Pesisir Selatan, sidik24.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Selatan dari Fraksi Partai NasDem, Dani Sopian, menyampaikan pesan kebangsaan pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam pernyataannya, Dani mengucapkan selamat Dirgahayu ke-80 bagi Indonesia seraya menyampaikan harapan agar bangsa ini terus bersatu, berdaulat, rakyat semakin sejahtera, dan Indonesia semakin maju.
“Bersatu, berdaulat, rakyat sejahtera, Indonesia maju,” ujar Dani, melalui keterangannya, Minggu (17/8/2025).
Dani menyebut, peringatan kemerdekaan hendaknya tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momen untuk merenungkan kembali perjuangan para pendiri bangsa.
“Kita wajib meneladani semangat perjuangan para pahlawan bangsa. Tugas kita hari ini adalah melanjutkan dengan pembangunan, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat ekonomi masyarakat, serta menjaga keutuhan bangsa,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak melupakan sejarah dan terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.
“Generasi muda adalah penerus estafet perjuangan. Jangan sampai lalai terhadap sejarah, karena dari sanalah kita belajar arti pengorbanan,” tegasnya.
Dani menambahkan, sebagai wakil rakyat di daerah, ia bersama DPRD Pesisir Selatan berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan memastikan pembangunan berjalan merata.
“Kemerdekaan harus terasa oleh seluruh rakyat, termasuk masyarakat di daerah-daerah. Itu tugas kita bersama,” ucapnya lagi.
Menurutnya, semangat persatuan dan gotong royong merupakan kunci agar Indonesia semakin kokoh dalam menghadapi tantangan global.
“Dengan persatuan, kita bisa melewati berbagai krisis. Dengan gotong royong, kesejahteraan rakyat akan lebih cepat tercapai,” pungkasnya.
Muba Sumsel,Sidik24.com:
Senin 24/2/2025.Ketua DPRD kabupaten muba memberikan ucapan selamat kepada bupati dan wakil bupati muba toha rohman atas dilantiknya oleh presiden Republik Indonesia prabowo (kamis 20-2-2025)
Dalam ucapannya ketua DPRD muba afitni junaidi gumay mengucapkan selamat atas dilantiknya pasangan toharoh bupati dan wakil bupati muba periode 2025-2030″semoga bisa memimpin muba lebih baik dan lebih maju lagi ke depan ”
Selanjutnya afitni mengatakan semoga toharoh dapat merealisasikan janji janji politik dalam kampanye yang sebelumnya.
Semoga sinergi antara legislatif dan eksekutif dapat lebih baik lagi demi kebaikan dan kesejahteraan masarakat muba sesuai dengan visi dan misi muba maju lebih cepat ujar Afitni junaidi gumay SE ketua DPRD Kabupaten muba. (Salman)
Perwakilan Kade-Kade Bang Ondim Menghadiri Deklarasi Syah Afandin SH Menjadi Bupati Langkat dan Tiorita Bru Surbakti SH Calon Wakil Bupati Langkat Periode 2024-2029 di Gedung MABMI Stabat. Kamis,(29/08/2024)
Deklarasi Dukungan yang di usung 11 Partai Politik se Kabupaten Langkat berjalan dengan aman dan tertib, salah satu Komunitas Kade-Kade Bang Ondim turut hadir dalam acara tersebut.
Kade-Kade Bang Ondim sudah 2 Tahun Lalu mendeklarasikan Syah Afandin SH Menjadi Bupati Langkat dan siap menghantarkannya sampai duduk meminpin Kabupaten Langkat, Kade-Kade Bang Ondim Optimis dan bertekad untuk memenangkan Syah Afandin dan Tiorita Bru Surbakti.
Kedatangan Kade-Kade Bang Ondim di Gedung MABMI Stabat di sambut hangat Oleh Calon Bupati dan Wakil Bupati Langkat, kade-kade Bang Ondim juga mendampingi Syah Afandin dan Tiorita Bru Surbakti menuju Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Stabat Kabupaten Langkat sampai acara selsai.
