SIDIK24.COM,INHIL.-Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., mendampingi Bupati Indragiri Hilir (Inhil) dalam kunjungan kerja meninjau kondisi bangunan SDN 004 Desa Sungai Laut, Kecamatan Tanah Merah, Selasa (30/9/2025).
Kunjungan tersebut dilakukan setelah adanya laporan mengenai kondisi sekolah yang memprihatinkan. Sejumlah ruang belajar diketahui sudah tidak layak pakai sehingga berisiko mengganggu kenyamanan dan keselamatan para murid.
Bupati Inhil H. Herman, SE., MT., menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen segera melakukan perbaikan agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.
Sementara proses renovasi berlangsung, kegiatan belajar mengajar akan direlokasi ke salah satu bangunan milik desa, yakni kantin desa yang akan difungsikan sementara sebagai ruang kelas.
Langkah ini diambil agar anak-anak tetap dapat belajar dengan nyaman meski sekolah sedang dalam tahap perbaikan.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Pendidikan Inhil Abdul Rasyid, Kepala Dinas Sosial Inhil Budi Fahmi, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Inhil Yusneldi, serta unsur Forkopimcam Tanah Merah.
Kehadiran Komandan Kodim 0314/Inhil juga menjadi wujud dukungan TNI dalam membantu pemerintah daerah memastikan pelayanan pendidikan berjalan optimal
SIDIK24.COM,INHIL.-Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Indragiri Hilir melaksanakan Program JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) berupa kegiatan pencegahan dan pengungkapan tindak pidana di wilayah perairan, Minggu (28/9/2025). Kegiatan dipusatkan di Pelabuhan Pelindo Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.
Program ini menyasar berbagai potensi tindak pidana di jalur laut, antara lain penyelundupan barang ilegal, kejahatan di wilayah perairan, serta upaya antisipasi kecelakaan laut.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang melintas, termasuk dokumen dan muatan yang dibawa. Selain itu, Satpolairud juga memberikan imbauan kepada agen, kapten/nahkoda, dan penumpang kapal agar selalu mengutamakan keselamatan saat berlayar.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora,S.H, S.I.K, Melalui Kasat Polairud AKP Agustus Susanto, S.H, M.H, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak menemukan adanya barang ilegal yang masuk melalui jalur laut. Seluruh dokumen kapal dan muatan dinyatakan lengkap serta sesuai prosedur.
Alhamdulillah, hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun barang selundupan. Situasi berjalan aman dan terkendali,” ungkapnya.
Melalui program JALUR ini, Satpolairud Polres Inhil mencatat beberapa capaian, di antaranya menurunnya angka kejahatan laut di titik perairan rawan, meningkatnya sinergi dengan aparat dan masyarakat pesisir, serta tumbuhnya citra Polri yang profesional dan responsif di mata publik.
Sidik24com. Pekanbaru. Dua bintara Polwan Polda Riau meraih prestasi yang membanggakan di kancah internasional. Keduanya meraih medali pada ajang bergengsi Series Open International Taekwondo Championship 2025 Panglima TNI.
Kedua polwan, Bripda Hanifah Safitri dan Bripda Mega Djuwita Sillagan tegabung dalam Tim Garuda Bhayangkara Presisi Polri. Kejuaraan mandiri ini berlangsung di GOR Ahmad Yani Cilangkap, Jakarta Timur, pada 26 hingga 28 September 2025, dan diikuti oleh atlet dari berbagai negara serta seluruh Indonesia.
Prestasi membanggakan ini menunjukkan dedikasi dan kemampuan atlet Polwan Polda Riau di kancah internasional. Bripda Hanifah Safitri (Bintara Bag Ops Polres Meranti) meraih Medali Perak di kelas under 53 kg putri, dan Bripda Mega Djuwita Sillagan (Bintara Sat Reskrim Polres Kampar) meraih Medali Perunggu di kelas under 73 kg putri.
