![]()
Sidik24,com.Lombok Timur – Kekeringan yang melanda di beberapa titik wilayah Lombok Timur berdampak pada kekurangnya masyarakat akan air bersih, Dimana kondisinya sangat memperihatinkan bahkan banyak masyarakat kesulitan dengan kekurangan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Melihat kondisi tersebut Ketua Umum PB NW Maulana Syaikh TGKH. Lalu Gede Muhammad Zainuddin At-Sani, Lc., MPd menginstruksikan kepada semua Badan Otonom Nahdlatul Wathan (NW), Jama’ah, Abituren, Simpatisan dan Kader yang Menjadi Caleg dari Tingkat Pusat hingga Daerah untuk selalu peduli dan cepat tanggap terhadap segala bentuk bencana atau musibah yang sedang terjadi dialami oleh masyarakat.
Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) pemberian Air Besih di daerah kekeringan tersebut disalurkan PBNW melalui Lembaga Ami Zakat Infaq Shodaqoh (LAZAH)
Dimana dalam kegiatan sosial penyaluran bantuan air bersih ini LAZAH NW bekerjasama dengan Dinas Sosial Lombok Timur dan Donasi dari Caleg Gerindra DPR RI Dapil Lombok Apt. Hj. Lale Syifaun Nufus Santane Putri, M.Farm, Caleg Provinsi NTB Dapil 3 Hj. Lale Yakutun Nafis, S.Sos., MM, Caleg Kabupaten untuk Dapil 5 yaitu H. Surdian, SH dan Nursaid, SPd.
Melalui kerjasama serta partisipasi para donatur LAZAH NW peduli menyalurkan 5 tangki atau setara kurang lebih 20 ribu liter air bersih di Desa Selaparang, Kecamatan Suela, Lombok Timur.
Disampaikan Ustaz Sayuti selaku Bendahara LAZAH NTB, Penyaluran air bersih di di Desa Selaparang Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur ini disebar pada 4 Dusun di Desa Selaparang yang dampak kekeringan kekurangan air bersih. Pasalnya untuk mendapatkan air bersih masyarakat harus membeli dengan harga Rp.100 ribu satu tong besar dengan isi sekitar 1000 liter.
“Artinya dalam 1 bulan masyarakat harus mengeluarkan dana untuk membeli air sebesar Rp.700 ribu,” sebutnya saat menyalurkan baksos air bersih. Sabtu (26/8/2023)
Dijelaskan ustaz Sayuti, Dari satu desa dengan 4 dusun yang betul-betul kekeringan di RT. Karang Gerung, RT. Karang Jero Dusun Selaparang Barat. RT. Karang Pendem, RT. Karang Katon Selaparang Timur. Dari pantuan kita lihat rata-rata masyarakat sangat membutuhkan air bersih. Informasi langsung dari masyarakat mereka membeli air bersih dengan harga Rp.100 ribu, jadi bisa dikalkulasikan per bulannya jika berlanjut kekeringan.
“Sementara ini kita salurkan 5 tangki kurang lebih 20 meter kubik air, sedangkan untuk satu dusun saja kurang lebih ada 171 KK, mungkin 500-an jiwa membutuhkan,” rincinya.
Diharapkan dengan adanya penyaluran air bersih ini kepada masyarakat di Desa Selaparang Kecamatan Suela Kabupaten Lombok Timur bisa membantu untuk kebutuhan mandi, minum dan memasak. Kendati di Dusun Selaparang Barat dan Selaparang Timur merupakan dusun berimbas cukup parah pada kekeringan. Pasalnya untuk membuat sumur harus mengebor cukup dalam sekitar 250 meter baru bisa menemukan air.
“Kesusahan mencari air bersih kadang-kadang satu tong itu nggak sampai satu hari, itu dipakai memasak, wudhu, mandi juga. Apalagi satu tong dipakai banyak anggota keluarga habis cepat ujarnya salah seorang warga,” pungkasnya.
Sementara itu, Lalu Jasudin selaku Kasi Pemerintahan Desa Selaparang mengatakan, jika musim kemarau masyarakat mulai kekurangan air bersih. Apalagi saat ini sudah memasuki beberapa musim kemarau, sehingga masyarakat sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan mandi, minum dan memasak.
Ia menyampaikan untuk air bersih masyarakat membeli dengan harga Rp.300 ribu per tangki, kalau pakai tong Rp.50-100 ribu. Air ini sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat.
“Jadi dengan datangnya air bersih dari LAZAH NW ini kami merasa sangat bersyukur dan dampaknya sangat luar biasa sekali,” ungkapnya (Purnomo)


Penyerahan hadiah yang dilaksanakan di Pendopo kelurahan Kempas Jaya Kecamatan Kempas yang diserahkan langsung Wakil Bupati Kabupaten Indragiri Hilir H.Syamsuddin Uti turut mendampingi Camat Kempas, Unsur Forkopincam,Kades Se-Kempas dan Lurah Kempas Jaya, Kecamatan Kempas serta Masyarakat yang turut menyaksikan penyerahan hadiah ini.
Kegiatan yang di rangkai dengan malam resepsi Dirgahayu HUT Ke-78 RI dan sekaligus malam pengantar tugas yang memasuki purna bhakti pak Rokhimin sebagai Lurah Kempas Jaya.
Dalam arahannya, Wabup H.Syamsuddin Uti berpesan kepada masyarakat dalam rangka HUT mengajak masyarakat untuk selalu menjaga persatuan dan ketertiban.
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan titik kumpul di TPA Darul Khairah didusun Kelapa Gading dan Finish di Halaman Kantor desa Pekantua.Karnaval ini diGelar untuk siapa saja, seluruh warga masyarakat Pekantua dan sekitarnya yang ingin berpartisipasi, bersuka cita merayakan HUT Kemerdekaan RI.
Hadir dalam kegiatan Tersebut,Ketua Ikatan Remaja Mesjid Arrahaman (IKRAMAN): Lataman Jari dan Anggota: Siti Nurrahma, Dian Ulfa, Pembina IKRAMAN : Linda Herawati, S.Kom, Dedi Chaniago, Pemuda Dusun Kelapa Gading,Kadus se-desa pekantua, Plh Kepala Desa (kades) Pekantua Matsrizal,A.Md, Ketua BPD Asmanto,Bhabinkamtibmas,Babinsa,Perangkat Desa dan tokoh Agama Beserta masyarakat.
Ketika diwawancarai oleh awak media ini usai Acara Karnaval dikantor Desa Pekantua PLH Kepala Desa (kades) Pekantua Matsrizal,AMd menyampaikan, agar seluruh peserta Karnaval,Parade Budaya,Drama Kolosal Perjuangan dan masyarakat khususnya Desa Pekantua, untuk selalu mengingat jasa-jasa para pejuang dalam merebut kemerdekaan.

