Sidik24com. MERANTI – Peduli Keselamatan masyarakat, Personil Satlantas Polres Kepulauan Meranti jajaran Polda Riau melaksanakan pengaturan arus lalu lintas pagi hari sambil menghimbau untuk agar tertib berlalulintas, Kamis (20/02/2025) pagi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan personil Satlantas Polres Meranti pada saat melakukan Penjagaan dan pengaturan (Gatur) arus lalu lintas tersebut pada titik rawan lakalantas, rawan kemacetan, pusat keramaian, di simpang jam jalan merdeka.
Dalam kegiatan tersebut Kasatlantas polres Meranti AKP Fajri Sentosa, kegiatan ini diharapkan memberikan rasa aman dan nyaman, terutama untuk menjaga keselamatan pengguna jalan baik yang menggunakan kendaraan maupun pejalan kaki.
Ia juga memberikan Himbauan dan pemahaman tata tertib berlalu lintas, edukasi serta upaya pencegahan terjadinya kecelakaan di jalan raya dalam rangka Ops Keselamatan Lancang Kuning-2025.
Adapun himbauan yang di berikan kepada pengemudi gerobak dan pengendara motor agar mematuhi peraturan lalulintas disaat berkendara di jalan raya agar memakai helm SNI dengan benar.
Lanjut Kasat Lantas mengatakan, disamping melaksanakan Gatur (kegiatan penjagaan dan pengaturan) dan membantu para pengemudi sebagai bentuk pelayanan prima dan kepedulian keselamatan kepada masyarakat guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), ujar AKP Fajri Sentosa SH MH.
Kegiatan ini sebagai bentuk pelayanan prima dan wujud kehadiran Polri ditengah masyarakat dalam memberikan rasa aman dan nyaman,” Pungkasnya**
Proyek pembangunan mandi,cuci,kakus (MCK) umum yang bersumber dari Dana Desa ( DD ) Tahun 2024 di Desa Garunggang Kecamatan Kuala Kabupaten
Langkat Provinsi Sumatera Utara kini telah menjadi sorotan.
Namun MCK yang di bangun di nilai tidak bermanfaat bagi masyarakat dikarenakan lokasi sangat jauh dari Pemukiman, Bahkan Jalan menuju Lokasi MCK tersebut sulit untuk di lalui dikarenakan tidak ada.
Mirisnya, Jalan menuju lokasi MCK pun tidak ada dan air pun tidak tersedia akibatnya MCK tersebut terancam tidak berpungsi sama sekali, Dinilai Pembangunan MCK tersebut hanya untuk menghambur-hamburkan anggaran dan diduga dijadikan modus gaya baru untuk praktik korupsi oleh kepala Desa Garunggang Berinisial EL.
Tak hanya itu dugaan praktik korupsi dalam pengelolaan Dana Desa pembuatan parit perladangan di dusun Uruk gedang juga sarat dengan korupsi, masyarakat Desa Garunggang Berinsial SS saat ditemui wartawan menyebutkan adanya indikasi penyimpangan Pengelolaan Dana Desa Garunggang Tahun 2024.
“Kami menduga ada mark up anggaran pembuatan parit perladangan di dusun uruk gedang Tahun 2024 lalu tapi kami tidak tahu harus melaporkannya kemana Pak”. Tandasnya SS
SS Salah Seorang Tokoh masyarakat Desa Garunggang menyayangkan sikap Kepala Desa yang tidak transparan dalam Pengelolaan Dana Desa, SS Menduga Kepala Desa telah merugikan Negara dari proyek Desa tersebut.
SS berharap Pihak Tipikor, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, KPK-RI untuk segera memeriksa Kepala Desa Garunggan yang di duga telah korupsi.
Disisi lain,Masyarakat Desa juga diharapkan lebih aktif dalam mengawasi penggunaan Dana Desa agar tujuan dari pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat Desa Garunggang.
Sidik24com. MERANTI – Satuan Lalulintas (Satlantas)Polres Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan sosialisasi dan himbauan tertib berlalu lintas di sejumlah sekolah sebagai upaya pencegahan terjadinya kecelakaan di jalan raya dalam rangka Ops Keselamatan Lancang Kuning-2025, Rabu (12/02/2025) pagi.
