SIDIK24. Meranti -Hut media online Target Riau yang ke 3 mengadakan pembagian sembako dan satuan Anak Yatim bertempat di jalan P3D Desa Banglas , Kabupaten Kepulauan Meranti,Minggu (26/11/2023).
Turut hadir, Plt Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti AKBP (Prun) H. Asmar, Kaposel Tebing Tinggi, Babinsa Desa Banglas, Camat Tebing Tinggi, Husni Mubarak K S Ag M Pd I, seluruh Organisasi, beserta para undangan.
Laporan ketua panitia,Ucapan terimakasih kepada Bupati sudah dapat hadir di acara ulang tahun media target riau,Kami dari media target ini mohon tunjuk acrar kepada media target kedepannya supaya media target riau ini lebih baik lagi.
Bupati kabupaten Kepulauan Meranti,Saya sangat mengharapkan dapamenyapikan kontrol dan sosial, kritik kepada Pemerintah Daerah, suapaya dapat memberikan informasi kepada publik, sehingga penyampaian penyebar luas kan penyebaran informasi yang edukatif.
“Supaya masyarakat dapat mengetahui informasi tentang seluruh kegiatan Pemerintah Daerah tidak hanya itu media online juga harus bisa memberi informasi yang berimbang dan juga harus akurat untuk Kabupaten Kepulauan Meranti, ” Tutupnya
Satunan anak yatim 6 orang kemudian satunan kaum duafa 10 orang lepas itu pembagian sembako dan pemotongan tumpeng
SIDIK24.COM,INHIL,-Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Tembilahan Hulu Kabupaten Indragiri Hilir-Riau, menggelar pelatihan kewirausahaan pemuda Desa.Pelatihan ini dibuka H.Dwi Budiyanto, Kepala Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Inhil disalah satu Aula Hotel di Tembilahan, Minggu (26/11/2023).
Ketua Panitia Indra Gunawan menjelaskan, pelatihan ini bersumber dari anggaran APBDes tahun 2023 .
Diikuti oleh 16 peserta dari 4 Desa yang ada di Kecamatan Tembilahan Hulu yakni ;
1.Desa Pekan Kamis 4 orang
2.Desa Pulau Palas 4 orang
3.Desa Sialang Panjang 4 orang
4.Desa Sungai Intan 4 orang
“Dasar pelaksana Kegiatan pelatihan ini yakni diantaranya Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, peraturan menteri dalam negeri nomor 110 tahun 2016 dan nomor 96 tahun 2017 tentang tata cara kerja sama desa dibidang pemerintahan desa.Termasuk peraturan Bupati Indragiri Hilir nomor 41 tahun 2022 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja desa di kabupaten Inhil tahun anggaran 2023”
“Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan pelatihan yang berlangsung selama 2 hari,dari tanggal 26 sampai dengan 27 November 2023 ini,yakni diantaranya;
1.Mengembangkan minat dan motivasi pemuda desa untuk terjun dan menekuni dunia wirausaha
2.Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengembangan tata kelola usaha serta jejaring kemitraan bisnis.
3.Mengembangkan kemampuan wirausaha muda dalam upaya pengembangan kewirausahaan dikalangan pemuda.
Sementara itu Kepala Dinas PMD Kabupaten Inhil H.Dwi Budiyanto menyambut baik kegiatan pelatihan kewirausahaan bagi pemuda desa yang di taja BKAD Kecamatan Tembilahan Hulu ini.Ia berharap selama pelatihan para peserta dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh para pemateri.