Keberhasilan keduanya ini tak lepas dari pendampingan pelatih Aipda Ananda Citra Rizki (anggota SPKT Polda Riau) dan Aipda Jili Wulandari (anggota Ditresnarkoba Polda Riau).
Pakor Polwan Polda Riau AKBP Vera Taurensia mengatakan keberhasilan Bripda Hanifah dan Bripda Mega dalam kejuaraan ini membuktikan komitmen Polda Riau dalam mendukung anggotanya untuk berprestasi tidak hanya dalam tugas kedinasan tetapi juga di bidang olahraga.
“Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi seluruh personel Polda Riau dan menjadi kebanggaan bagi institusi Polri dan masyarakat Riau,” kata Vera, Sabtu (27/9/2025).***
Sidik24com. Pekanbaru. Polda Riau melalui Direktorat Binmas menggelar acara silaturahmi bersama Wartawan Mitra Polda Riau yang bertempat di Saujana Harmoni Hijau, pembibitan Bank Pohon Jalan Limbungan Rumbai, Kota Pekanbaru. Jumat (26/9/2025).
Kegiatan Silaturahmi yang dihadiri oleh Direktur Binmas Polda Riau, Kombes Pol Eko Budhi Purwono, dan dihadiri oleh Para Kasubdit Direktorat Binmas serta para Wartawan Mitra Polda Riau.
Acara berlangsung di Bank Pohon Rumbai, sebuah kawasan edukasi lingkungan yang dikembangkan Polda Riau di Pekanbaru. Lokasi ini difungsikan sebagai pusat pembibitan, pertanian terpadu, dan pelatihan peternakan serta perikanan.
Program ini merupakan langkah strategis untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui penghijauan di seluruh wilayah Provinsi Riau.
Bank pohon ini telah menyediakan sebanyak 9.400 bibit pohon dari berbagai jenis yang siap disalurkan ke masyarakat, institusi, dan komunitas yang berkomitmen melakukan penghijauan.
Selain menyediakan bibit, di lokasi ini juga dilakukan kegiatan pembibitan secara aktif, guna memastikan ketersediaan pohon secara berkelanjutan.
Menurut Direktur Binmas Polda Riau, Kombes Pol Eko Budhi Purwono SIK, pembentukan bank pohon ini bertujuan untuk menggerakkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Kami ingin menghadirkan solusi nyata. Menanam pohon bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi gerakan bersama yang terus berkelanjutan. Lewat Bank Pohon, siapa pun bisa ikut berkontribusi untuk menghijaukan Riau,” tegasnya.
Tak hanya fokus pada penghijauan, Bank Pohon Polda Riau juga mengembangkan unit peternakan terpadu yang mencakup budidaya ikan, kambing, ayam petelur, dan ayam kampung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan lahan secara produktif dan ramah lingkungan.
Dengan adanya bank pohon ini, Polda Riau berharap dapat menjalin sinergi dengan berbagai elemen masyarakat untuk mewujudkan Riau yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
“Satu pohon yang ditanam hari ini akan menjadi naungan dan sumber kehidupan bagi generasi mendatang,” tutup Kombes Eko.
Diakhir kegiatan Dir Binmas Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono, memberikan kado ulang tahun berupa bibit pohon kepada wartawan dan dilanjutkan foto bersama.****
SIDIK24.COM,INHIL.-Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) serius meningkatkan kualitas komunikasi personal. Upaya ini dilakukan dengan menggelar pelatihan public speaking bagi ratusan personel Polres Indragiri Hilir (Inhil).
Kegiatan ini digelar di Gedung Serba Guna PSMTI Inhil dengan jumlah peserta sebanyak 200 personel, termasuk Bhabinkamtibmas dan satuan kerja (satker) Polres Inhil.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, S.H, S.I.K, mengatakan pelatihan ini penting untuk meningkatkan kemampuan komunikasi publik bagi personel, terutama dalam mendukung program Green Policing.
