![]()
Sidik24.Com,Deli Serdang —Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Komando Distrik Militer (Kodim) 0204/Deli Serdang menggelar operasi penggerebekan barak narkoba dan lokasi perjudian di wilayah Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Kamis malam (22/01/2026).
Operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas keresahan masyarakat terkait maraknya aktivitas ilegal narkotika dan perjudian yang dinilai merusak tatanan sosial serta mengancam masa depan generasi muda.
Penggerebekan dipimpin langsung oleh Peltu Sony selaku Bati Ops Unit Intel Kodim 0204/DS, setelah sebelumnya dilakukan pendalaman intelijen dan pemetaan target di sejumlah titik yang diduga kuat menjadi pusat aktivitas narkoba dan perjudian.
Meski para pelaku berhasil melarikan diri sebelum pengepungan dilakukan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 60 paket ganja seberat 114,4 gram, satu unit mesin judi dingdong, 11 alat hisap sabu, serta satu tas hitam. Sedikitnya lima barak yang diduga kuat menjadi lokasi aktivitas narkoba dan perjudian berhasil dibongkar dalam operasi tersebut.
Komandan Kodim 0204/DS, Letkol Arh Agung Pujiantoro, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun terhadap peredaran narkoba dan praktik perjudian di wilayah teritorialnya. Ia menyebut narkoba sebagai musuh bersama yang tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga menghancurkan masa depan generasi muda dan menghambat terwujudnya sumber daya manusia unggul.
“Langkah ini sejalan dengan upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika dan perjudian yang jelas melanggar peraturan perundang-undangan. Narkoba adalah musuh bersama,” tegas Letkol Agung.
Ia juga secara tegas mengharamkan seluruh prajurit Kodim 0204/DS terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika serta praktik perjudian dalam bentuk apa pun.
Selain itu, Kodim 0204/DS mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba dan perjudian dengan memberikan informasi kepada aparat apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Sinergi antara aparat dan masyarakat diyakini menjadi kunci utama dalam menciptakan wilayah yang aman, bersih dari narkoba, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, kuat, dan berdaya saing.(Rel/lb)