Kecelakaan yang terjadi di jalan raya masih didominasi usia pelajar, kami harapkan melalui sosialisasi ini mampu memberikan pemahaman kepada generasi muda SMPN 1 Selatpanjang Kecamatan Tebing Tinggi akan pentingnya menaati aturan berlalu lintas.
Kegiatan sosialisasi ini di pimpin oleh Kasat lantas Polres Kepulauan Meranti Akp Fajri Sentosa, S.H., M.H didampingi Subsatgas Preemtif Bripka Ilfansyah, Brigadir Ilham Akbar., Brigadir Suprianto, S.E, Brigadir Ridho Arianto., Brigadir Marcely Yonri, Brigadir Bimby Ashaika, Briptu Anggi Irawan, Bripda Erlian Andesko, Briptu Dedi Kurniawan, Briptu Syamsul Bahri, Bripda Endi Syahputra, Bripda Anjelina Tiurida Situmorang.
Kapolres Kep Meranti AKBP Kurnia Setyawan SH SIK melalui Kasat lantas Polres Kepulauan Meranti
Akp Fajri Sentosa, S.H., M.H menambahkan untuk sosialisasi ke sekolah-sekolah akan terus digencarkan mulai dari tingkat pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah tingkat atas di seluruh sekolah di daerah kabupaten kepulauan meranti.
Hal ini dilakukan mengingat masih banyaknya pelajar yang dibawah umur menggunakan sepeda motor tanpa memakai helm, ditambah lagi saat pergi maupun pulang sekolah jalan raya dalam keadaan ramai tidak memakai helm
Pada kesempatan Kasatlantas juga menyampaikan terkait program yang sedang dijalankan Satlantas yaitu tertib berlalulintas lintas dalam berkendraan .
Selain itu kita berikan Himbauan serta kampanye Keselamatan, sosialisasi ditempat keramaian, pembagian leaflet kepada pengendara R2 dan R4, pemasangan sticker kepada pengendara becak motor, dan pemasangan spanduk Operasi Keselamatan Lancang kuning 2025.
“Kita berikan pemahaman untuk kewajiban penggunaan Helm baik pengemudi maupun penumpang serta kelengkapan kendaraan bermotor sekaligus himbauan tidak menggunakan kendaraan bermotor untuk siswa dan siswi yang belum mencukupi umur maupun belum memiliki SIM dalam rangka mendukung kegiatan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2025” ungkapnya.
Selanjutnya, melaksanakan kegiatan Preemtif dengan melakukan deteksi dini lokasi tempat rawan pelanggaran, Kecelakaan, kemacetan, dan Melaksanakan Himbauan Kampanye Keselamatan kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas.**
Sidik24com. MERANTI – Polres Kepulauan Meranti juga secara resmi telah membuka pendaftaran Calon Anggota Polri Tahun Anggaran 2025, Pendaftaran dan Rekrutmen telah dimulai pada 5 Februari hingga 6 Maret 2025, sekaligus menginformasikan kepada masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, Kini mengurus surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) menjadi lebih praktis dan efisien bisa melalui via aplikasi online dan manual.
Aplikasi Super App Polri adalah aplikasi pintar yang dikembangkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kepolisian.
Salah satu fitur unggulannya adalah layanan pembuatan SKCK. Dengan aplikasi ini, masyarakat dapat mengisi formulir pendaftaran dan data SKCK melalui aplikasi secara Online
Kapolres AKBP Kurnia Setyawan SH SIK melalui Kasat Intelkam AKP Edi Purnomo menjelaskan bahwa aplikasi ini merupakan salah satu inovasi Polres Meranti untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti.
“Kini masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Meranti bisa mengajukan permohonan SKCK menggunakan aplikasi secara online maupun offline, hanya cukup dengan mendaftar dan mengunggah data ke dalam aplikasi tersebut, surat keterangan catatan kepolisian dari polres Meranti kini sudah bisa diterbitkan”.
Kasat Intel Edi Purnomo, menerangkan bahwa inovasi ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan SKCK.
“Dengan sistem ini, pemohon dapat mengajukan permohonan dari rumah dan hanya perlu datang ke Polres untuk mencetak SKCK melalui pendaftaran via online,” ujarnya,
Cara mengunakan pertama, Unduh Aplikasi Superapps Presisi Polri di google play store atau App store buka Aplikasi dan lakukan verifikasi data Indetitas, kembali ke menu utama dan pilih menu SKCK di halaman utama tersebut, Klik ajukan SKCK lakukan verifikasi email dengan konfirmasi biaya, lampiran dokumen, waktu proses dan cara pengambilan yang ditampilkan, lalu klik mulai, masukan jenis keperluan, data pribadi dan data yang diperlukan, pilih metode pembayaran, lalu lakukan pembayaran, bukti pembayaran akan dikirimkan ke email, lalu unduh bukti pembayaran, datang ke kantor Polisi untuk menyerahkan bukti pembayaran tersebut.
