![]()
BANGKINANG ; Sidik24.com——- Aksi keji kembali dialami oleh seorang insan pers. Hal ini menambah panjang aksi kekerasan yang dialami oleh pers di Indonesia. Kali ini terjadi pada salah seorang Wartawan di Kabupaten Kampar bernama inisial (H)
Terkait persoalan ini akhirnya dapat reaksi komentar pedas oleh barbagai pihak. toko masyarakat kampar yang juga Seorang praktisi hukum Firdaus SAg, SH, MH, Saat di Konfirmasi. diri nya sangat geram dan kesal dengan ada nya tindak kekerasan seperti ini.
Ini tidak bisa di biarkan karena ini mencantum marwah nya generasi muda kampar, anak kemanakan kita yang ada di bangkinang nanti mereka akan bertambah leluasa, terhadap mereka, maka dari itu Saya minta kepada Kalpolres kampar agar segera cepat ambil sikap, tangkap pelaku nya secepat mungkin, berikan efek jerah Kepada si pelaku”,ujar firdaus, yang sering di sapa dengan panggilan “Ocu Pidau” sabtu 3/6.
“Ini marwah kampar lho”,tambahnya
Lalu ia menjelaskan pasal pengeroyokan oleh sekelompok orang “Pelaku kekerasan pengoroyokan disini melanggar Pasal 170 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.
Maka dari itu saya minta kepada reserse polres kampar “,tangkap pelaku”, tegasnya
Selain itu firdaus juga minta kepada seluruh anak muda kampar untuk harus kompak bersatu, satu barisan untuk menindak kekerasan yang terjadi di bangkinang. Jangan sampai ini terulang kembali.
“Saya minta kepada generasi muda kampar khusus di Bangkinang atau yang para senior tolong di perhatikan adik adik di bawah, jangan kita di anggap remeh temeh oleh orang yang tidak di kenal, atau orang yang tidak jelas “,Lugas nya
Lanjut firdaus juga menuturkan setelah mendengarkan kronologi dari awal, yang di sampaikan oleh berbagai pihak, di katakan firdaus bahwa persoalan ini diduga ada otak aktor di sebalik ini semua. aktor di sebalik ini, karena menurut dia persoalan ini sangat seriyus.
Nanti pulang saya dari Surabaya saya akan datangi Kapolres kampar untuk Berkoordinasi, agar pelaku itu cepat di tangkap karena ini adalah persoala yang sangat seriyus, kenapa ini bisa tindakan kekerasan di bangkinang”, ucap nya.
“Dari dulu saya tidak pernah terima atas nama orang bangkinang jangan pernah di gaduh oleh orang, apalagi yang bikin kacau bukan orang bangkinang sendiri”,geram nya.
***barsambung
