Headline Jangan Pernah Lagi Ada Polisi Cari-Cari Kesalahan Masyarakat

Jangan Pernah Lagi Ada Polisi Cari-Cari Kesalahan Masyarakat

41
0
BERBAGI

MEDAN, SIDIK24 – Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto meminta seluruh jajarannya dalam menjalankan tugas jangan lagi mencari-cari kesalahan masyarakat, terutama di jalanan.

Hal itu dikatakannya pada acara syukuran setahun menjabat Kapolda Sumut, belum lama ini.

Pada tahun kedua menjabat, Agus meminta agar jajarannya benar-benar memberi rasa nyaman kepada masyarakat. “Jangan pernah lagi ada polisi yang mencari-cari kesalahan masyarakat, terutama di jalanan,” ujarnya.

Ditegaskan Jenderal bintang dua tersebut, teguran dan imbauan akan lebih dikedepankan bukan tindakan.

“Saya imbau kepada seluruh personel Polri jangan pernah lagi mencari-cari kesalahan masyarakat, terutama polisi lalulintas (Polantas),” katanya.

Agus meminta kepada personel Polantas harus lebih mengedepankan teguran dan imbauan bukan tindakan penilangan. Polisi juga harus humanis kepada masyarakat agar masyarakat tidak takut kepada polisi jika memang tidak melakukan kesalahan.

Ia mencontohkan jika pengendara kendaraan kena razia di jalan ternyata tidak membawa surat kelengkapan kendaraan berupa SIM dan lainnya supaya polisi tidak melakukan penilangan.

“Sebab itu bukan kesalahan. Polisi wajib melepaskan kendaraan masyarakat dan tidak menilangnya dengan catatan masyarakat dapat menunjukkan kelengkapan suratnya,” tuturnya.

Sesuai pasal 281 UU Lalulintas, di sana disebutkan bahwa polisi dapat melakukan penilangan terhadap orang yang tidak memiliki surat kelengkapan kendaraan bukan tidak membawa.

Apabila masyarakat memiliki SIM, namun karena terburu-buru saat bepergian menyebabkan tertinggalnya kelengkapan surat, polisi tidak bisa melakukan penilangan.

“Masyarakat boleh menolak untuk ditilang kalau SIM-nya ketinggalan. Setelah bisa menunjukan SIM-nya, polisi pun berkewajiban untuk mengembalikan kendaraan masyarakat,” jelasnya.

Kapolda ingin masyarakat nyaman, bukan masyarakat yang takut dengan polisi. Hal itu juga sesuai permintaan Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar jangan ada lagi polisi yang mencari-cari kesalahan masyarakat.

Kapolri mengatakan, sudah tidak zamannya lagi polisi menakut-nakuti masyarakat dengan tindakan penilangan. “Polisi harus memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat,” pungkas Kapolri. (dik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here