanan publik pada tahun-tahun mendatang,” tambah Asmar.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan setelah memperoleh persetujuan bersama, Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 akan segera disampaikan ke Pemerintah Provinsi Riau untuk dievaluasi. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi salah satu dasar penyusunan APBD Perubahan Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun Anggaran 2026…(zamri)
Sidik24com . TEBINGTINGGI BARAT – Dalam upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Camat Tebingtinggi Barat Muhammad Nazir,S.Pd, M.Si. memimpin kegiatan pemberian abate, penyuluhan, dan gotong royong bersama masyarakat di Desa Tanjung, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor. Turut hadir Kasi Trantib Kecamatan, Ka. UPT Puskesmas Alai *dr. H. Mosis A. Yudistira* beserta nakes, Ketua TP-PKK Kecamatan, Bidan Desa, Kepala Desa Tanjung beserta perangkat, TP-PKK Desa, Kadus, RW, RT, Kader Posyandu, hingga adik-adik Pramuka.
Rombongan menyisir rumah warga untuk memberikan abate pada bak penampungan air sekaligus memberikan edukasi langsung terkait cara mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
_”Pemerintah Kecamatan tidak bisa bekerja sendiri. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Kuncinya ada di gerakan 3M Plus,”_ ujar Camat Nazir.
Gerakan 3M Plus yang dimaksud yaitu:
1. Menguras dan menggosok tempat penampungan air seminggu sekali
2. Menutup rapat tempat penampungan air
3. Mendaur ulang barang bekas yang bisa menampung air hujan
4. Plus : Menaburkan abate, memelihara ikan pemakan jentik, menggunakan kelambu, dan menghindari gigitan nyamuk
Ka. UPT Puskesmas Alai, dr. Mosis, menambahkan bahwa musim peralihan saat ini rawan peningkatan kasus DBD. _”Pemberian abate dan penyuluhan ini langkah preventif. Jika ada warga demam tinggi mendadak lebih dari 2 hari, segera periksa ke Puskesmas,”_ imbaunya.
Kegiatan ditutup dengan gotong royong membersihkan parit, semak, dan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk…(zamri)
Sidik24com – PEKANBARU, – Bupati Kepulauan Meranti *AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dengan tema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik” . Kegiatan digelar di Hotel Pangeran Pekanbaru, Senin 20 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Asmar didampingi Ketua DPRD Kepulauan Meranti *H. Khalid Ali, S.E., Sekretaris Daerah .H. Sudandri Jauzah, S.H. , serta Kepala Bappedalitbang Dr. Abu Hanifah.
Sarasehan menghadirkan Ketua Badan Penganggaran MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng, M.H. , dan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto . Keduanya membahas pentingnya memperkuat komitmen nasional terhadap kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi sumber pembiayaan pembangunan.
Kurangi Ketergantungan ke Pusat.
Dalam pemaparannya, Melchias Markus Mekeng.menegaskan semangat kemandirian fiskal daerah telah diamanatkan dalam Pasal 18 UUD 1945. Menurutnya, pemerintah daerah harus mulai mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, setelah perubahan UU HKPD, alokasi DAU yang sebelumnya 26 persen dari penerimaan negara kini tidak lagi memiliki ketentuan tersebut. Dalam APBN 2026, porsi transfer ke daerah diperkirakan hanya sekitar 18 persen.
Transfer Riau Turun Rp1,2 Triliun
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. menyampaikan tema ini sangat relevan dengan kondisi fiskal daerah saat ini. Sebagian besar pemda masih memiliki tingkat ketergantungan tinggi terhadap DAU, DAK, dan DBH.
Ia mengungkapkan, transfer ke daerah untuk Provinsi Riau mengalami penurunan dari sekitar Rp4 triliun pada 2025 menjadi Rp2,8 triliun pada 2026. Di sisi lain, masih terdapat kurang bayar DBH dari pusat sejak 2024 dengan total Rp4,2 triliun . Rinciannya Rp713 miliar* untuk Pemprov Riau dan Rp3,5 triliun untuk kabupaten/kota.
Menurut SF Hariyanto, kondisi ini memberi tekanan besar terhadap ruang fiskal daerah, bahkan berdampak pada kemampuan pemda memenuhi belanja pegawai termasuk gaji dan TPP.
Ia menilai, obligasi daerah dapat menjadi instrumen pembiayaan pembangunan yang legal, aman, dan terukur. untuk mendukung infrastruktur strategis tanpa membebani masyarakat.