“Kemampuan personel dalam berkomunikasi sangat penting agar personel dapat menyampaikan pesan kamtibmas, memberikan sosialisasi, hingga merespons isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat dengan lebih jelas dan dapat diterima,” jelas Farouk, Jumat (26/9/2025).
Pelatihan ini menjadi bagian dari program Polda Riau untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan komunikasi seluruh jajaran, mengingat interaksi dengan masyarakat di lapangan adalah tugas sehari-hari Polri.
Kabag Ren Polres Inhil AKP Buah Raindah Munthe S.H, M.H, yang membuka pelatihan, menekankan bahwa komunikasi yang efektif adalah kunci sukses, terutama bagi Bhabinkamtibmas yang merupakan ujung tombak Polri di desa-desa.
“Kemampuan public speaking yang baik diharapkan dapat membuat personel lebih persuasif dalam menjalankan tugas,” imbuhnya.
Pelatihan ini diisi dengan materi dari narasumber, Linda Nur Lestari. Para peserta mendalami berbagai teknik, mulai dari cara mengatasi kecemasan saat berbicara, menguasai audiens, hingga menyampaikan informasi yang kompleks secara jelas dan meyakinkan.
Sidik.com. PEKANBARU – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sekaligus Ketua PD Himpaudi Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun SE, menerima Apresiasi Penghargaan tingkat Provinsi Riau tahun 2025. Ia dianugerahi sebagai Bunda PAUD Kabupaten/Kota Perintis PAUD Daerah Terpencil dalam acara yang digelar di Aula Balai Serindit, Kantor Gubernur Riau, Jumat (26/9/2025).
Acara tersebut dihadiri Bunda PAUD se-Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau. Ketua Bunda PAUD Provinsi Riau, Hj. Henny Sasmita Wahid, menyampaikan apresiasinya kepada penerima penghargaan.
“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja baik Bunda PAUD sekalian,” ujarnya.
Henny berharap penghargaan tingkat provinsi ini dapat menjadi motivasi bagi Bunda PAUD di kabupaten/kota untuk melangkah lebih jauh hingga tingkat nasional.
“Marilah kita berkomitmen, memperkokoh semangat, dan tunjukkan peran serta untuk menciptakan PAUD berkualitas di Bumi Lancang Kuning ini. Kita adalah penggerak sekaligus motivator, bukan sekadar simbol, melainkan gerakan moral yang lahir dari hati seorang ibu dalam mendidik anak hingga ke masa depannya,” katanya.
Ia juga mendorong agar Bunda PAUD Kabupaten/Kota melakukan kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai pihak, sehingga ke depan program PAUD semakin mendapat dukungan penuh dari stakeholder terkait.
Sementara itu, Hj. Ismiatun SE menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi bukti kerja keras, kekompakan, dan semangat kita bersama. Terima kasih untuk seluruh Bunda PAUD se-Kabupaten Kepulauan Meranti atas dukungan yang luar biasa,” tuturnya.
Ia menegaskan akan terus bersinergi dengan Bunda PAUD serta stakeholder di daerah, sejalan dengan arahan Ketua Bunda PAUD Provinsi.
“Penghargaan ini bukan untuk saya pribadi, melainkan untuk kita semua. Semoga menjadi penyemangat agar kita semakin berkomitmen dalam menghadirkan pendidikan anak usia dini yang berkualitas, bahkan hingga ke pelosok terpencil di Meranti,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Hj. Ismiatun didampingi Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal “.****
SIDIK24.COM,INHIL.-Satuan Samapta Polres Indragiri Hilir melaksanakan Patroli Jalan Kaki di sejumlah titik rawan kejahatan dan objek vital di wilayah hukum Polres Inhil, Jumat (26/9/2025). Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga 12.30 WIB.