Kade-kade Bang Ondim Apresiasi Pencalonan Syah Afandin menjadi Bupati Langkat, Kade-Kade Bang Ondim berharap Syah Afandin SH dapat melanjutkan Program-Program yang belum selsai di laksanakan.
Kade-Kade Bang Ondim Yakin Syah Afandin mampu meminpin Langkat untuk lebih baik lagi, Syah Afandin adalah salah satu Calon Pemersatu Suku di Kabupaten Langkat.
BOJONEGORO – Ribuan pedagang di Pasar Bojonegoro Kota antusias menyambut kehadiran Bakal Calon Bupati, Setyo Wahono, yang mengunjungi mereka pada Sabtu (03/08/2024).
Dalam pertemuan itu, para pedagang memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka, terutama mengenai keinginan agar pasar tetap dibangun di lokasi yang sekarang dan tidak dipindahkan.
Setyo Wahono, dalam sambutannya, dengan tegas menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan kemakmuran dan kebanggaan bagi seluruh warga Bojonegoro.
“Kemakmuran dan kebanggaan ini yang harus kita perjuangkan bersama,” ungkap Wahono di hadapan para pedagang yang hadir.
Ia menekankan pentingnya menjaga dan memaksimalkan potensi lokal yang dimiliki Bojonegoro, termasuk prestasi di bidang olahraga, kesenian, pendidikan, serta sektor-sektor lainnya yang mampu mengangkat nama daerah.
Menurut Wahono, Bojonegoro harus menjadi kebanggaan bagi seluruh warganya, dan hal ini hanya bisa terwujud melalui kebersamaan serta kerja keras.
Lebih lanjut, Wahono memaparkan beberapa langkah strategis yang harus diambil untuk mencapai kemakmuran daerah. Ia menyebutkan pentingnya diversifikasi ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur yang baik, serta menjaga stabilitas politik dan keamanan.
Selain itu, ia juga menekankan perlunya inovasi dan teknologi, tata kelola yang transparan, serta keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.
Setyo Wahono meyakinkan para pedagang bahwa perjuangan untuk mewujudkan kemakmuran Bojonegoro hanya bisa dicapai dengan sinergi yang kuat antara pemimpin dan rakyat.
“Bersatunya hati pemimpin dengan rakyatnya adalah fondasi utama dalam membangun Bojonegoro yang lebih sejahtera dan membanggakan,” tutup Wahono.
Dengan adanya komitmen yang kuat dari Setyo Wahono, para pedagang pasar Bojonegoro semakin optimis bahwa aspirasi mereka akan diperhatikan dan diperjuangkan dalam setiap langkah pembangunan daerah ke depan.
Kehadiran Wahono memberikan harapan baru bagi pedagang pasar untuk masa depan Bojonegoro yang lebih cerah dan sejahtera. (Redho)
LANGKAT — Mas’ud,SH.MH.CPM.CPCLE.CPL.Adv. yang berprofesi sebagai Pengacara saat ini di beri amanah oleh H.Syah Afandin,SH. Menjadi Menjadi Ketua Advokasi Jaringan Ondim atau di singkat dengan sebutan A.J.O For Jastice. informasi tersebut di peroleh awak media melalui media sosial pada hari Jum’at (03/05).
Atas informasi tersebut wartawan mengkonfirmasi Mas’ud.SH.MH atau yang akrab disapa Dimas melalui Telepon selulernya mengatakan ‘ iya benar informasi bahwa saya di manakah oleh Pak H.Syah Afandin.SH untuk menjadi ketua Advokasi Jaringan Ondim (A.J.O for Jastice , Adapun tujuan dibentuknya A.J.O For Jastice sebagai wadah Advokasi Hukum untuk membantu masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan hukum, terkhusus untuk masyarakat Kabupaten Langkat.