Mencetak SKCK.
Pada kesempatan itu, Edi Purnomo juga menambahkan jika untuk pengurusan offline manual bagi masyarakat yang belum mendaftar kan via aplikasi maupun online bisa datang langsung ke Polres Kepulauan Meranti yang berada di jalan lintas Desa Gogok kecamatan Tebingtinggi Barat untuk pengurusan manual ataupun offline.
Untuk persyaratannya, persiapkan syarat-syarat dokumen seperti, Fotocopy KTP, Fotocopy Kartu Keluarga (KK) Fotocopy Akte Kelahiran atau Ijazah terakhir, Bukti kepesertaan JKN (BPJS Kesehatan, KIS, atau KBS) dan Fotocopy Paspor (jika ada).
Selain itu Edi Purnomo juga menerangkan penerbitan SKCK termasuk salah satu jenis penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang berlaku di Polri. Ketentuannya diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Untuk biaya tarif penerbitan SKCK ditetapkan sebesar Rp30.000 per penerbitan, biaya tersebut juga berlaku untuk perpanjangan SKCK” jelasnya.
Dengan adanya layanan ini melalui via aplikasi maupun offline manual diharapkan masyarakat dapat lebih mudah dalam memenuhi kebutuhan administrasi tanpa harus menghabiskan waktu di perjalanan.**
Sidik24com. MERANTI – Satlantas Polres Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada pengendara, lokasi strategis pun menjadi sasaran tempat kegiatan, seperti pusat perbelanjaan, Trafic Light, sekolah dan lokasi rawan fatalitas, Selasa (11/02/2025) pagi.
Hari ini Selasa pada tanggal 11 Februari, Operasi Keselamatan Lancang Kuning sudah memasuki hari ke dua,
Kasatlantas Polres Kepulauan Meranti AKP Fajri Sentosa SH MH mengatakan, usai kegiatan apel gelar pasukan di Polres Kepulauan Meranti kita langsung bergerak dan melaksanakan kegiatan preemtif dan itu berlangsung di beberapa lokasi, seperti di kawasan jalan di Diponegoro, Kartini, dan beberapa jalan lain nya di Selatpanjang.
Sementara itu, tampak di lokasi kegiatan, Tim Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2025 terus menyampaikan Himbauan kepada pengendara, penguna jalan serta pengunjung pusat perbelanjaan dan bahkan kepada pengendara motor jalan, kegiatan tersebut di pimpin Kasatlantas AKP Fajri Sentosa SH MH dan didampingi beberapa anggota Polantas lainnya.
“Kita melaksanakan kegiatan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2025 ada di beberapa titik, dan kita fokus memberikan himbauan dan pesan edukasi tentang keselamatan dalam berlalu lintas, salah satunya dengan cara menggunakan alat peraga Himbauan seperti papan Gimik-gimik Kamseltibcarlantas, berbagi brosur dan juga kita guna mobil Penling dengan mengunakan pengeras suara agar para pengendara dan penguna jalan lainnya,” ungkapnya
Dilokasi kegiatan terlihat Tim Satgas Preemtif OPS Keselamatan Lancang Kuning 2025 menyapa pengendara sembari membagikan brosur himbauan tertib berlalu lintas, selama kegiatan Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2025 berlangsung tertib aman dan lancar ***
Pembukaan Parit Jalan Perladangan Dusun Uruk Gedang Desa Garunggang Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara Yang Bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2024 Lalu Diduga Anggarannya di Markup. Kamis, 07/02/2025
Kepala Dusun Urung Gedang Berinisial DG saat di konfirmasi melalui nomor Whatsappnya +62 813-6254-XXXX membenarkan adanya Pembukaan Parit Jalan Perladangan Sepanjang 1500 meter, namun DG tidak mengatakan tidak mengetahui berapa Biaya Sewa Alat Berat yang digunakan untuk Pembukaan Parit tersebut.