Patroli Jalan Kaki tersebut menurunkan personel Sat Samapta Polres Inhil dengan sasaran utama tempat keramaian, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan penumpang dan barang, serta lokasi yang berpotensi rawan premanisme maupun tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor).
Dalam pelaksanaannya, personel patroli tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk menyampaikan imbauan kamtibmas. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan terhadap orang dan barang bawaan pengendara sebagai langkah pencegahan kejahatan jalanan serta antisipasi tindak pidana 3C.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora,S.H, S.I.K, Melalui Kasat Samapta AKP Andia Ace S,H, M,H, menjelaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan.
“Melalui kegiatan patroli jalan kaki, Polres Inhil berupaya meningkatkan interaksi dengan masyarakat sekaligus mengantisipasi terjadinya tindak pidana. Diharapkan kegiatan ini mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya di Kota Tembilahan,” ujarnya.
Hasil yang dicapai dari kegiatan ini antara lain meningkatnya daya cegah dan tangkal terhadap potensi kejahatan, meningkatnya kesiapsiagaan personel di lapangan, serta tumbuhnya rasa aman masyarakat terhadap kehadiran Polri.
SIDIK24.COM,INHIL.-Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Indragiri Hilir kembali melaksanakan Program JALUR (Jelajah Riau untuk Rakyat) dengan fokus pada pencegahan dan pengungkapan tindak pidana di wilayah maritim, Jumat (26/9/2025).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini dipusatkan di Perairan Sungai Perak, Kecamatan Tembilahan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir. Kapal Patroli Pol IV-2604 diturunkan langsung untuk melakukan pemeriksaan terhadap kapal-kapal yang melintas di jalur perairan tersebut.
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S. I.K, Melalui Kasat Polairud AKP Agustus Susanyo, S.H, M.H, menyampaikan bahwa sasaran kegiatan meliputi pencegahan penyelundupan barang ilegal melalui jalur laut serta pengawasan di zona rawan tindak pidana perairan. Pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa dokumen kapal serta muatan yang dibawa.
Program JALUR ini merupakan langkah nyata Polri dalam menjaga keamanan perairan dari potensi masuknya barang ilegal. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat sinergi dengan masyarakat pesisir dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah maritim,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya barang ilegal yang dibawa oleh kapal yang diperiksa. Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali.
Adapun capaian dari kegiatan ini di antaranya adalah menurunnya potensi kejahatan laut pada titik-titik rawan, meningkatnya sinergi aparat dengan masyarakat lokal, serta bertambahnya citra profesional dan responsif Polri di mata masyarakat pesisir.
SIDIK24.COM,PEKANBARU.-Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kembali diperkuat dengan pendistribusian plang peringatan larangan beraktivitas pada areal bekas kebakaran.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui apel bersama di halaman Kantor Gubernur Riau, Rabu (24/9/2025), yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau, jajaran TNI–Polri, Kejaksaan, Pengadilan, pemerintah daerah kabupaten/kota, serta stakeholder teknis terkait dari lingkungan hidup, perkebunan, hingga badan penanggulangan bencana.
Sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Riau dan seluruh Kapolres juga turut hadir untuk memastikan pendistribusian plang berjalan sesuai dengan sasaran.
Gubernur Riau Abdul Wahid dalam sambutannya menegaskan, pendistribusian plang ini bukan sekadar kegiatan simbolis, tetapi bagian dari komitmen kolektif dalam menjaga bumi Lancang Kuning dari ancaman karhutla.
“Plang ini adalah pengingat dan ajakan nyata kepada masyarakat agar selalu waspada, tidak menyalahgunakan lahan bekas kebakaran, serta turut berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Abdul Wahid.
Ia menambahkan, program ini sejalan dengan target nasional dalam penurunan emisi melalui skema FOLU Net Sink 2030 yang menargetkan emisi bersih negatif sebesar minus 140 juta ton CO₂e pada tahun 2030.