Pemprov Riau dinilai memiliki modal kuat untuk menjajaki skema obligasi. Didukung 6 BUMD, 33 BLUD, kontribusi PAD 2025 sebesar Rp500,52 miliar , serta nilai aset daerah Rp50,17 triliun hingga akhir 2024.
Komitmen Pemkab Meranti.
Di sela kegiatan, Bupati .H. Asmar. menyampaikan Sarasehan ini menjadi momentum penting bagi pemda memperluas wawasan strategi pembiayaan di tengah keterbatasan ruang fiskal. Daerah perlu berinovasi mencari sumber pembiayaan yang sah, akuntabel, dan berkelanjutan, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.
“Kami menyambut baik gagasan yang disampaikan dalam Sarasehan Kebangsaan ini. Obligasi daerah dapat menjadi salah satu alternatif pembiayaan pembangunan apabila memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan serta didukung dengan tata kelola pemerintahan yang baik ,” ujar Bupati Asmar.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen untuk terus memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, peningkatan investasi, serta pengelolaan anggaran yang efektif dan transparan demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat ,” tambahnya.
Bupati Asmar menambahkan, Pemkab Meranti akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, Pemprov Riau, serta seluruh pemangku kepentingan agar program pembangunan tetap berjalan optimal meski menghadapi tantangan fiskal yang dinamis.
Melalui Sarasehan Kebangsaan MPR RI ini diharapkan lahir rekomendasi dan solusi strategis yang memperkuat kapasitas fiskal daerah, sehingga pembangunan di seluruh wilayah Indonesia termasuk Kepulauan Meranti dapat berlangsung berkelanjutan, mandiri, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat…(zamri)
sidik24com – MERANTI – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, personel Bhabinkamtibmas Polsek Tebing Tinggi melaksanakan pengecekan lahan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) tanaman jagung pipil milik warga di Jalan Pembangunan I, Kelurahan Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Tebing Tinggi AKP J.A. Lubis, S.H., M.H.
Pengecekan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Timur Bripka Ade Fadhli bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Kota Brigadir Randa Maulana terhadap lahan milik A.B. Purba dengan luas sekitar 15 x 20 meter yang ditanami jagung pipil.
Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas mengetahui kondisi tanaman jagung pipil dalam keadaan terpantau dengan baik. Selain itu, dilakukan pemantauan terhadap kebersihan lahan, ketersediaan air, serta ketersediaan pupuk sebagai faktor pendukung pertumbuhan tanaman.
Petugas juga mencatat sebanyak 500 bibit jagung telah tumbuh di lahan tersebut. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mempererat komunikasi dan koordinasi antara pemilik lahan dengan petugas pendamping dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan.
Melalui kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut memberikan motivasi kepada pemilik lahan agar terus mengembangkan Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) sebagai upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.
Sidik24com. MERANTI – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, personel Polsek Rangsang melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil Kuartal I Tahun 2026 di lahan milik warga di Desa Tanjungsamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (16/07/2026).
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan Polri kepada masyarakat, khususnya petani, dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Pengecekan di lapangan dilaksanakan oleh BRIPKA Benny Surya pada lahan pertanian milik Joko dengan luas sekitar setengah hektare. Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung pipil telah memasuki usia tanam 76 hari dengan estimasi panen pada 22 Agustus 2026.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mencatat adanya kendala berupa pertumbuhan tanaman yang belum merata. Meski demikian, kondisi tanaman terus dipantau dan petani didorong untuk tetap melakukan perawatan sesuai kebutuhan agar hasil panen dapat optimal.
Selain melakukan pengecekan, personel Polsek Rangsang memberikan pendampingan kepada petani dalam pengelolaan sektor pertanian serta membangun komunikasi guna mendukung keberhasilan program ketahanan pangan. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui keterlibatan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 11.30 WIB hingga pukul 12.00 WIB dan selama pelaksanaannya situasi terpantau aman dan kondusif. ()
Sidik24com – SELATPANJANG, – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar bersama Bunda PAUD Kabupaten Hj. Ismiatun, SE, meninjau langsung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS Ramah pada hari pertama Tahun Pelajaran 2026/2027, Selasa (14/7/2026).