“Saya mengapresiasi kegiatan ini,saya berharap diikuti dengan baik.Dan perlu yang saya tekankan adalah.Dunia saat ini telah berubah.Hari ini adalah era kompetensi.Dan tentu pola pikir kita harus dirubah.Dari yang dulu atau saat ini mencari pekerjaan,untuk menjadi pegawai ataupun menjadi karyawan.Sudah harus kita alihkan kepada semangat berkarya membuka peluang usaha.Jadi selain,kita mendapatkan nilai ekonomi dari usaha kita,kita juga dapat membuka lapangan kerja. Satu atau dua orang saja yang dapat kita bantu berusaha ditempat kita itu sudah sangat bermanfaat.Apatah kali dapat mempekerjakan puluhan atau ratusan orang.Kemudian,kita juta harus berfikir bagaimana kita bisa membuka usaha dengan memanfaatkan potensi yang ada di Desa kita masing-masing”.Harap Dwi Budiyanto
Harapan senada disampaikan Ahmad Ependi,Ketua BKAD Kecamatan Tembilahan Hulu
“Pemuda merupakan salah satu elemen penting dalam pembangunan.Karena pemuda memiliki potensi yang besar.Bonus demografi telah didepan mata kita.Artinya akan ada puluhan juta pemuda usia milinenal dan gen Z yang akan menyebar untuk mendapatkan peluang pekerjaan ataupun peluang usaha.Jadi kita selaku steckholder dari pemerintah,hari ini akan berbuat dengan maksimal.Bagaimana menyiapkan para pemuda kita tidak berada dalam kondisi pengangguran.Kita sadari dan harus diberikan edukasi kepada pemuda,bahwa di daerah kita masih banyak peluang usaha yng dapat kita berdayakan.Dan hari ini,modal mindset itu kita berikan kepada para peserta.Dan harapannya pelatihan semacam ini akan berkala kita berikan kepada para generasi muda”.Harap Ahmad Ependi
Hadir pula dalam acara pelatihan ini Camat Tembilahan Hulu yang diwakili Muhammad Hafiz Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kantor Camat Tembilahan Hulu, Arifin Kepala Desa Pulau Palas ,Misman Kepala Desa Pekan Kamis dan M.Zuber Kepala Desa Sialang Panjang.Selain itu hadir pula para pendamping Desa.
Sidik24,com.Mataram – Surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 Daerah Pemilihan Kota Mataram, Senin (27/11/2023) pukul 00.30 Wita (dinihari), tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Mataram dengan pengawalan ketat Satuan Tugas (Satgas) Operasi Mantap Brata Rinjani 2023.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Rio Indra Lesmana, S.H., S.I.K. mengungkapkan, pengamanan dan pengawalan surat suara Pemilu 2024 untuk Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dapil 1 Kota Mataram, dilakukan mulai hari Ahad (26/11/2023) pukul 23.30 WITA.
“Kapal Munic III dari Pelabuhan Padang Bay, Bali bersandar di Pelabuhan Lembar, membawa beban berharga berupa surat suara untuk DPRD Kota Mataram dan DPRD Provinsi NTB Dapil I, Kota Mataram. Pengawalan ketat dilakukan oleh Subsatgas Kamtibcarlantas Ditlantas dan Subsatgas Aksi Khusus Satgas Tindak yang dipimpin langsung oleh Kompol syaeful Bahri ,” ujarnya.
Disebutkan, detil jumlah surat suara untuk DPRD Kota Mataram yang tiba di Kantor KPU Kota Mataram yakni dapil 1 sejumlah 58.938 lembar dalam 118 box dan 2 box PSU, dapil 2 sejumlah 43.360 lembar dakam 85 Box dan 2 box PSU, dapil 3 sejumlah 66.573 lembar dalam 132 box dan 2 Box PSU serta dapil 4 sebanyak 54.697 lembar dalam 108 box dan 2 box PSU.
Selanjutnya, surat suara untuk dapil 5 sebanyak 52.484 lembar dalam 103 box dan 2 box PSU, dapil 6 sebanyak 51.407 lembar dalam 101 box dan 2 box PSU
“Sedangkan surat suara untuk DPRD Provinsi NTB Dapil I-Kota Mataram, sebanyak 323.459 lembar dikemas rapat dalam 645 box dan 2 box PSU,” sebutnya.
Dijelaskan, setibanya di Kantor KPU Kota Mataram, selanjutnya disimpan di sebuah gudang disaksikan pihak KPU Mataram, Bawaslu Kota Mataram dan perwakilan KPU Republik Indonesia.
Kombes Pol. Rio mengatakan, sesuai laporan satgas pengawalan di sepanjang perjalanan suasana tetap aman dan terkendali.
“Keberhasilan pengawalan ini menjadi cermin komitmen dan profesionalisme aparat keamanan, dalam menjaga integritas demokrasi. Masyarakat dapat yakin bahwa suara mereka akan terhitung dengan adil. Ayo, kita sambut Pemilu 2024 dengan semangat yang sama,” tutupnya.
SIDIK24.COM,- Pemilu 2024 akan memasuki tahap masa kampanye, aparat penegak hukum dan KPU telah memetakan pengamanan di tiap kecamatan dalam 4 (empat) rayon.