“Upaya pengendalian karhutla tidak bisa hanya dilakukan satu pihak. Semua elemen harus bergandeng tangan. Pemerintah, aparat, swasta, akademisi, masyarakat adat, kelompok pemuda, hingga komunitas peduli api bergerak dalam satu komando, satu arah, dan satu langkah,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menekankan, pendistribusian plang merupakan tindak lanjut dari program yang sudah lama dijalankan Polda Riau.
Kapolda berpandangan, langkah ini adalah wujud nyata dari keseriusan Polda Riau bersama Pemprov Riau dalam mencegah karhutla.
“Kami ingin memastikan lahan bekas terbakar tidak lagi disalahgunakan, dan seluruh pihak memiliki rasa tanggung jawab yang sama menjaga lingkungan,” tegas Kapolda.
Ia menambahkan, keberadaan plang akan semakin memperkuat langkah penegakan hukum di lapangan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.
Irjen Herry menambahkan, pencegahan selalu lebih baik daripada penanggulangan. Maka dari itu Polda Riau mengajak seluruh pihak, terutama masyarakat di sekitar kawasan rawan, untuk menjadikan plang ini sebagai pengingat bahwa karhutla adalah musuh bersama.
“Dengan kesinambungan program antara pemerintah provinsi, Polda Riau, dan stakeholder lainnya, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat, kolaborasi semakin solid, dan kejadian karhutla yang merugikan ekosistem, kesehatan, serta ekonomi dapat ditekan secara signifikan,” demikian Kapolda. []
SIDIK24.COM,PEKANBARU.-Dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional, Kapolda Riau menggelar silaturahmi bersama para petani di Tabung Harmoni Hijau (THH) Polda Riau, Selasa (24/9/2025).
Suasana hangat, sederhana, dan penuh keakraban terasa sejak awal kegiatan, ketika Kapolda dan jajaran pejabat utama Polda Riau duduk ngopi bersama para petani di bawah rindangnya pepohonan.
Mengambil tema “Petani Tangguh, Pangan Terjaga, Riau Sejahtera”, para petani tampak leluasa menyampaikan aspirasi mereka, mulai dari persoalan harga pupuk, akses pasar, hingga harapan agar generasi muda kembali tertarik menekuni dunia pertanian.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mendengarkan setiap masukan dengan seksama dan menegaskan bahwa Polda Riau akan selalu hadir mendampingi para petani.
“Polri akan menjaga agar suasana desa tetap aman. Petani harus merasa tenang dalam bekerja, karena dari tangan para petani lahirlah ketahanan pangan bangsa,” ujarnya.
Selain dialog, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan simbolis, ramah tamah, serta penanaman pohon sebagai bentuk komitmen menjaga keseimbangan antara pangan dan lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Irjen Herry juga mengajak semua pihak untuk terus merawat alam sebagai warisan berharga, sekaligus mendukung kesejahteraan petani.
Menariknya, usai ramah tamah para petani diajak berkeliling ke berbagai fasilitas Tabung Harmoni Hijau.
Mereka melihat langsung bagaimana area pembibitan ribuan pohon dikelola, menyaksikan lahan percobaan pertanian jagung yang sekaligus menjadi lokasi pelatihan bagi anggota Polri dan masyarakat, hingga menyimak program pembinaan kemandirian bagi anggota Polri yang akan memasuki masa purna tugas melalui kegiatan beternak dan bercocok tanam.
Tabung Harmoni Hijau juga dikenalkan sebagai pusat edukasi lingkungan yang mendorong sinergi antara program ketahanan pangan nasional dengan upaya pelestarian ekologi di Riau.
“Kami ingin menunjukkan bahwa keamanan, pangan, dan lingkungan adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” tegas Kapolda.
Acara silaturahmi ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan bagi para petani, hasil panen yang melimpah, serta terjaganya alam Riau untuk generasi mendatang. []