Wadah ini merupakan wadah Lembaga Bantuan Hukum,yang memiliki legalitas hukum dan wadah ini nantinya akan dikukuhkan sebelum penetapan calon Bupati Langkat oleh Pak H.Syah Afandin,SH. Yang merupakan mantan PLT Bupati Langkat dan saat ini ikut kembali dalam bursa pencalonan Bupati Langkat.
Lebih lanjut dijelaskan nya pada Struktur Lembaga ini kami membentuk beberapa Devisi di antarannya Devisi Hukum Pidana dan Perdata. Selain itu ada juga Devisi IT, Yang personil nya di isi oleh 21 orang rekan -rekan Advokat.
Semoga bermanfaat bagi masyarakat, sebab pesan Pak H.Syah Afandin. SH, Kedamaian dan keadilan merupakan tujuan utama dalam berpolitik. (*)
PADANG – Tokoh muda Pesisir Selatan Rodi Chandra menyatakan diri siap untuk maju menjadi calon kepala daerah pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pessel pada Pilkada serentak 27 November mendatang.
Dengan sederat rekam jejaknya yang mentereng, Rodi Chandra hadir sebagai sosok generasi muda yang akan menawarkan perubahan untuk kemajuan Pesisir Selatan.
“Dengan rendah hati, saya menyatakan niat untuk ikut serta dalam kontestasi Pilkada Pesisir Selatan demi menjawab aspirasi masyarakat serta membawa perubahan yang positif bagi daerah ini. Saya siap bertarung dengan visi dan misi yang jelas untuk mewakili suara-suara muda dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Pessel,” ujar Rodi.
Rodi mengatakan, niat ini tentunya tak luput dari dukungan masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan selain doa restu dari orang tua dan keluarga. Karena dukungan tersebut, ia berkeyakinan, langkahnya untuk maju akan dipermudah oleh yang Maha Kuasa.
“Alhamdulillah dukungan banyak berdatangan, bekal dukungan masyarakat, terutama kawan kawan pemuda inilah yang dapat mempermudah saya untuk melangkah,” katanya.
Ia menilai keberadaan pemuda bisa memunculkan gagasan baru untuk Kabupaten Pesisir Selatan lebih baik. Oleh karena itu, ia mendorong agar generasi muda harus punya mental keberanian untuk mengambil tindakan.
“Komitmen saya adalah untuk bekerja bersama dengan masyarakat, terutama generasi muda, dalam upaya membangun daerah ini ke arah yang lebih baik. Saya percaya bahwa semangat dan inovasi dari kaum pemuda memiliki potensi besar untuk mewujudkan perubahan positif untuk daerah yang sama-sama kita cintai ini,” terangnya.
Rodi memiliki nama lengakap Dr. RODI CHANDRA., S.Pd., SH., S.I.Kom., M.Pd., MH., MM.,
Med., CCD., CMLC., CTLA., CA., CT., C.PS., CRA., CN.NLP.,
CM.NLP., C.CO., C.IMC., C.F., C.MGR., C.IJ., C.CS., CBHCM. Rodi merupakan pria kelahiran Pesisir Selatan yang berlatarbelakang sebagai akademisi dan pengacara ternama di Sumatera Barat.
Dia juga aktif dalam berbagai organisasi baik sewaktu kuliah maupun sekarang. Selain itu, ia juga peduli kepada kampung halaman dengan berbagai kegiatan yang ia pelopori. (Team)
Pesisir Selatan – Politisi Partai Nasdem Lisda Hendrajoni dipastikan kembali melenggang ke Senayan dengan mengamankan kursi pertama di daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Barat (Sumbar) I yang meliputi wilayah Kota Padang, Kota Padang Panjang, Kota Solok, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok, Tanah Datar, Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
Berdasarkan data real count KPU terbaru, Kamis 29 Februari 2024 hingga pukul 15.00 WIB, Partai Nasdem berhasil mendapatkan dua kursi di Dapil Sumbar I. Kursi pertama berhasil diamankan caleg petahana Lisda Hendrajoni dengan raihan suara pribadi sebanyak 71.146. Sementara kursi kedua diperoleh M.Shadiq Pasadigue (Mantan Bupati Tanah Datar) 33.905.