Masing masing rayon terdiri dari 5 kecamatan, yaitu sebagai berikut :
– Rayon 1 :
Tembilahan
Tembilahan Hulu
Tempuling
Kempas
Batang Tuaka
-Rayon 2 :
Kemuning
Keritang
Reteh
Sungai Batang
Enok
-Rayon 3 :
Gaung
Gas
Tanah Merah
Concong
Kuindra
-Rayon 4 :
Pulau Burung
Kateman
Teluk Belengkong
Pelangiran
Mandah
“Pelaksanaan masa kampanye yang merupakan tahapan Pemilu 2023-2024 selama 75 hari terhitung mulai tanggal 28 November 2023 sampai dengan 10 Februari 2024, dimana kami mempersiapkan personel pengamanan sebanyak 100 personel setiap harinya, bekerja sama dengan Kodim 0314/Inhil, Sub Denpom dan Satpol PP,” kata Kapolres Inhil AKBP Norhayat melalui Wakapolres Kompol Indra Lukman Prabowo, dalam kegiatan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Tahapan Kampanye Operasi Mantap Brata Lancang Kuning, Senin (27/11/2023).
Kegiatan apel ini dimaksudkan untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana dan prasarana polri dan unsur-unsur terkait lainnya, dalam kesiapan pengamanan Pemilu 2023-2024.
“Kami sebagai penanggung jawab keamanan dalam negeri, berkewajiban untuk mengawal, menjaga dan mengamankan penyelenggaraan pemilu 2024. hal ini tentunya harus dilakukan melalui manajemen keamanan terpadu dan komprehensif, dengan mengerahkan segala sumber daya yang ada serta memperkokoh kerjasama sinergitas dengan penyelenggara Pemilu, TNI, masyarakat dan mitra keamanan lainnya,” terangnya.
Ia berharap agar pesta demokrasi pemilu 2023-2024 di Kabupaten Indragiri Hilir dapat berjalan dengan aman, jujur, adil dan demokratis.
“Karena itu seluruh jajaran harus bisa mengamankan tahapan pemilu dengan sebaik-baiknya, bekerjasama dengan masyarakat. Personel harus bisa mengindentifikasi potensi kerawanan yang mungkin terjadi sejak dini,” pungkasnya.
Sidik24. PEKANBARU-Tak hanya fokus pada tugas pemeliharaan Kamtibmas di tengah masyarakat, Kepolisian Daerah (Polda) Riau juga ikut aktif menangani stunting.
Salah satunya yakni dengan membagikan paket bantuan berupa makanan bergizi dan sembako bagi keluarga anak stunting dan pra stunting.
Belum lama ini, paket bantuan diserahkan langsung Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto, saat melakukan kunjungan kerja ke Pekanbaru.
Ada ratusan paket yang dibagikan. Kegiatan penyaluran dipusatkan di GOR Gelanggang Remaja, saat menggelar bhakti kesehatan pada Kamis (23/11/2023).
Selain di GOR, bantuan juga ada yang didistribusikan lewat personel Bhabinkamtibmas.
“Ada 339 paket bantuan stunting yang disalurkan kepada masyarakat,” ujar Kabid Dokkes Polda Riau Kombes dr Khadijah.
Sebelumnya, penyalurkan paket bantuan serupa juga sudah dilakukan oleh jajaran Polda Riau.
Pertama pada saat Bakti Sosial 32 Tahun Pengabdian Akabri 1991, berjumlah 796 paket, yang dilaksanakan di SKA Co-Ex Pekanbaru, 21 Oktober 2023.
Kemudian pada acara Bakti Sosial 33 Tahun Pengabdian Akabri 1990, berjumlah 315 paket bantuan, yang dilaksanakan di Hotel Grand Elite Pekanbaru, 28 Oktober 2023.
dr Khadijah menyebut, Polda Riau turut bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Riau untuk penanganan stunting.
Kolaborasi ini dilakukan guna percepatan penurunan prevalensi stunting di Bumi Lancang Kuning.
“Polda Riau dalam hal ini mengumpulkan data jumlah keluarga berisiko dan berpotensi stunting di Pekanbaru. Selanjutnya, personel Bhabinkamtibmas jajaran Polda Riau menjaring keluarga potensi stunting untuk mendapatkan intervensi peningkatan gizi,” bebernya.
Hal tersebut dikatakannya sebagai bentuk komitmen Polda Riau dalam membantu pemerintah terkait penanganan kasus stunting dan akan terus dilakukan dengan berbagai upaya bersama.
SIDIK24.COM,PEKANBARU,- Gubernur Riau Brigjen TNI (P) Edy Natar Nasution memuji langkah Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal yang menggelar acara Doa Bersama Pemilu Damai 2024 di Lapangan Mako Polda Riau, Jumat (24/11/2023) lalu.
