![]()
SIDIK24.COM,INHIL.-Dalam rangka memastikan keamanan menjelang pelantikan Presiden RI terpilih, Polres Inhil bersama TNI dan Satpol PP menggelar apel kesiapsiagaan dan patroli skala besar, Sabtu (19/10/2024).
Apel Kesiapsiagaan ini dipimpin Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan melalui Wakapolres Kompol Riski Hidayat dan dihadiri Anggota Kodim 0314/Inhil seluruh jajaran perwira serta personel Polres Inhil.
Dalam apel tersebut, dilakukan pengecekan kekuatan personel guna memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi gangguan keamanan jelang pelantikan Presiden.
Selain apel, Polres Inhil, Kodim 0314/Inhil dan Satpol PP juga melaksanakan patroli skala besar di sejumlah titik strategis di Kota Tembilahan, termasuk Kantor Bawaslu, Kantor KPUD, dan Gudang Logistik KPUD.
Patroli yang dipimpin oleh Wakapolres ini bertujuan untuk mengecek kesiapan pengamanan serta memastikan situasi tetap terkendali di lokasi-lokasi penting terkait tahapan Pemilu.
Kapolres Inhil AKBP Budi Setiawan, menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan yang maksimal menjelang pelantikan presiden.
“Kami bersama Kodim Inhil dan Satpol PP memastikan kesiapan seluruh personel dalam menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Patroli ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan, sehingga pelantikan dapat berlangsung tanpa hambatan,” ujarnya.
Baik apel kesiapsiagaan maupun patroli berakhir dengan situasi yang aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Selain itu patroli ini juga sebagai antisipasi gangguan masa Kampanye Pilkada,” pungkasnya.
Masyarakat juga merespons positif kegiatan ini, merasa lebih aman dengan kehadiran aktif pihak kepolisian di tengah mereka.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Kempas AKP Mardani Tohenes, SH, MH, menyampaikan pentingnya peran perangkat desa dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkada. “Perangkat desa memiliki peran yang sangat strategis dalam menjangkau masyarakat di tingkat paling bawah. Oleh karena itu, peran aktif perangkat desa sangat dibutuhkan untuk mengajak masyarakat agar menggunakan hak pilihnya dengan bijak dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu keamanan,” ujar Kapolsek.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai potensi-potensi gangguan keamanan yang dapat terjadi selama Pilkada. Para pihak sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi guna mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan. Kapolsek AKP Mardani menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan. Selain itu, Polri juga akan bertindak tegas terhadap siapapun yang mencoba mengganggu keamanan dan ketertiban selama tahapan Pilkada 2024 di wilayah Kecamatan Kempas.
Forkopimcam bersama seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk mewujudkan Pilkada yang damai dan berintegritas. Selain itu, mereka juga menyuarakan pentingnya menghindari hoaks, ujaran kebencian, dan tindakan kekerasan yang dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi.
Acara deklarasi Pilkada Damai ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Bahwa Deklarasi Pilkada Damai ini merupakan langkah yang sangat positif untuk menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama proses tahapan Pilkada 2024. “Saya berharap deklarasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Dengan menjaga kedamaian, kita dapat mewujudkan Pilkada Damai yang berkualitas dan menghasilkan pemimpin yang amanah,” ungkapnya.