Namun demikian, Lisda mengaku tetap menunggu proses rekapitulasi yang dilakukan KPU hingga selesai. Menurutnya, hasil rekapitulasi tersebut nantinya bakal diumumkan secara resmi oleh KPU.
“Ya, kita masih menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU,” ujar Lisda, Kamis (29/2/2024).
Lisda menyebut, perolehan suara Partai Nasdem saat ini berada pada urutan tertinggi di daerah pemilihan Sumatera Barat I. Melihat perolehan tersebut, Lisda optimis peluang Nasdem untuk mendapatkan dua kursi di Dapil Sumbar I terbuka lebar.
“Insyaallah terbuka peluang dua kursi untuk Nasdem di Sumbar I. Mohon doanya,” ucapnya lagi.
Lisda Hendrajoni Dijuluki Pejuang Pendidikan Sosial dan Perempuan Karena Dicintai Masyarakat
Selama menjabat sebagai wakil rakyat di Senayan, Lisda Hendrajoni terus gencar memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Barat (Sumbar) I. Tak tanggung-tanggung, sewaktu menjabat sebagai Komisi VIII DPR RI bejibun bantuan sosial terus saja digelontorkan untuk masyarakat kurang mampu di Sumatera Barat, khususnya Pesisir Selatan.
Program tersebut mulai dari bantuan sosial BNPT, PKH lansia, anak yatim, sembako dan beras yang sudah dibagikan kepada 21.000 penerima. Selanjutnya 10 unit mobil ambulans, 700 lebih bantuan operasional pendidikan (BOP) untuk pesantren, madrasah, dan TPA. 1000 unit bantuan kursi roda. 500 lebih bantuan rumah tidak layak huni. 200 lebih bantuan Dikdasmen siswa dan UMKM. 10.000 lebih bibit pohon dan ternak skala rumahan. 100 lebih program pemberdayaan perempuan, pariwisata pemuda dan olahraga. 1000 lebih bantuan kaki dan tangan palsu. 15 lebih bantuan untuk masjid dan mushalla dan 50 titik bantuan bangunan madrasah seperti MTSN, MIN, MAN, dan PTIS.
Terbaru, saat dirinya menjabat di Komisi X DPR RI program unggulan yang terus digencarkan Lisda Hendrajoni hingga saat ini adalah beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK. Selanjutnya beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.
Lisda menyebut, PIP dan KIP Kuliah memberikan kesempatan kepada para siswa kurang mampu untuk tetap melanjutkan pendidikan hingga ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kami menginginkan anak-anak di Sumatera Barat, khususnya Pesisir Selatan menjadi generasi yang berkualitas dan berpendidikan tinggi, sehingga kedepannya bisa mengubah kehidupan keluarga ke arah yang lebih baik,” kata Lisda pada wartawan beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, PIP dan KIP Kuliah merupakan program pemerintah yang diusulkan melalui Dinas Pendidikan kabupaten/kota bersama pemangku kepentingan yang bersumber dari dana aspirasi Anggota DPR RI Komisi X dan disalurkan secara langsung kepada peserta didik melalui rekening Bank masing-masing. Bantuan pendidikan tersebut menjangkau masyarakat kurang mampu dengan jumlah bantuan senilai Rp 450 ribu untuk tingkat SD, Rp 750 ribu untuk SMP, dan Rp 1 juta untuk tingkat SMA/SMK.
“Alhamdulillah tahun 2023, melalui jalur aspirasi kami di Komisi X sebanyak 48.000 bantuan PIP sudah disalurkan untuk peserta didik di Sumbar. Dan untuk tahun 2024 ini masih tetap berlanjut,” ujarnya.
Kilas Balik Perjuangan Lisda Hendrajoni Hingga jadi Wakil Rakyat
Sosok Lisda Hendrajoni mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Ya, wanita dengan sapaan akrab Bunda Lisda ini sangat familiar terutama bagi masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).