Edy mengatakan Irjen Iqbal bisa mengumpulkan semua stakeholder Provinsi Riau, para bupati, ketua parpol dan seluruh Kapolres di Riau. Bahkan pensiunan bintang satu di TNI ini menganggap pemilihan hari dan waktu yang pas dipilih oleh Kapolda Riau.
“Saya kira ini bagus untuk kumpulkan semua stakeholder yang ada, tentu harapannya di waktu yang baik, solat subuh waktu yang baik,” kata Edy di Mapolda Riau.
Dirinya berharap upaya cooling system atau pendinginan jelang pemilu yang dilakukan Kapolda Riau bisa mewujudkan pemilu damai.
“Tentu harapan semua memiliki kesadaran sehingga apa yang kita inginkan pemilu damai bisa tercipta,” tambahnya.
Terpisah, Irjen Iqbal menuturkan doa bersama adalah bagian dari cooling system. Menurutnya segala ikhtiar telah dilakukan oleh Polda Riau dalam pengamanan Pemilu 2024. Namun menurutnya hal itu tidak cukup, harus juga diiringi dengan doa.
Dari para ulama ikhtiar memang harus, ikhtiar dengan maksimal jangan lupa dengan doa. Berdoalah insyaallah akan dikabulkan. Alhamdulillah kita gelar langit bersahabat, dengan Ridha Allah kita bermunajat agar semoga perhelatan pemilu itu berjalan dengan aman tertib, kondusif, bermarwah, berintegritas insyaallah penuh berkah,” tuturnya.
Untuk diketahui ratusan orang hadir dalam doa bersama yang dilakukan usai solat subuh berjamaah. Polda Riau mengundang ustaz Das’ad Latif sebagai penceramah. Das’ad sebelumnya juga telah bertemu dengan Kaops Nusantara Cooling System Polri Irjen Asep Edi Suheri. Ia diminta untuk memberikan cemarah yang menyejukkan agar masyarakat tidak terpecah belah dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
SIDIK24.COM,PEKANBARU,-Tak hanya fokus pada tugas pemeliharaan Kamtibmas di tengah masyarakat, Kepolisian Daerah (Polda) Riau juga ikut aktif menangani stunting.
Salah satunya yakni dengan membagikan paket bantuan berupa makanan bergizi dan sembako bagi keluarga anak stunting dan pra stunting.
Belum lama ini, paket bantuan diserahkan langsung Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto, saat melakukan kunjungan kerja ke Pekanbaru.
Ada ratusan paket yang dibagikan. Kegiatan penyaluran dipusatkan di GOR Gelanggang Remaja, saat menggelar bhakti kesehatan pada Kamis (23/11/2023).
Selain di GOR, bantuan juga ada yang didistribusikan lewat personel Bhabinkamtibmas.
“Ada 339 paket bantuan stunting yang disalurkan kepada masyarakat,” ujar Kabid Dokkes Polda Riau Kombes dr Khadijah.
Sebelumnya, penyalurkan paket bantuan serupa juga sudah dilakukan oleh jajaran Polda Riau.
Pertama pada saat Bakti Sosial 32 Tahun Pengabdian Akabri 1991, berjumlah 796 paket, yang dilaksanakan di SKA Co-Ex Pekanbaru, 21 Oktober 2023.
Kemudian pada acara Bakti Sosial 33 Tahun Pengabdian Akabri 1990, berjumlah 315 paket bantuan, yang dilaksanakan di Hotel Grand Elite Pekanbaru, 28 Oktober 2023.
dr Khadijah menyebut, Polda Riau turut bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Riau untuk penanganan stunting.
Kolaborasi ini dilakukan guna percepatan penurunan prevalensi stunting di Bumi Lancang Kuning.
“Polda Riau dalam hal ini mengumpulkan data jumlah keluarga berisiko dan berpotensi stunting di Pekanbaru. Selanjutnya, personel Bhabinkamtibmas jajaran Polda Riau menjaring keluarga potensi stunting untuk mendapatkan intervensi peningkatan gizi,” bebernya.
Hal tersebut dikatakannya sebagai bentuk komitmen Polda Riau dalam membantu pemerintah terkait penanganan kasus stunting dan akan terus dilakukan dengan berbagai upaya bersama.