Peninjauan dilakukan di sejumlah satuan pendidikan di Selatpanjang untuk memastikan MPLS berjalan aman, nyaman, menyenangkan, inklusif, serta berorientasi pada perlindungan hak-hak anak.
Pesan Motivasi untuk Siswa Baru.
Dalam kunjungan itu, Bupati Asmar menyempatkan diri menyapa peserta didik baru. Ia berpesan agar anak-anak bersemangat belajar dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, hormati guru, sayangi teman, dan manfaatkan kesempatan belajar sebaik mungkin untuk meraih cita-cita,” ujar Asmar.
Senada, Bunda PAUD Hj. Ismiatun mengingatkan guru untuk memberi pendampingan penuh kesabaran. Ia juga berpesan kepada siswa laki-laki agar saling merangkul.
“Bagi anak-anak sekalian, belajar yang semangat. Khusus untuk anak laki-laki, jangan ada yang berantem. Harus saling merangkul karena semuanya adalah saudara,” pesannya.
Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045.
Bupati Asmar menegaskan MPLS Ramah merupakan langkah awal membangun karakter anak sejak dini. Pemkab Meranti berkomitmen mendukung peningkatan mutu PAUD dan pemerataan akses pendidikan.
“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pemerataan akses dan peningkatan mutu layanan PAUD melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini penting demi mewujudkan generasi yang unggul, agamis, sejahtera, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.
Hj. Ismiatun juga mengajak orang tua memastikan anak mengikuti pendidikan prasekolah sebelum SD.
“Saya mengajak seluruh orang tua untuk memastikan anak-anak mengikuti pendidikan prasekolah sebelum memasuki SD. Fondasi pendidikan yang kuat dimulai sejak usia dini. Mari bersama-sama kita wujudkan generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Turut Hadir.
Turut mendampingi Kepala Disdik Tunjiarto, M.Pd., Kadinsos P3AP2KB H. Rokaizal, M.Pd., Kadinkes Ade Suhartian, Ketua Pokja Bunda PAUD Suprapti, M.Pd., perwakilan TP PKK, serta Pengawas TK.
Sekolah yang ditinjau meliputi TK Afida, TK Negeri Pembina, SD Negeri 2, dan TK EEC Selatpanjang.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebelum rombongan melanjutkan peninjauan ke sekolah lainnya…(zamri)
sidik24jam. Kepulauan Meranti – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Rangsang melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil Kuartal I Tahun 2026 di Desa Beting, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (7/7/2026).
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Beting, Aipda Suharmoko, S.E., dengan melakukan pengecekan terhadap lahan jagung milik kelompok tani yang dikelola Jasman.
Lahan seluas setengah hektare tersebut saat ini memasuki usia tanam 25 hari dengan estimasi masa panen pada 15 September 2026. Hasil pengecekan menunjukkan tanaman jagung masih dalam tahap pertumbuhan, meski di lapangan terdapat beberapa kendala yang memengaruhi perkembangan tanaman.
Adapun kendala yang dihadapi petani antara lain curah hujan yang tidak menentu, serangan hama jangkrik, serta tingginya tingkat keasaman (pH) tanah gambut yang menyebabkan pertumbuhan tanaman jagung belum maksimal.
Melalui kegiatan tersebut, Polri memberikan pendampingan kepada petani dalam pengelolaan sektor pertanian, membangun komunikasi untuk mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui kehadiran dan dukungan nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 11.50 WIB hingga 12.10 WIB dan berjalan dengan aman, tertib, serta kondusif.
Sidik24com. MERANTI – Personel Polsek Rangsang melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil Kuartal I Tahun 2026 di lahan pertanian milik warga di Desa Tanjungsamak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang AKP Gunawan, S.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendampingan kepada petani sekaligus dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.
Pengecekan di lapangan dilaksanakan oleh Aipda Benny Surya pada lahan milik Wasis dengan luas sekitar setengah hektare. Tanaman jagung pipil yang ditinjau telah berusia 76 hari dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada 22 Agustus 2026.
Berdasarkan hasil pengecekan, kondisi tanaman secara umum masih dalam pemantauan. Namun, terdapat kendala berupa pertumbuhan tanaman yang belum merata di beberapa bagian lahan.
Melalui kegiatan tersebut, personel Polri juga memberikan pendampingan kepada petani dalam pengelolaan sektor pertanian serta membangun komunikasi guna mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri melalui keterlibatan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat desa.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Selama pelaksanaan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.