Perempuan yang ramah dan murah senyum ini dikenal masyarakat sebagai wanita cerdas, tangguh, dan multitalenta. Bahkan Lisda mudah akrab dengan siapa saja. Hal itu bermula atas kepeduliannya yang tinggi terhadap sesama, khususnya kaum dhuafa. Sejak menjadi wakil rakyat di Senayan, Lisda Hendrajoni terus berbuat untuk daerah pemilihannya di Sumatera Barat. Sejumlah program dan bantuan terus digelontorkannya hingga ke pelosok negeri, seperti memberikan santunan, bantuan fasilitas, akses ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
Semua itu dilakukan Lisda secara berkelanjutan selama bertahun-tahun. Bahkan, jauh sebelum suaminya Hendrajoni terpilih sebagai Bupati Pesisir Selatan di Pilkada 2015. Pada setiap momen bersama suami, pasangan yang sama-sama berjiwa sosial tinggi ini selalu menyambangi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Lisda tak sungkan bersalaman dengan masyarakat miskin dan bertanya tentang apa yang dibutuhkannya saat itu. Bagi Lisda, kaum dhuafa, anak yatim-piatu, orang jompo, orang cacat, adalah sama derajatnya. Hanya saja kata Lisda, nasib belum berpihak kepada mereka. Pada setiap kunjungan, tak sedikit pula bantuan yang sudah disalurkan agar kondisi mereka bisa setara dengan orang-orang normal pada umumnya.
Sewaktu menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni tidak selalu mengandalkan anggaran daerah dalam kegiatan sosial. Lisda paham betul kemampuan keuangan daerah saat itu sangat terbatas, sehingga tidak bisa mengakomodasikan semua kebutuhan masyarakat.
Namun bermodalkan kecerdasan dan pengalaman, mantan pramugari pesawat kepresidenan itu memberdayakan jaringannya agar turut berpartisipasi membantu masyarakat Pessel. Lisda mendatangi relasinya satu persatu, kelompok per kelompok disambanginya. Bahkan organisasi ternama lintas internasional, Saleema Foundation NGO yang bermarkas di London, Inggris pun tertarik untuk berdonasi ke daerah berjuluk Negeri Sejuta Pesona itu. Sebelumnya Saleema Foundation tercatat telah membedah 100 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan berpartisipasi dalam kegiatan pengentasan gizi buruk di Kabupaten Pesisir Selatan.
Sebelum berkiprah di Senayan, Lisda Hendrajoni juga menggagas sebuah program yang dinamakannya gerakan ‘Dunsanak Mambantu Dunsanak’ (DMD). Menurutnya, program tersebut dimaksudkan untuk menumbuh kembangkan semangat kekeluargaan dan kepedulian terhadap sesama. Misalnya, golongan yang mampu secara ekonomi membantu golongan yang lemah, begitu seterusnya.
Tak hanya itu, Lisda Hendrajoni juga turut mempromosikan wisata daerah lewat lagu yang dikemas dalam album ‘Ragam Pasisia’ bersama sejumlah istri pejabat daerah setempat. Hal itu dilakukan agar lebih memperkenalkan Kabupaten Pesisir Selatan sebagai daerah Negeri Sejuta Pesona yang layak jadi destinasi utama di Sumatera Barat. Bahkan, sebagian besar dari penjualan CD kala itu disumbangkan untuk membantu sejumlah kegiatan sosial dan amal. Perempuan yang dinobatkan sebagai Wanita Inspiratif Indonesia ini memang tidak pernah kehabisan ide dan gagasan untuk kemajuan daerah, apapun bakal dilakukannya agar masyarakat bisa hidup tentram dan berkecukupan.