Kampar, Gerakan Lawan Mafia Tanah (Gerlamata) lakukan unjuk rasa bersamaan dengan waktu di mulainya masa kampanye untuk pasangan capres-cawapres Pemilu 2024 yaitu pada tanggal 28 November 2023 sebagaimana yang telah di tetapkan oleh Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU RI.
Kepada awak media Muhamad Ridwan Ketua Umum Gerlamata menegaskan bahwa mereka positif turun aksi pada hari itu, cuma saja menurutnya kali ini Gerlamata melakukan unjuk rasa dengan metode aksi jahit mulut,” katanya
Riduan selanjutnya menjelaskan bahwa mereka telah mempersiapkan sebanyak 500 orang Relawan yang siap melakukan aksi jahit mulut. Jumlah massa aksi yang ikut mengantarkan aksi jahit mulut tersebut di perkirakan jauh lebih besar dari aksi yang sebelumnya, relawan aksi jahit mulut akan bertahan dan menginap di samping kantor Kantor Gubernur Provinsi Riau, teknisnya aksinya bahwa setiap harinya Gerlamata akan menambah 50 Relawan untuk melakukan aksi jahit mulut itu hingga ada tanggapan dari Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, timpalnya. Dan jika 3 hari bertahan tidak juga ada tanggapan, maka Gerlamata juga mempersiapkan pergerakan massa sebanyak 200 orang menuju Jakarta untuk mendatangi Kantor Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.
“Aksi jahit mulut ini dilakukan bertujuan mendesak Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo untuk segera turun tangan terkait konflik agraria yang kami hadapi dan terhadap fenomena mafia tanah di lahan seluas 2.500 ha di Kota Garo Kab. Kampar Provinsi Riau, dan apa yang di upayakan saat ini oleh Gerlamata semata-mata merupakan hak asasi masyarakat suku asli Suku Sakai Rantau Bertuah dan Masyarakat Desa Kota Garo sebagai orang asli Riau agar suaranya dapat didengar dan masalahnya dapat terselesaikan,” ucapnya
Lanjut di terangkan Ridwan, Prinsipnya kami Gerlamata hanya menunggu kebijakan dari Presiden Republik Indonesia tentunya dengan harapan besar agar Presiden Joko Widodo bisa memanggil ibu Siti Nurbaya (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI) serta bapak Hadi Tjahjanto (Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN RI) untuk mengambil sikap yang tegas dalam membela hak-hak masyarakat para korban mafia tanah tersebut.
“Penjualan tanah 2500 Hektar oleh para Mafia Tanah merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia terhadap warga masyarakat suku asli (Suku Sakai) Rantau Bertuah dan masyarakat Desa Kota Garo,” ungkapnya
di jelaskan Ridwan, Mengembalikan 2500 Hektar lahan di Desa Kota Garo agar dapat kembali fungsinya sesuai dengan peruntukan awal sebagaimana tercantum jelas surat Plt Bupati H.M. Azaly Djohan, S.H. 3 Juni 1996 prihal Persetujuan Pendirian Kelompok Tani yaitu meningkatkan Kesejahteraan/Pendapatan masyarakat sebanyak 1250 Kepala Keluarga sama halnya dengan Menggebuk Mafia Tanah istilah Presiden Jokowi Dodo.
Tujuan Aksi:
1. Menagih janji Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, ibu Siti Nurbaya (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI) serta bapak Hadi Tjahjanto (Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN RI) untuk segera menyelesaikan konflik-konflik pertanahan dan kehutanan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
2. Meminta kepada bapak Presiden RI dan Bapak Menteri ATR/BPN RI, ibu Menteri LHK RI dan Satgas Mafia Tanah/Satuan Tugas Tindak Pidana Pertanahan menangkap dan mengadili Mafia Tanah di areal 2.500 ha di Desa Kota Garo Kampar Provinsi Riau.
3. Meminta Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI untuk segera mengeluarkan tanah Suku Sakai seluas 2.500 ha di Desa Kota Garo Kampar Provinsi Riau dari Kawasan hutan melalui Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Kawasan Hutan (PPTKH)/TORA dan segera menerbitkan SK Pelepasan Kawasan Hutan pada areal 2.500 ha di Desa Kota Garo tersebut.
4. Dan Meminta bapak Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN RI mengeluarkan sertifikat komunal pada areal 2.500 ha kepada Suku Sakai Desa Kota Garo.