“Gak tau pasti sy pak, saya cuma mengarahkan dan mengukur kinerja alat berat. Ujar DG
DG Hanya mengirimkan Dokumentasi Plang Proyek Pembukaan Parit Perladangan sepanjang 1500 meter menelan Anggaran sebesar Rp.83.996.000.
Kepala Desa Garunggang saat di temui di Kantor Desa tidak berada di tempat dan beberapa kali di hubungi sama sekali tak menjawab, selanjutnya awak media mengirimkan Pesan melalui Whatsapp +62 821-6325-XXXX, EL tetap tidak membalas SMS Awak Media hingga Pemberitaan ini Viral dan menjadi sorotan.
Tempat terpisah Warga Desa Garunggang berinisial AS mengatakan sempat menanyakan Berapa Ongkos atau Biayaya sewa Alat Berat tersebut kepada Operator berinisial SS, lantas Operator menyebutkan Biayaya Sewa sebesar Rp.200.000/Jam selama 7 Hari ditambah biayaya antar jemput sebesar Rp.6.000.000.
“Biayaya Sewa sebesar Rp.200.000/Jam selama 7 Hari ditambah biayaya antar jemput sebesar Rp.6.000.000”. Ujar Operator
Kasi PMP Kecamatan Kuala Berinisial KR saat di konfirmasi melalui Nomor Whatsappnya +62 812-6010-XXXX tidak memberikan tanggapannya sampai Pemberitaan ini muncul ke Permukaan, diduga kuat Proyek Pembuakaan Parit Jalan Perladangan Sarat dengan KKN.
Terkait Pembelian Pengadaan Mesin Alat Pemotong Rumput Merk Raizenteck seharga Rp.2.500.000./Unit Desa Perduhapen Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara. Senin, 03/02/2025
Bermula dari informasi Masyarakat Desa Perduhapen yang diduga Salah satu Oknum Perangkat Desa yang tidak ingin disebutkan namanya dalam Pemberitaan ini mengatakan Adanya dugaan Penyimpangan anggaran Pengadaan Mesin Alat Pemotong Rumput yang cukup Pantastis.
Harga yang di anggarkan Oknum Kepala Desa Berinisial Bancin sebesar Rp.2.500.000./unit di kalikan dengan 110 KK ( Kepala Keluarga ), Padahal Harga Mesin Alat Pemotong Rumput Merk Raizenteck seperti yang sudah di bagikan di Pasaran Bebas seharga Rp.850.000.
Namun Kepala Desa Bancin saat di konfirmasi melalui Whatsappnya di nomor +62 821-6105-XXXX mengatakan harga tersebut di tambahi untuk bagi-bagikan kepada teman-teman.
“Blm lagi persahabatan kita pak.makanya tetapnya kita ketimpa pak”.
Bancin membagikan Persenan untuk PPN sebesar 12,5% serta untuk Toko Pengada Barang di setor 10% dan TPKD ( Team Pelaksana Kegiatan Desa ) menerima bagian 5%.
“Pajak 12.5%,Toko 10%
TPKD 5% ini bagi2 nya bos”. Ujar Bancin
Bancin Saat di tanyai Wartawan di Whatsappnya di nomor +62 821-6105-XXXX “Apakah Toko juga mendapatkan bagian?,
“Bancin menjawab iyalah Pak”,
Bahkan Bancin juga membeberkan Pada saat dirinya Pemegang Proyek di Dinas Kesehatan, Bancin menangani Proyek Pembangunan PUSKESDES mengeluarkan Anggaran sebesar 15% diluar PPN Kabupaten Pakak Bharat, Bahkan Bancin juga membeberkan jika seluruh kegiatan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melakukan hal yang sama seperti yang di lakukannya.
“Oke Pak.sama nya itu pak.kegiatan proyek APBD pun gitu semuanya pak.pernah juga nya kita melaksanakan pembangunan puskesdes desa dari dinkes thn 2022 .37.5,%juga uang keluarnya pak begitu juga bagi2 nya pak.tambah nya di situ pho pak.makanya hancur juga aku pak”. Tandas Bancin
Bancin juga bersedia menjadi narasumber memberikan informasi adanya dugaan-dugaan Pelanggaran Pelaksanaan Kegiatan yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat.