Sebagai Ketua DPW Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumbar, Lisda acap kali mengeksplor dan mengembangkan produk-produk lokal daerah. Hal itu bertujuan untuk menambah daya tarik dan nilai ekonomis dari kerajinan tangan yang dihasilkan oleh masyarakat setempat. Tak hanya itu, pengrajin juga dibantu sejumlah fasilitas, modal usaha, dan dibina agar lebih mampu mengembangkan kemampuan dan wawasan untuk bersaing di pasar nasional hingga mancanegara. Alhasil, batik lokal bermotifkan ‘Mandeh Rubiah’ yang berusia ratusan tahun sukses ditampilkan pada ajang pergelaran busana internasional bergengsi New York Fashion Week pada September 2019 silam.
Pengabdian dan kepedulian Lisda Hendrajoni terhadap masyarakat, akhirnya mengantarkan dirinya meraih penghargaan Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Budayawan Karo SAS Lingga dan Bode Haryanto selaku Akademisi Karo beserta masyarakat Karo di kabupaten Karo, Langkat, Binjai, Deli Serdang dan Medan Tolak Keras Ulayat Karo bergabung di Provinsi Toba Raya. Senin 26/02/2024
SAS Lingga selaku Budayawan Karo kepada Wartawan media ini menjelaskan wilayah kabupaten karo dan yang di diami masyarakat karo di sumatera utara bukan ulayat batak, SAS Lingga pada saat di hubungi melalui Watsappnya menceritakan sejarah karo dan batak yang tidak memiliki hubungan kekerabatan. Tegas SAS
Ulayat Karo jelas-jelas sesuai Fakta Sejarah bukan Ulayat Batak sebagaimana yang telah di buat selama ini yang di nilai keliru, dan fakta sejarah Suku karo bukan bahagian dari Suku Batak.
Akademisi Karo Bode Haryanto juga membenarkan apa yang telah di sampaikan SAS Lingga saat di temui kepada awak media ini mengatakan Suku Karo adalah Suku tersendiri yang tidak memiliki hubungan darah dengan batak, Bode juga mengatakan batak karo yang di sebut-sebut selama ini adalah Produk Penjajah yang di pakai selama ini untuk kepentingan Politik. Terang Bode
Bode dan SAS Lingga mewakili masyarakat karo merasa dirugikan jika identitas karo selalu di klaim, Kabupaten Karo berdasarkan fakta sejarah tidak berada dalam Kresidenan Tapanuli ( Pantai Barat ) tapi di Kresidenan Sumatera Timur( Pantai Timur ). Pungkas SAS
Di Sumatera Timur ada 3 suku asli yaitu Karo ,Melayu dan Simalungun. TANEH Karo Secara Ulayat atau tanah adat yg didirikan oleh Suku Karo ( Simantek Kuta ) ada di Kota Medan , Binjai ,Langkat , Deliserdang , sebagian Serdang Bedagai ,Kab .Karo ,sebagian di Simalungun dan sebagian lagi di Kab .Dairi.
Atas dasar itu sangat tidak tepat jika Kabupaten Karo di masukkan ke dalam wilayah provinsi Tapanuli atau Provinsi Toba Raya yang sedang di gagasi oleh pihak tertentu karena tidak sesuai dengan latar belakang sejarah di masa lalu bahkan di masa pra kolonial pun tidak pernah Suku Karo berada dalam satu pemerintahan.
SAS Menegaskan “Lagi pula jika Kabupaten Karo di ikutkan ke wilayah tersebut maka sangat tidak relevan karena sama dengan memisahkan Kabupaten Karo dengan Kabupaten lainnya di 8 wilayah adat Suku Karo tersebut yg memiliki akar budaya yang sama itu Budaya dan Adat Karo yang mana Medan adalah kota sebagai pusat peradaban , Ekonomi SUKU KARO bersama saudaranya Suku Melayu yang karena itu jauh lebih baik Kabupaten Karo jangan ikut gabung ke Propinsi baru tersebut dengan kata lain tetap ada di Propinsi Sumatera Utara. Tandas SAS mengakhiri
Lamongan,- Pengawalan dilakukan oleh petugas gabungan TNI-Polri guna memastikan keamanan logistik pemilu dari setiap PPK yang saat ini diserahkan ke pihak KPUD Lamongan.