5. Meminta perkenan waktu bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo, Bapak Menteri Agraria dan Tata Ruang/BPN RI dan Ibu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI untuk bertemu/audiensi dengan perwakilan massa aksi GERLAMATA untuk membahas finalisasi persoalan konflik pertanahan/kehutanan yang kami alami selama ini, dengan mengedepankan kepentingan rakyat, agar rakyat memiliki kepastian hukum dan juga keadilan.
Sidik24,com.Lombok Timur-Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lombok Timur berhasil mengungkap kasus narkotika di Desa Masbagik Selatan, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Sabtu (25/11/23)., Pukul 01.37 Wita.
Kasatres Narkoba melalui P.S., Kasi Humas IPTU Nikolas Osman menerangkan; penangkapan itu terjadi bermula dari Tim Opsnal Satresnarkoba menerima informasi bahwa Salah satu rumah yang ada di Desa Masbagik Selatan sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis Shabu dan Pil Ekstasi, adanya Informasi tersebut, Kasat Resnarkoba IPTU Irvan Surahman memerintahkan Tim Opsnal untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian di sekitar tempat kejadian.
Setelah Informasi berhasil dikumpulkan, selanjutnya Tim Opsnal melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku berinisial ” IN” .
Masih kata Osman saat dilakukan Penggeledahan badan dan pakaian petugas tidak menghasilkan barang bukti, namun dalam penggeledahan rumah, tim menemukan sejumlah barang bukti yang tersembunyi di dalam bantal tidur.
Adapun Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 1 (Satu) Bungkus Klip yang berisi diduga Narkotika Jenis Shabu, 38 (Tiga Puluh Delapan) Butir Ekstasi warna Merah Muda Bentuk Minion,1 (Satu) Buah Timbangan,1 (Satu) Bungkus Klip Kosong,1 (Satu) Buah Bong,1 (Satu) Buah Sendok,1 (Satu) Buah Tempat Kaca Mata warna Orange, 2 (Dua) Buah Korek Api Gas,5 (Lima) Buah HP Android,1 (Satu) Buah HP Kecil, 1 (Satu) Buah Bantal Kepala, Uang dengan Jumlah Rp. 305.000
Kini Terduga pelaku dan barang bukti diamankan dan dibawa ke Polres Lotim untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Kami Himbau kepada seluruh lapisan Masyarakat Khususnya yang ada di Kabupaten Lombok Timur agar menjauhi barang haram yang namanya Narkoba karena selain merugikan diri sendiri, juga dapat menyengsarakan Keluarga bahkan orang di sekitar kita. Tegas Osman.
Kami juga menghimbau kepada Warga jika mengetahui adanya peredaran gelap Narkoba untuk melaporkan hal tersebut kjepada Pihak Kepolisian untuk segera ditindaklanjuti, untuk rahasia pelapor kami akan rahasiakan.pungkas Osman.
Sidik24. MERANTI – Pemerintah kabupaten Kepulauan Meranti, Sabtu (25/11/2023) menggelar upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-78 Tahun 2023.
Upacara dipimpin langsung Plt Bupati Asmar di Halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selatpanjang.
Plt Bupati Asmar membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim dalam upacara tersebut.
Ada beberapa poin penting yang disampaikan dalam pidato itu. Diantaranya terkait kurikulum merdeka. Lewat kurikulum itu, beban siswa semakin ringan dengan pengurangan jumlah materi, dan penekanan pada pemahaman yang mendalam.
“Juga memerdekakan guru untuk mengolah kreativitasnya dalam berinovasi mengembangkan pembelajaran yang menyenangkan sesuai kebutuhan murid,” katanya.
Kemudian juga disampaikan terobosan pendidikan Guru Penggerak. Program ini berbeda dari pelatihan guru yang sudah ada sebelumnya, karena tujuannya untuk mendorong lahirnya generasi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah yang mampu memimpin perubahan nyata.
“Terakhir, yang juga sangat membahagiakan adalah kita sudah semakin dekat untuk mencapai target satu juta ASN PPPK guna memenuhi kebutuhan guru, dan tentunya meningkatkan kesejahteraan para pendidik,” kata Asmar.
Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan selamat dan terima kasih kepada para guru yang telah mendedikasikan darma bakti mencerdaskan anak bangsa.
“Selamat HUT PGRI dan Hari Guru Nasional. Teruslah berjuang dan memberikan bakti mendidik para generasi penerus bangsa ini,” ujarnya.
Turut dalam upacara itu, unsur pimpinan Forkopimda, para staf ahli bupati, asisten, kepala OPD, dan pejabat. Ketua dan pengurus PGRI serta para guru di Kepulauan Meranti.