Sidik24com. MERANTI – Selama rangkaian Imlek 2025, Polres Kepulauan Meranti Polda Riau telah melaksanakan pengamanan selama enam hari, kegiatan kirab budaya (Cue Lak) dalam rangka perayaan imlek ke – 2576 Tahun 2025 bertempat di Jalan Protokol Selatpanjang Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (03/02/25).
Kegiatan apel persiapan pengamanan Cue Lak ini dipimpin Kapolres Kep Meranti AKBP Kurnia Setyawan SH SIK yang di wakili oleh Wakapolres Kompol Maitertika SH, MH menyampaikan bahwa pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan peribadatan di perayaan imlek.
“Kami polres kepulauan meranti menurunkan personel dengan jumlah pengamanan sebanyak 92 personel selama perayaan Imlek, untuk memastikan kelancaran dan keamanan jalannya ibadah berlangsung dengan aman dan kondusif,” ujar Kompol Maitertika.
Selain menjaga keamanan Wakapolres Maitertika mengungkapkan, petugas juga melakukan pemantauan arus lalu lintas di sekitar rumah ibadah guna menghindari potensi kepadatan kendaraan dan turut serta ormas Banser, Pemuda Pancasila (PP) dan GRIB Jaya Kabupaten Kepulauan Meranti dalam melaksanakan pengamanan kegiatan Cue Lak.
“Selama perayaan Imlek di selatpanjang seperti pengamanan acara perang air, rumah ibadah dan vihara kelenteng dan lainnya selama enam hari, berlangsung aman dan kondusif”
Sebelum acara dimulai tim sterilisasi polres kep meranti melakukan sterilisasi di titik Kumpul Vihara Sejahtera Sakti, setelah itu pelaksanaan kegiatan Ibadah di mulai, tiap vihara dan tiap – tiap pengurus vihara menuju vihara sejahtera sakti jalan ahmad yani sebagai titik kumpul untuk pelaksanaan kegiatan cue lak oleh masyarakat Tionghoa.
Pengamanan ini mendapat apresiasi dari pengurus tempat ibadah serta jemaat yang hadir. Di mana keseluruhan rangkaian Perayaan Tahun Baru Imlek 2576 di Selatpanjang berlangsung dengan aman dan lancar.
Kegiatan perayaan Imlek hari ke enam atau Cue Lak Merupakan Kegiatan Peringatan Hari Ulang Tahun atau Kelahiran Para Dewa dan Dewi. Tradisi Turun – Temurun dari Nenek Moyang hingga kini dikemas sebagai acara kirab budaya yang masih tetap dilakukan warga Masyarakat Tionghoa Kabupaten Kepulauan Meranti**
Sidik24com. MERANTI -Polres Kepulauan Meranti melaksanakan pengamanan Perang Air atau Cian Cui dalam Rangka Hari Raya Imlek ke – 2576 Tahun 2025 di hari kelima, kegiatan berlangsung di jalan Diponegoro, kecamatan Tebingtinggi, Kamis (31/01/25) Sore.
Kegiatan pengamanan dipimpin Kabag Ops Polres Polres Meranti Kompol Syahrizal, S.E.,M.H., didampingi Kasat Lantas AKP Fajri Sentosa, S.H., M.H., Para Padal dan Para Personel yang terlibat dalam pengamanan.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan SH SIK melalui Kabag Ops Kompol Syahrizal, S.E.,M.H., mengatakan untuk pengamanan hari ini kita terjun personil sebanyak 90 anggota dari Polres Kepulauan Meranti di setiap titik lokasi yang sudah ditentukan, acara di mulai sekitar, 16:00 wib sampai 18:00 wib.
Adapun rute pengamanan sebagai berikut di Jalan Kartini- jalan Imam Bonjol – Jalan Ahmad Yani – Jalan Tebing Tinggi terkahir di Jalan Diponegoro.
Untuk diketahui Festival Perang Air atau Cian Cui merupakan Kegiatan Festival Budaya yang dilaksanakan oleh Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti selama perayaan imlek sebagai Tradisi warga akan Menyiramkan Air satu sama lain sebagai tanda kerukunan dan Toleransi masyarakat dalam Menjalin Kekerabatan.
“Perang Air Cian Cui merupakan salah satu Kebudayaan Lokal yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti yang telah diselenggarakan selama bertahun-tahun.”
Maka dari itu hari ini Festival Perang Air pada hari kedua kamis tersebut juga digelar acara seremonial oleh Forkopimda Kabupaten Kep. Meranti sebagai event nasional tahunan.
