Headline Bersihkan Ruang Tamu, Guru TK Dianiaya Anak Tiri

Bersihkan Ruang Tamu, Guru TK Dianiaya Anak Tiri

BERBAGI

MEDAN LABUHAN, SIDIK24 – Selasa (23/7/2019) malam, Nurlaili Fazariah (38) mendatangi Polsek Medan Labuhan. Bagian wajahnya (kening) terlihat dibalut perban. Sisa-sisa darah masih terlihat dalam balutan perban, karena terluka akibat benda tumpul.

Kedatangan warga Jalan Alfaka VI Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Medan Deli ke kantor polisi untuk membuat pengaduan. Guru TK ini mengaku menjadi korban penganiayaan dilakukan anak tirinya berinisial AR alias M (26).

Dalam pengaduannya korban menceritakan, penganiayaan dialaminya terjadi dalam rumah kontrakan mereka di Gang Bina Bersama Lingkungan XII Kelurahan Mabar Hilir, Medan Deli pada Senin (22/7/2019) sore.

Penganiayaan dialami korban dipicu persoalan sepele. Saat itu korban baru pulang dari mengajar sebagai guru ingin membersihkan ruang tamu.

“Awalnya saya ingin menyapu ruang tamu dan anak tiri saya itu, saya suruh untuk menggulung tikar yang terbentang di ruang tamu. Namun tanpa ada jawaban, langsung dianya (pelaku) mengambil kursi plastik yang ada di ruang tamu dan dihantamnya kepala saya,” ujar korban saat buat pengaduan.

Akibat dihantam kursi plastik secara bertubi-tubi, kening korban mengalami luka robek hingga wajahnya berlumuran darah.

Korban berlari keluar rumah sambil berteriak minta tolong, sehingga mengundang perhatian warga sekitar.

“Perlakuan kasar anak tiri saya ini sudah berulangkali saya alami, sejak saya menikah dengan ayahnya 10 tahun lalu. Tapi kali ini paling parah saya alami,” terang korban. (sidik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here