Dikonfirmasi terkait hal itu, Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan mengatakan, pengawalan itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya hal-hal yang dinilai merusak pesta demokrasi yang sebelumnya sudah dilaksanakan.
“Kotak suara yang sudah memasuki tahap pleno itu, sekarang sudah diserahkan ke pihak KPU Lamongan,” ucap Dandim. Minggu (25/02/2024).
Saat ini, kata Dandim, terdapat beberapa PPK di Lamongan yang sudah melaksanakan pleno terkait pelaksanaan Pemilu beberapa waktu lalu.
“Bagi PPK yang belum selesai, tetap kita siagakan personel untuk mengawal proses tersebut,” ucapnya.
Tak hanya itu saja, Dandim juga menghimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kondusifitas yang selama ini sudah tercipta dengan baik.
“Masyarakat memiliki peranan penting. Kami berharap, semua pihak ikut berpartisipasi menjaga ketertiban ini,” pungkasnya.
SIDIK24.COM,INHIL,-Pemilihan Umum 2024 sudah di depan mata Pada Rabu, 14 Februari mendatang seluruh rakyat Indonesia akan memilih pemimpinnya.
Pemilu serentak nasional ini akan memilih calon presiden dan wakil presiden, anggota DPR-RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/ Kota dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).
Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kab.Inhil dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) untuk dapil 7,Hasbullah SH, menyatakan siap untuk berjuang dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. Dalam jumpa pers yang digelar sebelumnya Beberapa Minggu yang lalu dikediamannya dengan media ini. Hasbullah SH Sering disapa Bujang Bucai Putra Kelahiran Sungai Salak Kabupaten Inhil menyampaikan bahwa ia sangat bersemangat dan berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat, terutama di bidang kesehatan, pendidikan,Insfratruktur,usaha kecil menengah dan lain-lain.
Sebagai putra daerah, saya ingin berkontribusi nyata untuk Kabupaten Inhil khususnya di dapil 7, Saya berjanji akan menjalankan tugas sebagai wakil rakyat dengan sepenuh hati dan memperjuangkan hak-hak masyarakat,” ujar Bujang Bucai.
Ditengah masyarakat Tempuling dan Kempas, Kabupaten Inhil , Hasbullah dikenal sapaan akrabnya Bujang Bucai ini, salah satu pengusaha sukses diinhil yang tidak asing lagi bagi rakyat tanah sungai salak sosoknya yang sederhana, sosial dan memiliki jiwa kepemimpinan yang tinggi. Ia menyatakan siap menjadi aspirasi masyarakat untuk Dapil 7, kecamatan Tempuling dan kempas,kabupaten Inhil.
Hasbullah,juga menyoroti pentingnya meningkatkan kualitas dan akses pelayanan kepada masyarakat segala bidang. Selain itu, ia berkomitmen untuk memperjuangkan Hak-hak Masyarakat yang lebih baik, khususnya dalam meningkatkan keterampilan hidup bagi generasi muda.
Selain itu, Hasbullah juga memiliki program untuk memajukan usaha kecil dan menengah (UKM) di Kabupaten Inhil dengan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan bisnis.
“Program-program yang saya tawarkan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat. Saya berharap masyarakat dapat mendukung program-program saya dan memberikan mandat pada saya untuk mewakili mereka,Mohon Doa dan Dukungannya.” tutup Hasbullah.
Relawan Kempas Jaya Aceh mengatakan, Hasbullah,SH sosok yang sederhana baik serta punya keinginan mengabdi kepada rakyat dan bangsa.
“Melalui partai Gerindra dengan maju sebagai caleg DPRD Kabupaten Inhil Nomor Urut 2 Dapil 7 ini patut kita dukung,” Tuturnya.
“JANGAN LUPA HARI RABU TANGGAL 14 FEBUARI 2024 DATANG KE TPS COBLOS NO 02 DAPIL 7 DARI PARTAI GERINDRA HASBULLAH,SH”