Kegiatan Cian Cui dilaksanakan sampai dengan pukul 18.00 Wib. selama pelaksanaan berlangsung situasi terdapat dalam keadaan aman dan kondusif.**
MEDAN, Sidik24.com — Sesuai kesepakatan, Amir Hamzah (67) warga Jl. Pasar III, Tegal Rejo, Medan Perjuangan selaku ahli waris dari alm.Basirin dan alm Amnah bersama pengacaranya dan didampingi Ustadz Darul serta tokoh pemuda kembali mendatangi kantor Notaris Gordon E Harianja SH, Jum’at (17/1/2025) siang.
Kedatangan Amir Hamzah ke kantor Notaris Gordon dalam rangka memenuhi kesepakatan penyerahan surat-surat serta akte-akte terkait perjanjian pengalihan hak dari Amir Hamzah kepada Johan.
Awalnya, Notaris Gordon tidak berada ditempat, namun setelah puluhan masa yang mendukung Amir Hamzah berorasi, Notaris Gordon akhirnya muncul dan kembali terjadi perdebatan.
Sesuai kesepakatan sebelumnya, akhirnya Notaris Gordon memberikan surat asli alas hak surat tanah atas nama Amnah kepada ahli waris Amir Hamzah.
“Surat-surat sudah berada pada kami, selanjutnya kami, Mahmud Irsad Lubis,SH, Iskandar SH, M Nasir Pasaribu SH dan tim lainya akan mempelajari berkas untuk menentukan langkah selanjutnya, apakah melakukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Medan atau pidana ke Kepolisian sesuai pasal-pasal yang berlaku,” ujar salah seorang pengacara Amir Hamzah, Roni Anshari siregar, SH kepada wartawan.
“Harap kita, dengan kembalinya surat asli alas hak surat tanah ini, akan membuka tabir kebenaran dari kasus yang sudah tertunda selama 10 tahun ini,” lanjut Roni.
Roni juga menyampaikan, tim pengacara tetap melakukan upaya-upaya penegakan hukum yang akan dijalankan tim kuasa hukum yang cukup solid menghadapi segala kendala-kendala.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan kepada kami, baik itu dari ustadz Darul, Pak Dedi, tokoh pemuda Medan Perjuangan, Laskar Awali dan semua yang telah mendukung kami,” pungkas Roni.
Sebelumnya, Amir Hamzah dan tim pengacara datang ke kantor Notaris Gordon E Harianja SH. Dalam pertemuan yang berlangsung alot tersebut, Amir Hamzah meminta salinan surat asli alas hak dan akta-akta yang telah diterbitkan sebelumnya serta surat-surat pernyataan antara keluarga Amir Hamzah terhadap Johan.
Awalnya, Notaris Gordon mengatakan surat tersebut telah diserahkan kepada M.Arifin, Abang kandung Amir Hamzah. Namun, saat tim pengacara meminta bukti penyerahan surat terhadap M.Arifin, Notaris Gordon tidak mampu menunjukkannya.
Karena tidak mampu menunjukan bukti-bukti, Notaris Gordon meminta waktu hingga Jum’at (17/1/2025) siang untuk menyerahkan surat asli alas hak.
Selain itu, ada tanda terima sebelumnya yang dilakukan Amir Hamzah terkait penyerahan SKT Tahun 74, namun Amir Hamzah hanya menerima foto copy.
“Setelah kita desak, jika tidak memberikannya, itu merupakan tindakan-tindakan beresiko yang dapat kita laporkan ke MKD dan pihak kepolisian,” ujar Iskandar SH, salah seorang pengacara Amir Hamzah.
Akhirnya diambil keputusan, SKT dan surat-surat serta akte-akte akan diserahkan Notaris Gordon Jum’at (17/1/2025) dalam rangka kepentingan hukum untuk menindak lanjuti perbuatan wanprestasi yang diduga dilakukan oleh Johan dan tindak pidana sesuai surat somasi yang sudah dilayangkan kepada Johan.
“Hari Jum’at ini, selain tim pengacara, ahli waris juga didampingi dan didukung oleh Ormas Islam, Laskar Awali. Harapan kami, hukum dapat kita tegakan bersama, sehingga tidak ada perbuatan ketidakadilan satu pihak, sehingga keadilan itu dapat mewujudkan rasa kenyamanan bersama,” pungkas Iskandar. (*)