![]()
SIDIK24.COM, Lombok Timur (NTB)- Pemerintah Desa Aikdewa mengeluarkan pernyataan keras terkait beredarnya konten menyesatkan di media sosial mengenai kondisi Papuk Sahnim, warga Dusun Manggis. Konten tersebut disebarkan oleh seorang kreator bernama Ady, yang dianggap tidak melakukan klarifikasi dan tidak menyampaikan data secara utuh, sehingga memicu kebingungan dan keresahan di tengah masyarakat.
Kepala Desa Aikdewa, Sosiawan Putra N.LP, mengecam keras tindakan tersebut.
“Saya tegaskan, penyebaran informasi yang tidak lengkap dan tidak diverifikasi terlebih dahulu adalah tindakan tidak bertanggung jawab. Konten seperti itu hanya membangun opini palsu dan menyesatkan warga,” tegasnya. Kamis, (27/11/2025).
Sosiawan menjelaskan bahwa Papuk Sahnim selama ini menjadi salah satu warga yang mendapat perhatian langsung dari pemerintah desa, baik melalui bantuan rutin, kunjungan rumah, maupun pemantauan oleh Babinsa dan perangkat terkait.
“Tidak ada warga kami yang dibiarkan tanpa penanganan. Papuk Sahnim sudah berkali-kali kami bantu. Jadi kalau ada konten yang seolah-olah pemerintah desa tidak hadir, itu fitnah yang tidak bisa dibenarkan,” tegas Sosiawan Putra N.LP.
Selain bantuan dasar yang sudah berjalan, Pemerintah Desa Aikdewa juga telah mengusulkan Papuk Sahnim sebagai penerima program Rumah Layak Huni (RLH). Prosesnya saat ini sedang berjalan di tingkat kabupaten sesuai ketentuan.

Tindakan penyebaran informasi tanpa data lengkap ini menurut Kades sudah masuk kategori merugikan kepentingan publik.
“Kami sangat terbuka terhadap kritik, tapi jangan menyebarkan informasi setengah jadi. Ini bukan sekadar salah paham, tapi bisa mencoreng kerja pemerintah desa dan memecah kepercayaan masyarakat. Itu tidak boleh terjadi,” tegasnya kembali.

Sosiawan Putra N.LP juga mengingatkan publik untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi dan menyebarkan informasi di media sosial.
“Kami tidak melarang siapa pun membuat konten. Tapi sebelum menayangkan sesuatu yang menyangkut warga dan pelayanan pemerintah, klarifikasi itu wajib. Jangan demi konten menyesatkan warga dan memperburuk situasi,” ujarnya.
Pemerintah Desa Aikdewa menutup pernyataannya dengan komitmen kuat:
“Kami hadir untuk melayani, bukan untuk dipertontonkan sebagai pihak yang abai. Semua warga yang membutuhkan tetap menjadi prioritas kami, dan itu akan terus kami jalankan tanpa terkecuali,” tegas Kades Sosiawan Putra N.LP. (Udin)
